Category Archives: museum Bung Karno

PAMERAN KOLEKSI BUNG KARNO DI Driwancybermuseum JANUARI 2011

WELCOME COLLECTORS FROM ALL OVER THE WORLD

                          SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA DAN ASIAN

                                                AT DR IWAN CYBERMUSEUM

                                          DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

_____________________________________________________________________

SPACE UNTUK IKLAN SPONSOR

_____________________________________________________________________

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.*ill 001

                                THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

                           MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA DI INDONESIA

                 DALAM PROSES UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT MURI

                                        PENDIRI DAN PENEMU IDE

                                                     THE FOUNDER

                                            Dr IWAN SUWANDY, MHA

                                                         

    BUNGA IDOLA PENEMU : BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)

  

                         WELCOME TO THE MAIN HALL OF FREEDOM               

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA

                                                             WELCOME TO

                                                    HALL OF  FAME

              !!!!!forbidden to tag,pgoto or repro@copyright Dr Iwan S 2011 !!!!!!!!!!!!!!

                                                           SHOWCASE

                           FAMOUS LEADER COLLECTIONS :”BUNG KARNO”

                         

        The Indonesian Independence proclamator and the first indonesia president”

SHOWCASE ONE: VINTAGE BUNG KARNO BOOKS COLLECTIONS

1. CIKINI AFFAIR BOOK 1958

2. BUNG KARNO VISIT USA

 

3 BUNG KARNO BAPAK MARHEINIS

4.MENCAPAI INDONESIA MERDEKA

5.BUNG KARNO

6.BUNG KARNO SANG ARSITEK

7.BUNG KARNO COVER TIME

8.cover Life

SHOWCASE TWO: VINTAGE BUNG KARNO PICTURES

I. BEFORE WORLD WAR II(SBLM PD KE II)

II.DURING WW II(PERANG DUNIA KE DUA)

III. POST WW II(SESUDAH PERANG DUNIA KE II)

1. PERANG KENERDEKAAN (INDEPENDENT WAR)

2. SESUDAH PERANG KEMERDEKAAN(POST INDEPENDENT WAR)

SHOWCASE THREE: RARE VINTAGE BUNG KARNO PHILLATELIC AND NUMISMATIC COLLECTIONSCOLLECTIONS

1.PHILLATELIC

2.NUMISMATIC

SHOWCASE FOUR : THE PICTURE OF BUNG KARNO CERAMIC  ARTWORK COLLECTIONS

SHOWCASE FIVE :THE PICTURE OF BUNG KARNO PAINTERS ARTWORK COLLECTIONS

SHOWCASE SIX:THE BUNG KARNO  KRIS AND OTHER AMULET COLLECTIONS

              

Pameran Koleksi Bung KarnoPosted on November 27, 2010 by driwancybermuseum

 

Driwancybermuseum’s Blog

tarian betawi tempo dulu                 

                           WELCOME COLLECTORS FROM ALL OVER THE WORLD

                          SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA DAN ASIAN

                                                AT DR IWAN CYBERMUSEUM

                                          DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

_____________________________________________________________________

SPACE UNTUK IKLAN SPONSOR

_____________________________________________________________________

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.*ill 001

                                THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

                           MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA DI INDONESIA

                 DALAM PROSES UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT MURI

                                        PENDIRI DAN PENEMU IDE

                                                     THE FOUNDER

                                            Dr IWAN SUWANDY, MHA

                                                         

    BUNGA IDOLA PENEMU : BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)

  

                         WELCOME TO THE MAIN HALL OF FREEDOM               

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA

Showcase ameran Koleksi Bung Karno

Frame satu : Pengantar

pADA BLOG SEBELUMNYA HHTP://WWW.IWANSUWANDY.WORDPRESS TELAH DITAMPILKAN KOLEKSI BUNG KARNO DENGAN JUDUL CYBERMUSEUM BUNG KARNO,DAN SAAT INI AKAN DITAMPILAN BEBERAPA TAMBAHAN KOLESKI BUNG KARNO. SEMOGA PARA PENCINTA BUNG KARNO AKAN DAPT MENEGNANG BELIAU,PROKLAMATOR DAN PRESIDEN ri PERTAMA YANG KITA CINTAI DAN BNAGGAKAN BERSAMA

JAKARTA,NOVEMBER 2010

Dr IWAN SUWANDY

Frame dua :Koleksi Foto Bung Karno

1)Bung Karno Dengan Pimpinan Negara Sahabat

A.Mao Tse Tung

B.Presiden Ho chi Minh Vietnam

C.Presiden Tiongkok Lie Siau Chi

d.Presiden Kennedy

e.Presiden Fidel Castro

2)Bung karno dalam acara kenegaraan

(1) KONPERENSI ASIA AFRIKA BANDUNG 1955

3)Bung Karno dengan Keluarga

3)Bung Karno dengan Rakyat Indonesia

4)Foto Profile dan Jenis lain Dari Bung Karno 

Frame tiga :Koleksi Buku Antik Bung Karno

                          

                         

        The Indonesian Independence proclamator and the first indonesia president”

SHOWCASE  THREE: VINTAGE BUNG KARNO BOOKS COLLECTIONS

1. CIKINI AFFAIR BOOK 1958

2. BUNG KARNO VISIT USA

 

3.BUKU KUNJUNGAN PRESIDEN TIONGKOK KE INDONESIA

4.Buku Kunjungan bung Karno Ke Tiongkok

4.BUNG KARNO DAN  SENI

5.WAWANCARA IMAJINER  DENGAN BUNG KARNO

SHOWCASE FOUR : THE PICTURE OF BUNG KARNO CERAMIC  ARTWORK

COLLECTIONS

SHOWCASE FIVE :THE PICTURE OF BUNG KARNO PAINTERS ARTWORK COLLECTIONS

SHOWCASE SIX:THE BUNG KARNO  KRIS AND OTHER AMULET COLLECTIONS

              

SHOWCASE  KETUJUH (SEVEN): KOLEKSI YANG SUDAH DITAMPILKAN DALAM WEB BLOG hhtp://www.iwansuwandy.wordpress.com

KATA PENGANTAR

Saya memberanikan diri membangun sebuah museum dunia maya atau cybermusuem KOLEKSI BUNG KARNO   khusus untuk seluruh rakyat Indonesia dan pecinta Bung Karno dimanapun ia berada , dengan penuh kesadaran atas keterbatasan saya yang hanya seorang pensiunan dokter, petualang dan kolektor benda unik serta informasi terkait lainnya yang tentunya bukan pakar dan ahli dibidang museum dunia maya , tetapi berandalkan  tekad  yang bulat dan pengalaman sebagai kolektor senior yang banyak membaca literatur terkait bidangnya menyusun tulisan dan illustrasi ini berdasarkan koleksi yang sudah dihimpun hampir lima puluh tahun dengan maksud dan tujuan agar informasi tentang koleksi Bung karno pribadi dan koleksi unik terkait Bung Karno dapat di ketahui oleh rakyat Indonesia terutama  generasi penerus  secara gratis, oleh karena itu saya perlu dukungan moriel ( semangat)  dan matriel (dana operasional untuk consultan profesional) , maka besar harapan saya seluruh kolektor Indonesia untuk mendukung proposal musuem dunia maya  ini liwat  komentar, dan dukungan sponsor dari pencinta Bung Karno seperti yaysan BK, Metro Tv , Penerbit PT Gramedia dan sebagainya.karena informasi yang ada saat saya eksplorasi dengan google di Internet masih sangat terbatas.

Saya sadar cybermuseum  ini dibuat dengan pengantar  bahasa Indonesia karena sesuai arahan proklamator dan presiden Republik Indonesia pertama yang lebih senang di sebut sebagai Bung Karno agar kita harus berdikari dan bangga dengan bangsa kita sendiri yang termasuk bangsa besar yang jumlah penduduknya nomor tiga didunia setelah Tiongkok dan India. Pecinta Bung Karno dari  bangsa asing sepantasnya mengenal bahasa Indonesia agar dapat meresapi tulisan ini karena banyak istilah yang sangat sulit untuk diterjemahkan kebahasa asing seperti Inggris, Jerman, spanyol atau Belanda, untuk itu penulis memohon maaf yang sebasar-besarnya,juga atas kekeliruan dan kekurangan yang masih ada dalam tulisan ini, masukan sangat diperlukan agar tulisan elektronik ini dpat disempurnakan pada edisi mendatang.lihatlah poster Bung Karno yang sangat kharismatik INGAT!!*001

                                                    *001

Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh teman-teman yang tidak dapat dituliskan namanya satu persatu ,terutama Pak  Herry Hutabarat, Pak Sofyan lampung,almarhum guru saya Frater Servaas dan almarhum Prof.Suparlan yang telah memberikan masukan ide untuk mengumpulkan koleksi serta informasi yang unik dan langka bagi generasi penerus.terimakasih juga kepada Pak Ali Baswedan yang telah menyokong terbitnya buku elektronik ini dan berkean memberikan tambahan informasi untuk Bab khusus tambahan KOLEKSI PUSAKA BUNG KARNO

_________________________________________________________________________________________________________________

KOMENTAR ALI BASWEDAN DALAM BLOG iwansuwandy.wordpress.com

Gagasan e-book tentang Bung Karno harus dilanjutkan. Sebab upaya Bapak itu bagian dari mencerdaskan bangsa. Selain itu, memperkaya khasanah tentang Bung Karno. Apa yang salah?
Kalau boleh saya urun rembuk, tentang BAB KOLEKSI PRIBADI BUNG KARNO, perlu ditambahkan KOLEKSI BENDA PUSAKA tokoh Proklamator itu. Ini bukan persoalan mistik. Benda-benda pusaka itu bagian dari sejarah panjang bangsa kita. Misalnya, Bung Karno pernah menerima pusaka Kanjeng Kiai Lepet dari PB X, berupa pedang yang dibuat pada masa pemerintahan PB IV. Benda-benda pusaka yang dimiliki Bung Karno pernah dimuat secara detail di Majalah KERIS, no: 1, tahun I, 15 feb – 16 Maret 2007. Dengan ikhlas saya bersedia memberikan copy majalah itu (berupa PDF) kalau berkenan.

Ali Baswedan

__________________________________________________________________________________________________________________

 dukungan komentar diatas memberikan info bahwa pedang pusaka yang selalyu dibawa Bung Karno dibuat pada masa Pakubuwono IV, cerita lengkap akan di tampilkan setelah Pak Baswedan mengirmkan copy majalalah tersebut. saya memiliki foto pedang pusaka tersebut *003 dan *004

*003 *004.

Saya sangat gembira atas sokongan para kolektor Indonesia lainnya, lihat facebook saya iwansuwandy untuk tambahan informasi baru dan sokongan anda semua* 005

=========================================================================

*5 CUPLIKAN DARI FACE BOOK

video dari Yayasan Bung Karno tetang pertemuan Bung Karno dengan Nehru India dan Nasser Mesir, saya sedang meminta sponsorship dan izin memanfaatkan buku terbitan Yayasan Bung Karno lama era Guntur sukarno

Pas kebetulan lagi bongkar-bongkar file di PC, ketemu slide show ini. Daripada dibuang lebih baik ditaruh di FB. Mudah-mudahan bermanfaat.
Length:4:04
 
Wednesday at 5:55pm · · · · Share
Iwan Suwandy
terima kasi atas dukungannya,semoga yayasan Bung Karno bekenan menjadi sponsor proposak buku elektronik B ung Karno saya,dan mengizinkan koleksi yayasan BK di tampilkan dalam e-book tersbtu. ayo kolektor In donsia pencintai B ung kirimkan dukungan anda dalm komentra ini terima kasih.
4 hours ago · ·
Iwan Suwandy

Iwan Suwandy thanks for support me to writte e-book of Bung Karno Collection in Indonesia language Koleksi Bung Karno, I need million support .

 

bung karno poster collection during PEMILU,MORE INFO CLICK MY INTERENET BLOG iwansuwand.wordpress.com
 
Wednesday at 5:44pm · · · · Share
Fikri Alamoudi
WHAT A GREAT JOB,, Mr.Dr.IWAN,,.. I LIKE HIS CHARACTER, SINCE I WAS A CHILD,,..
 Foto Bung Karno dan Mao dikirim oleh teman saya
=====================================================================================

 agar saya segera dapat mengirimkan surat resmi kepada Ketua Yayasan Bung Karno untuk memeperoleh izi memanfaatkan informasi mereka dalam MUSEUM DUNIAMAYA KOLEKSI BUNG KARNO  ini, dan apabila ada sponsor mungkin saya akan mengubah dari Premium E-BOOK  menjadi Free CYBER MUSEUM , silahkan kirim komentar sokongan terhadap gagasan  ini liwat blog internet dan facebook saya dengan nama yang sama iwansuwandy. 

_____________________________________________________________________________________________________________

SETELAH MENKOMPILASI SELURUH INFORMASI KOLEKSI BUNG KARNO YANG ADA, TERNYATA JUMLAHNYA SANGAT BANYAK, SEHINGGA PERLU DIBUAT SUATU BLOG TERSENDIRI DENGAN NAMA BUNGKARNO-IWAN.WORDPRESS.COM, JUDULNYA AKAN DITETAPKAN OLEH TIM DAN Dr IWAN S, TENTUNYA BILA ADA SPONSOR UNTUK BIAYA OPERASIONAL,PARA SPONSOR HARAP MENGHUBUNGI SAYA LIWAT COMMENT DAN EDITOR BLOG INI AKAN MENGHUBUNGI PARA SPONSOR UNTUK KEPERLUAN ADMINISTRATIF LEBIH LANJUT,BERITA LIHAT RUBRIK TERSENDIRI TENTANG DUKUNGAN DAN SPONSOR KOLEKSI BUNG KARNO.  APABILA TIDAK ADA SPONSOR TERPAKSA INFORMASI DAN ILLUSTRASI DIBATASI SEBAGAI BAGIAN DARI PROPOSAL INI.hARAP PARA TEMAN-TEMAN KOLEKTOR MAKLUM ATAS KETERBATASAN SAYA YANG BEKERJA SEORANG DIRI DAN KURANG PROFESIONAL.

Selanjutnya bacalah Catatan saya tentang pribadi Bung Karno dan Koleksi pribadi Bung Karno sebagai  Pengantar buku elektronik  yang saat ini telah saya tingkatkan jadi MUSEUM DUNIAMAYA CYBERMUSEUM KOLSI BUNG KARNO  karena sangat banyak dukungan dan klik.dari pecinta Bung Karno.

Para teman-teman yang ingin melihat kolesi pribadi Dr Iwan yang terkait Bung Karno, silahkan melihat di msueum dunia Maya Dr Iwan , klik hhtp//www.Driwancbermuseum.wordpress.com. terima kasih atas perhatiannya.

Jakarta  ,Juli 2010

Dr IWAN S

PS Apabila sudah banyak komentar dukungan dan ada sponsor yang lambangnya  akan di catumkan dalam proposal ini, maka secara bertahap daftar koleksi dan illustrasi akan diinstall dalam proposal buku elektr0nik ini,oleh karena itu kirimkan segera dukungan dan sponsor anda liwat komentar di Blog ini dan Facebook saya. terima kasih atas dukungan dan sponsorshipnya.

_____________________________________________________________________________

 CATATAN Dr IWAN S TENTANG KOLEKSI BUNG KARNO

1. Kesan-Kesan Dr  IWAN S TENTANG BUNG KARNO

 saya dilahirkan dan dibesarkan di Tanah Minangkabau sumatera Tengah dulunya sekarang Sumatera barat, sehingga tokoh proklamator yang lebih dikenal adalah Bung Hatta,lihat foto kunjungan Bung Hatta ke Padang  tahun 1977 dismabut gubernur SUMBAR Haroen Zein dan Walikotanya Achiroel Yahya *005a foto ini karya Indra Sanusi dan sudah diberikan izin pengunaannya.

*005a

  . Bung Karno pertama kali saya lihat tahun 1955 saat berkampanye dilapangan Tugu didepan SMA Don Bosco, saat ini  didepan Pengadilan negeri Padang yang sekarang sudah dibangun Museum Kota Padang, beliau berada diatas panggung tenda terpal persis saat itu saya sekolah di SD Andreas yang lokasinya disamping SMA Don Bosco ,kelas lima SD, kami beramai-ramai murid SD melihat Bung Karno pidoto,  beliau sangat pandai mempengaruhi semangat pendengar dengan jel jel Merdeka nya,sekali Merdeka Tetap merdeka tetapi apa yang dikatan beliau pupus dari ingatan saya.Saya telah banyak membaca literatur terkait beliau,sehingga saya mengerti bagaimana besarnya cinta Bung karno terhadap seni,sehingga beliau sering bertemu dengan seniman seperti seniman pelukis seperti Affandi, Basuki Abdullah,Dezentje,Le Man Fong,Henk Ngantung,Hendra Gunawan dan Sudjono, malah Henk Ngantung dipercayai menjadi Gubernur DKI tahun 1964*005aa

*005aa henk dan lukisannya pasar Jakarta.

, sayang beberapa dari pelukis tersebut ikut lembaga kesenian PKI(LEKRA)  sehingga hidup mereka sangat sengsara pada masa orde baru( Saya juga mengumpulkan koleksi masa Pak Harto,nanti kan saya tulis buku elektronik pada saat yang tepat).profil para pelukis senior tersebut umumnya saya kenal setelah melihat beberapa foto Bung Karno dengan mereka di istana Merdeka saat menyusun koleksi istana tersebut, juga difoto rumah Bung Karno pertama di jalan Pegangsaan didalam rumah tahun 1945 saat wawancara dengan wartawan terlihat lukisan Basuki Abdullah pantai Ternate berdasar lukisan cair air Bung Karno didinding dan disampingnya dipajang lukisan Fatmawati yang juga dilukis Basuki Abdullah yang sudah ada sejak masa revolusi kemerdekaan *002

                         *002

Saya masih menyimpan tulisan Bung Karno tahun 1942 saat tentara Dai nippon baru membebaskan beliau dari Bengkulu ke Sumatera Barat dalam bentuk kliping,tidak jelas dari majalah mana, selain itu juga teman saya memberikan sebuah cetakan surat pribadi Bung Karno kepada para prajurit yang bertugas diperbatasan saat Konfrontasi Malaysia saat Hari raya Lebaran yang menurut informasi surat itu berada dalam bingkisan dari Bung Karno kepada prajurit tersbut,sungguh besar perhatian beliu kepada para para prajurit pejuang, pada saat masa perang kemerdekaan pernah ditenirt almanak dengan gambar bungakarno tahun 1946 dengan berbagai promosi perjuangan yang saat itu sangat riskan untuk memilikinya karena dapat ditangkap Belanda ,sungguh istimewa saya memiliki koleksi almanak perjuangan tersebut, juga kartupos peringatan satu tahun medreda 17 agustus 1946 *002asayang tidak memakai gambar profile Bung Karno tetapi merupakan temuan saya yang sangat spektakuler,begitu juga dengan berbagai koleksi lain yang dapat dilihat dan dibaca pada bab berikutnya.

*002a

Pada saat Sumatera Barat bergolak terhadap pemrintahan Pusat tahun 1957, istilah versi dari PRRI yang dipimhan Ahmad Husein dan Sjaruddin Prawira Negara (koleksi pribadi saya tentang  PRRI akan diteritkan pada masa mendatang) dan versi Pusat disebut pembrontak, Bung Karno pamornya sangat menurun dimata Rakyat Sumatera Barat, sehingga banyak arsip beliau dimusnahkan, tetapi sebagian telah saya selamatkan dan tersimpan rapi saat ini, apalagi ketika terjadinya peristiwa G30PKI 1965, masih terbayang saat Pak Harto Mengambil alih kekuasan dan saat beliau dilantik *002b dengan pidato yang sangat sederhana yang berbeda dengan pidato Bung Karno yang lebih kharismatik.

Saya melihat Bung Karno kedua kalinya dan terakhir pada saat beliau berpidato dalam upacara pembukaan Pekan Olah Raga  Nasional(PON) di Bandung tahun 1961, saya peserta PON cabang Tennis Lapangan, beliau sangat kharismatik, saya masih ingat sebelum mulai berpidato, Bung Karno meminta peserta dan penonton agar diam, beliau berkata Saya minta supaya Diam sebelum saya mengucapkan kata pembukaan, kemudian beliu menghardik dengan suara mengeleganr sebanyak lima kali DIAM!!! DIAM!!!DIAM!!! DAIM!!!DIAM!!! saya sungguh terpeosna akhirnya semuanya diam, tapi saya lupa apa yang beliau katakan, karena itu saya berusaha memiliki koleksi buku pidato Bung Karno,dan yang paling langka adalah terbitan tahun 1954 tentan Pindato-pidato Bung Karno dari 17 agustus 1945 sampai 17 agust 1954, banyak dari pidato tersebut tidak pernah diterbitkan,mungkin atas alasan politik, juga kata sambutan Bung Karno pada saat peringatan enam bulan Merdeka dalam Buku khusus terbiitan Harian Merdeka dengan judul Merdeka dengan illustrasi sampul depan KEPALAN BERWARNA MERAH DENGAN TULISAN MERDEKA*002c

 buku ini  sangat historik dan langka. Tahun 2009 saya kembali menemukan buku langka  yang berhubungan dengan pidato Bung Karno saat har Kemerdekaan RI dari proklamasi 1945 sampai 1954 oleh Kementerian Penerangan RI bagian dokumentasi dengan judul  8  x 17 Agustus, karena dalam Bunku Bung Karno Dibawah Bendera Revolusi jilid kedua tidak dicantumkan pidato Bung Karno saat proklamsi kemerdekaan tujuh belas Agustus 1945, apa sebabnya slah dikomentari didalam hati pembaca  sendiri karena dapat menimb ulkan polemik dan diskusi yang tidak akan selesai, ini adalah fakta sejarah , yah diendapkan saja dalam memori anda, silahkan baca bersama dengan bab buku Dibawah Bendera Revolusi Jilid kedua .  

Saya hanya menyampaikan kesan yang sebenarnya berada dalam pikiran saya, tentanh hal lain sebaiknya saya tanpa komentar karena berbagai alasan, tetapi yang pasi bilau adalah proklamator,bapak bangsa  yang sangat kharismatik,energik, dan memiliki koleksi Bung Karno merupakan suatu Kebanggaan tersendiri,saya usulkan Yayasan Bung Karno mendirikan suatu museum yang megah untuk peringatan bagi Bung Karno dan saya bersedia menyumbangkan seluruh koleksi saya kepada museum tersebut ,tentunya harus berisi lengka[p baik sisi terang maupun gelap dari Beliau,kita menyadari mana ada manusia yang sempurna,tetapi yang jelas beliau telah memerdekakan Bangsa Indonesian yang sama-sama kita cintai.

2.KOLEKSI PRIBADI BUNG KARNO

Koleksi Pribadi Bung Karno tentunya masih berada pada Yayasan Bung Karno yang tahun 1979 dengan ketua putra pertama Bung Karno ,Guntur Sukarno, lihat illustrasi  Kata Pengantar Ketua Yayasan Bung Karno PADA BUKU BUNG KARNO & SENI  edisi pertama,terbitan Yayasan Bung Karno,Jakarta 1979,semoga yaysan tersebut tidak keberatan ditampilkan dalam buku elektronik ini.sebelumnya terimakasih Bung Guntur.(apabila sesudah satu bulan info ini ditayangkan tidak ada tegoran,maka illustrasi akan ditampilkan). Apabila ada izin,mungkin sebagian foto yang di close up dengan ukuran  lebih kuang 30% aslinya akan ditampilkan juga. Apabila tidak diizinkan terpaksa anggota melihatnya langsung pada buku aslinya atau dapat melihat diperpustakaan club.

 Dalam buku aslinya  berisi Prawacana Penyusun Soedarmadji J.H. Damais dan para penulis Sitor Situmorang,Wiyoso Yudoseputro dan sudarmadji.Samburtan Ketua Yayasan Bung Karno Guntur Sukarno,Sambutan Ketua Dewan Kesenian Jakarta Ajip Rosidi,Kata sambutan wakil PresideRepublik Indonesia Adam Malik,Kata Sambutan Menteri Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia Surono , Kata sambutan Kepala  daerak Khusus Ibukota Jakarta Tjokropranolo, Bung Karno Dan Seniman olh Sitor Situmorang, Bung Karno Dengan seni Oleh Wiyoso Yudoseputro, Bung Karno  Dengan Seni Rupa Oleh Sudarmaji, Daftar Benda Benda Pameran, Kepustakaan Pilihan , Ucapan terima Kasih.

Dalam era ketua Yayasan Bung Karno Bapak Guruh Sukarno Putra, ada sebuah video koleksi foto Bung karno yang sangat penting dilestarikan, beberapa foto tersebut ada dalam koleksi saya pribadi seperti foto kunjungan Bung Karno ke Amerika serikat.*002d bung Karno dan Guntur di Dyasney land naik kereta.

*002d

Saya sangat berharap agar koleksi yayasan Bung Karno ini dapat dizinkan untuk di tampilkan dalam buku elektronik ini dan mungkin nantinya berkemband menjadi suatu blog tersendiri dengan nama museum duniamaya koleksi Bung Karno dan juga dalam bahasa inggris CYBER MUSEUM BUNG KARNO’S COLLECTIONS , saya telah meng add video koleksi foto Bung Karno era Bapak Guruh , karena tidak dicantumkan hak cipta ,mohon maaf jika yayasan BK tidak berkenan, maka video tersebut dengan segera saya hapus, sebagai bahan pertimbangan Bung Karno tidak hanya milik yayasan Bung Karno dan keluarga Besar tetapi milik seluruh bangsa Indonesia dan dunia jadi termasuk barang pusaka dunia atau World Heritage jadi tidak dapat dijadikan Hak Cipta seseorang atau kelompok, saya saran UNESCO juga berkenan menjadi sponsor dalam melestarikan warisan Budaya Bangsa dunia ini.

3. KOLEKSI PUSAKA BUNG KARNO

1)Koleksi benda-benda Pusaka milik Bung karno, berdsarakan majalah lama milik teman saya bapak Ali Baswedan yang disumbangkan secara gratis untuk dimuat dalam buku elektronik KOLEKSI BUNG KARNO*TP-001.(sampai saat ini belum dikirimkan via e-mail dr Iwan s)

2) Photo Keris pusaka Bung Karno: a)*ill KP-002 pada masa perang Kemerdekaan Ri 1945-1950 ternyata berbentuk Keris.(dimana benda ini berada sekarang?)

 *KP002

 dan b)* ill TP-003 beberapa foto Tongkat pusaka Bung Karno pada masa Orde Lama 1951-1965, apabila diperhatikan dengan saksama ternyata ada dua jenis

 

Dimanakah benda pusaka keris dan kedua jenis tongkat pusaka Bung KARNO tersebut diatas? perlu diteliti lebih lanjut yang merupakan PR Yayasan Bung Karno atau para pakar sejarah Indonesia  dan ini merupakan informasi pertama di dunia maya berdasarkan fot0 asli BUNG KASRNO yang diclose up , bagaimana manakjubkan bukan !!!!!

4.. KOLEKSI PRIBADI Dr IWAN S TERKAIT  BUNG KARNO

Secara kronologis akan saya informasikan perkembangan koleksi pribadi saya terkait bung Karno, tulisan ini akan saya tampilan secara bertahap disertai ilkustrasi, satu persatu menunggu komentar baik dari yaysan Bung Karno,keluarga besar mantan Presiden RI Ibu Megawati Sukarno Putri dan keluarga besar Bung Karno,serta para kolektor pencinta Bung Karno, harap setiap inifo dibaca dan dilihat dengan saksama,bila tidak berkenan harap kirim komentar via comment dan bila disetujui akan saya hapus dari tayangan, saya sadar berbicara teng Bapak bangsa  dan Proklamator itu sangat peka, makanya saya sang hati-hati, mohon komentar dan koreksi apakah buku elektronok ini perlu diteruskan atau dihentikan,saya sangat menunggu komentar, bila tidak segera saya hilangkan dari tayangan,bila ya mari sokong saya dengan komentar anda.terima kasih.Saya belum pernah lihat tayangan pribadi seperti ini di dalam maupun luar negeri. ok segara kirim komentar.

BAB SATU : KOLEKSI PRIBADI MILIK  BUNG KARNO(YAYASAN BUNG KARNO DAN KELUARGA BESAR BUNG KARNO dalam buku BUNG KARNO DAN SENI  TERBITAN PERTAMA YAYASAN BUNGKARNO KETUA GNTUR SUKARNO TAHUN 1979 (  dengan izin dari pemilik-masih menunggu perseutjuan, e-mail sudah dikirimkan belum ada jawaban sampai saat ini)

I. KOLEKSI SENILUKIS,PATUNG DAN KERAMIK

II.KOLEKSI SENI BATIK,UKIR DAN WAYANG

III. KOLEKSI  SENI BANGUNAN,MONUMEN DAN TATA KOTA

BAB DUA    KOLEKSI PRIBADI Dr IWAN S  TERKAIT DENGAN BUNG KARNO

I.KOLEKSI  BUKU DAN DOKUMEN BUNG KARNO (KOLEKSI PRIBADI Dr IWAN S)

1 MASA SEBELUM PERANG DUNIA KEDUA

1).BUKU KARANGAN BUNG KARNO DIBAWAH BENDERA REVOLUSI  JILID I TAHUN 1961 , YANG BEBERAPA ILLUSTRASI DAPT DILIHAT DIBAWAH INI

*BR1-001 KULIT DEPAN

*BR1-001

*BR1-002 gambar asli dalam buku Dibawah Bendera Revolusi jidid satu halaman depan,bila diperhatikan close upnya dengan saksama ternyata Bung Karno memiliki tahi lalat diaats bibir kiri,pantas jago sebagai orator.foto ini dibuat saatBung Karno   lulus sekolah HBS.

*BR1-002

2. MASA PENDUDUKAN JEPANG 1942-1945

1)KLIPING TULISAN BUNG KARNO SAAT DIBEBASKAN TENTARA PENDUDUKAN JEPANG DARI BENGKULU KE SUAMTERA BARAT

2) MAJALLAH PANDJI POESTAKA, nO. 19 , TERBITAN  KOKOEMIN TOSJOKJOKOE (PENERBITAN NASIONAL)  BALAI POESTAKA JAKARTA,15 AGOESTOES 2602(1942) TAHOEN XX HAL 652-653.

hal 652  JUDUL RUBRIK PERAJAAN MIRADJ isinya antara lain :

 ” Malam minggoe jl mesdjid  Kwitang penoeh dengan oemat Islam yang ingin toeroet merajakan  hari Mi’radj Nabi Besar kita Moehammad s.a.w.  dari kalangan oelama  ada terdengar chotbah  yang berharga malam itu.  Poen Ir  Sukarno ada djoega hadir  pada malam itoe  dan toroet memberikan pemandangan.”

hal 653  berisi berita : “Komite perajaan itoe (Mi’rajd )  serta Pergerakan Tiga A tjabang Djakarta. Foto  Oemat berdoejoen-doejoen membandjiri Keboen Binatang  terlihat didepan rombongan Bung Karno * 005

dan foto Ir soekarno lagi berchotbah dengan penoeh semangat dalam perajaan Mi’radj di Keboen Binatang*006

 *005                                                                                         

  *006

(Kebun binatang yang dimaksud adalah kebun binatang yang didirikan oleh pelukis Raden Saleh dibelakang Rumah Pribadinya-saat ini jadi rumah sakit Cikini dan kebun binatang berada   dijalan Cikini Raya Jakarta Pusat, saat ini sudah dipindahkan keluar kota Pasar Minggu dan di tempat tersebut didirikan Taman Ismael Marzuki.-Dr Iwan )

3) FOTO ANGGOTA CHUO  SANGI IN  BADAN PERTIMBANGAN CIPTAAN PEMERINTAHAN PENDUDUKAN JEPANG , ADA DUA KOLEKSI PERTAMA DARI MASA PENDUDUKAN JEPANG   *DN001 DAN DARI BUKU KARANGAN IBU FATMAWATI Bung karno  diurutan sudak kanan bawah dna diatas foto ayahnay presiden Abdul Rahman Wahid, Wahid Hasyim.*DN002

*DN001

*DN002

4)FOTO BUNG KARNO DENGAN JENDRAL TOYO DI JEPANG *DN OO3 (Kejujuran Saudara Tua,majalah Tempo,13 Desember   1986,hal 20)

*DN003

5) INFORMASI PERTEMUAN BUNG KARNO DENGAN MAHASISWA SOEJATMIKO,SOEDARPO DAN SOEBADIO DIRUMAH BELIAU  PADA TAHUN 1943TANPA ILLUSTRASI *DN004( Soedjatmiko,Pilihan Dan peluang revolusi Indonesia setelah 45 tahun .Beberapa refleksi pribadi,Sejarah Pemikiran,Rekonstruki ,Persepsi no 1. MSI & GRamedia Pustaka Umum Jakarta 1991)

6) foto Bung Karno Ikut latihan Militer Tentara Pendudukan Jepang dalam majallah bahasa Belanda  ( Mr Mas slamet,Japamsche Intrigues,Buijten $Schipperhijn,Amsterdam,26 januari 1946,ex perpustakaan Biara Padua Tjitjurug,saat ini koleksi pribadi Dr IWAN S):

(1) foto illustrasi buku halaman  9, Bung Karno belajar hormat senjata kepada prajurit Dai Nippon *DN005

*DN005

(2) Foto illustrasi buku halaman 10, BungKarno belajar menembaksenapan karaben kepada tenetara Dai Nippon*DN006

*DN006

7) foto klipping karangan Bung Karno Judul Djawa Senotai! *o12 dan  foto lain dalam buku fatmawati anatara lain Foto Bung Karno berpidato  di Gang Kenari Djakarta *DN008 , Foto Bung Karno dan pemimpin pemerinatahan pendudukan Jepang Gunseikan *DN009, Bung Karno dan romusha *DN0010, Foto Bung Karno dan Ibu Fatmawati ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan dalam sebuah pertunjukan sandiwara “Fadjar Telah Menjinsing” dalam rangka memperinagti berdirinya Perserikatan Oesaha Sandiweara Jawa*DN 011,Foto Bung Karno Menyambut adanya Janji kemerdekaan dikemudian hari bersama pemuda-pemudi Djakarta *DN012, foto surat kabar Asia Raya  mengenai Indonesia Merdeka ,Kemerdekaan kemoedian didjanjikan Dai Nippon Taikoku*DN013, dan Foto Ibu Fatmawati menjahit bendera pusaka Merah Putih *DN014 ,Foto Bung Karno memimpin kerja bakti bersama para Romusha didaerah banten *DN015   ( buku  Bunga  rampai ?Karangan Ibu Fatmawati,kulit buku sudah hilang sehingga  info tak lengkap)

8)Dokumen asli Anggota Tjoeoe Sangi -In 2603(1943)*DN TSI001 dan oo2

 *DNTSI

(1) lembar pertama  foto Bung Karno sebagai Ketua *DN 016 dibagian tengah

*DN016

 dan 20 foto anggota di pingir dokumen *020  dan Dr Boentara *DN017 serta  dua puluh  anggota (nomor 21 -40) *DN018, serta tokoh terkenal BUng Hatta sebagai anggota no tiga puluh * DN019, Oto Iskandar Dinata no  tiga delapan*020, Profesor Hoesaein Djajadiningrat no anggota tiga *021 dan Wachid Hasyim (ayah alm Gus Dur) anggota nomor enam belas *022

(2) lembaran kedua foto dua orang wakil Ketua KOesoemo Oetojo *DN023

(3) VIDEO EIGAKU KAISHA, SIDANG TJUA SIANGI-IN KE IV. *DN 024 SAMPAI DN 034

3. MASA PERANG KEMERDEKAAN 1945-1950

                                             

 1) Pidato Presiden Soekarno Dalam mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Pada Tanggal 17 Agustus 1945 (8X17 Agustus,bag.dokumentasi,Kementrian Penerangan RI,Jakarta,Stensilan Asli,1954), bukuDBR jilid dua tidak dicantumkan.Sesuai dengan ejaan aslinya :  Saudara-saudara sekalian! Saja telah minta saudara-saudara hadir disini untuk menjaksikan satu peristiwa maha-penting dalam sedjarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berdjoang,untuk kemerdekaan tanah air kita.Bahkan telah beratus-ratus tahun! Gelombangnja aksi kita untuk mentjapai kemerdekaan kita itu ada naiknja dan ada turunnja,tetapi djiwa jita tetap menudju kearah tjita-tjita. Djuga didalam djaman Djepang,usaha kita untuk mentjapai kemerdekaan-nasional tidak berhenti-berhenti. Di dalam djaman Djepang ini,tampaknja sadja kita menjandarkan diri kepada mereka.Tetapi pada hakekatnja , tetap kita menjusun tenaga kita sendiri,tetap kita pertjaja kepada kekuatan sendiri. Sekarang tibalah saatnj kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air kita didalam tangan kita sendiri.Hanja bangsa jang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri,akan dapat berdiri dengan kuatnja. Maka kami,tadi malam telah mengadakan musjawarat dengan pemuka-pemuka rakjat Indonesia, dari seluruh Indonesia. Permusjawaratan itu seia-sekata berpendapat,bahwa sekaranglah datang saatnja untuk menjatakan kemerdekaan kita. Saudara-saudara! Dengan ini kami menjatakan kebulatan tekad itu.Dengarkanlah proklamasi kami : PROKLAMASI. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan KEMERDEKAAN INDONESIA.  Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Djakarta ,17 Agustus 05 ,Atas nama bangsa Indonesia SOEKARNO-HATTA. Demikianlah,saudara-saudara! Kita sekarang telah merdeka! Tidak ada satu ikatan lagi jang mengikat tanah air kita dan bangsa kita! Mulai saat ini kita menjusun Negara kita! Negara Merdeka, Negara Republik Indonesia- merdeka kekal dan abadi.Insja Allah,Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu!

( Pidato ini diketik tanpa spasi   sesuai kalimat aslinya, agar tidak ditambah atau dikurangi dari aslinya-Dr Iwan S)

2) KOLEKSI NOMOR PERINGATAN ENAM BULAN MERDEKA TERBITAN HARIAN MERDEKA 17.2.1946

3) KOLEKDI MAJALAH NOMOR KHUSUS PERINGATAN SETAHOEN REPOEBLIK INDONESIA 17.8 .1946ITERNITKAN BADAN PENERBIT NASIONAL.

*ILLUSTRASI KULIT DEPAN GAMBAR  GUNUNG KARANG DENGAN OBAK BEWARNA MERAH PUTIH DENGAN  MOTTO MERDEKA SAMPAI AKHIR ZAMAN.

ISI YANG TERKAIT BUNG KARNO

(1) REPRO SURAT KABAR SOEARA ASIA TENTANG PROKLAMSI INDONESIA MERDEKA De ngan  narasi :  MAKA  TERSIARLAH PROKLAMASI INDONESIA MERDEKA -dalam soesana tekanan militer Djepang- diseloeroeh Tanah Air, bahkan diseloeroeh doenia melaloei lima  boeawana dan empat samoedra.

(2)tulisan PRESIDENT KITA ,DILENGKAPI DENGAN  ILLUSTRASI FOTO presiden soekarno

(3) tulisan hal -11 judul ” MENOEDJOE KE PARLEMEN SEMPOERNA,’  dengan illustrasi  foto bung karno dengan kabninet soekarno sebelah kiri dan  kabinet Sjahrir sebelah kanan(baca tulisan prof soedjatmiko  tentsang kolaburator Jepang dibaba masa pendudukan Jepang sbelum ini-pen) dengan narasi dibawah foto : PADA TABNGGAL 23 NOVEMBER 1945  KABINET SOEKARNO(KIRI)  MENYERAHKAN KEKUASAAN  KEPADA (KANAN) KABINET SJAHRIR ,  bung karno berada ditengah.

(4) hal 64 illustrasi foto Buung Karno,Bung Hatta dan Jendral Sudirman men injau Kapal perang Angkstsn Laut NRI, narasi :” ANGKATAN LAOET REPUBLIK INDONESIA MENDJAMIN KESELAMATAN NEGARA,NOEASA DAN BANGSA”

4)KOLEKSI MINGGOAN UMUM  ”SOEARA MOEDA’  NOMOR 63/64 27.8.1946

JUDUL. KENANGAN 1 TAHOEN MERDEKA

*ill.Bung Karno dan Pangeran Diponegoro

                                             POEDJA

P.DIPONEGORO DAN BOENG KARNO , KEODA2NJA PAHLAWAN KEMERDEKAAN. BEDANJA HANJA, JG SEORANG TELAH MENGHADAP TOEHAN,JG. SEORANG MASIH BERDJIWA. KEPADA  JG TELAH PERGI KAMI DO’AKAN MENDAPAT TEMPAT BAIK DIHADLIRAT TOEHAN DAN JG MASIH HIDOEP SEMOGA  SENATIASA DILINDOENGINJA DLM PERDJOEANGAN MEMIMPIN REVOLUSI INI.KITA PERTJAJA BAHWA PERDJOEANGAN KITA AKAN BERHATSIL SEBAGAI HARAPAN KITA : TETAP MERDEKA.

5) 28 JULI 1947

PADA HARI INI DITERBITKAN UANG REVOLUSI nri :  GAMBAR BUNG KARNO  NOMINAL SERATUS RUPIAH, TANDA PEMBAJARAN JANG SAH,NOMOR SERI  SDA 1 DITANDA TANGANI MEN

4. MASA ORDE LAMA 1951-1965

1)BUKU KUNJUNGAN PRESIDEN TIONGKOK LIE SHOU CHI KE INDONESIA DENGAN FOTO KULIT DEPAN BUNG KARNO DAN PRESIDEN TIONGKOK TERSEBUT DIATAS MOBIL BUNG KARNO RI 1

3.BUKU TERBITAN KEMENTERIAN PENERANGAN TAHUN 1958 BERJUDUL  Beberapa fikiran dan pandangan UA PEDJUANG NASIONAL INDONESIA-YUGOSLAVIA Josip Broz-Tito  -Dr I r Hadji Soekarno, Pertjetakan Negara-Djakrta-443/B-1958. Buyku ini dengan gambar kulit depan kedua pejuang Nasional tersebut.

4.Buku terbitan Kedutaan Amerika Serikat Jakarta ,judul Foto=foto  dan Reportase tentang Perjalanan  PRESIDEN SOEKARNO DI AMERIKA SERIKAT, FOTO KULIST DEPAN  Bung Karno yang memegang tongkat pusakanya dan Guntur Sukarno didepan patung Abrahan Lincoln di tugu Lincoln Memorial ,Washington .D.C.  dan gambar halaman belakang di Pennsylvania Avenue di Washington ,sebuah panggung didirikan untuk menyambut kedatangan Presiden Soekarno setinggi kira-kira 10 meter,didampinggi oleh bendera-bendera Indonesia dan Amerika setinggi 10 meter. Dia ats panggung ini kepada Presiden Soekarno diserahkan Kunci Kota , ialah sebagai pernyataan selamat datang.

Buku brosur ini siterbitkan untuk memringati kunjungan Presiden Soekarno ke Amerika Serikat yang telah menimbulkan pengartian yang lebih baik dari tanggal 16 Mei – 3 Juni 1956.

Buku brosur  ini sangat menarik karena dilengkapi dengan  gambar peta perjalanan bung Karno, dan  illustrasi foto hitam putih dan berwarna sebanyak delan puluh satu gambar ilustrasi buku , dan pada kulit belakang bagian dlam tertulis ucapan bung karno dengan foto Bung Karnoi melambaikan tanggan :

‘…. DAN SEKARANG, TUAN RUMAH BANGSA AMERIKA, KAWAN2 SAJA DI AMERIKA , SAJA AKAN MENGUTJAPKAN SELAMAT TINGGAL KEPADA SUADARA2. PERHUBUNGAN KITA SEKARANG TELAH MENDJADI LEBIH ERAT DAN MARILAH KITA BERTEKAD AGAR PERBUHUNGAN ITU TETAP ERAT’ (dalam ejaan lama ,asli seperti dalam buku tersebut).

II. PRANGKO BUNG KARNO

1. MASA PERANG KEMEDEKAAN(1945-1949)

2  MASA RIS(1949-1950)

3. MASA ORDE LAMA (1951-1965)

III. MATA UANG BUNG KARNO

IV. KARYA SENI TERKAIT BUNG KARNO

V.KOLESI BUNG KARNO JENIS LAINNYA

1.INFO KELUARGA BUNG KARNO MUTHAKIR

 1) Pernikahan Kartika Soekarno

Seegers-Kartika

“Mas… tulis dong tentang Karina Soekarno…,” begitu permintaan seseorang yang termasuk golongan orang-orang yang rajin berkunjung ke blog ini…. Yang terlintas di benak saya adalah serentet peristiwa terkait Kartika Sari Soekarno atau yang akrab disapa Karina. Dialah buah cinta Bung Karno dan Ratna Sari Dewi, wanita cantik asal Jepang, yang bernama asli Naoko Nemoto.

Ada sekelebat peristiwa ketika Karina kecil dituntun-tuntun di antara kerumuman pelayat jenazah Bung Karno di Wisma Yaso tahun 1971. Ada pula lintasan peristiwa manakala Karina diajak ibundanya berziarah ke makam ayahandanya di Blitar, beberapa tahun kemudian. Dan… tentu saja yang masih lekat adalah peristiwa pernikahan Karina dengan seorang bankir Belanda.

Pernikahan Karina dengan Frits Frederik Seegers berlangsung 2 Desember 2005 di hotel Continental, Amsterdam, Belanda. Frits adalah President Citibank wilayah Eropa. Saat itu, saya masih mengelola Tabloid Cita-Cita dan mendapat sumbangan materi foto-foto eksklusif dari Guruh Soekarnoputra di Yayasan Bung Karno.

Seegers-Kartika3

Megawati sebagai saksi

Dalam pernikahan itu, Megawati Soekarnoputri, kakak Karina dari ibu Fatmawati, bertindak selaku saksi. Tampak Mega tengah menandatangani dokumen pernikahan adiknya. Megawati sendiri hadir bersama putrinya, Puan Maharani, dan adik bungsunya, Guruh Soekarnoputra.

mempelai-guruh-cindy-mega

Pasca upacara pernikahan, Frits Frederik Seegers dan Karina bergambar bersama Guruh Soekarnoputra, Cindy Adams, dan Megawati Soekarnoputri.

guruh-cindy-mega-ratna sari dewi

guruh-mega-puan-kartika

Guruh - Kartika

Dalam resepsi itu, hadir sejumlah orang dekat mempelai, tak terkecuali hadirnya Cindy Adams, penulis biografi Bung Karno. Tak ayal, momentum pernikahan Karina – Seegers menjadi ajang kangen-kangenan di antara kerabat yang sehari-hari terpisah bentang jarak ribuan mil.

tari bali di resepsi

Di hotel Continental pula, pada malamnya langsung digelar resepsi. Selain gala dinner yang eksklusif, Karina juga mendatangkan para penari Bali untuk menghibur para tamu.

Usai menikah, pasangan pengantin baru langsung kembali ke London, Inggris, dan menetap di sana. Karina kembali ke rutinitasnya sebagai aktivis sosial dengan bendera Kartika Soekarno Foundation, sementara suaminya, kembali ke Citibank. (roso daras)

THE END.

__________________________________________________________________________

tarian betawi tempo dulu

MORE INFORMATION ONLY FOR PREMIUM MEMBERS.

tarian betawi tempo dulu

PS. KOLEKSI BUNG KARNO AKAN DIUPDATE SETIAP DITEMUI KOLEKSI BARU

@corpyright Dr Iwan s 2011

Pameran Koleksi Bung Karno

 

Driwancybermuseum’s Blog

tarian betawi tempo dulu                 

                           WELCOME COLLECTORS FROM ALL OVER THE WORLD

                          SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA DAN ASIAN

                                                AT DR IWAN CYBERMUSEUM

                                          DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

_____________________________________________________________________

SPACE UNTUK IKLAN SPONSOR

_____________________________________________________________________

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.*ill 001

                                THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

                           MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA DI INDONESIA

                 DALAM PROSES UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT MURI

                                        PENDIRI DAN PENEMU IDE

                                                     THE FOUNDER

                                            Dr IWAN SUWANDY, MHA

                                                         

    BUNGA IDOLA PENEMU : BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)

  

                         WELCOME TO THE MAIN HALL OF FREEDOM               

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA

Showcase :Pameran Koleksi Bung Karno

Frame satu : Pengantar

pADA BLOG SEBELUMNYA HHTP://WWW.IWANSUWANDY.WORDPRESS TELAH DITAMPILKAN KOLEKSI BUNG KARNO DENGAN JUDUL CYBERMUSEUM BUNG KARNO,DAN SAAT INI AKAN DITAMPILAN BEBERAPA TAMBAHAN KOLESKI BUNG KARNO. SEMOGA PARA PENCINTA BUNG KARNO AKAN DAPT MENEGNANG BELIAU,PROKLAMATOR DAN PRESIDEN ri PERTAMA YANG KITA CINTAI DAN BNAGGAKAN BERSAMA

JAKARTA,NOVEMBER 2010

Dr IWAN SUWANDY

Frame dua :Koleksi Foto Bung Karno

1a)Pangung Sandiwara bung Karno “Monte Carlo”Saat Dibuang di Bengkulu 1938-1942

Go to full article

Naskah sebagai peninggalan produk masa lampau seringkali mengandung berbagai informasi tentang aspek kehidupan masyarakat lampaunya baik aspek ekonomi, politk, maupun sosial budaya (Siti Chamamah Soeratno, 1997:10). Demikian juga dengan kumpulan naskah sandiwara toneel karya Bung Karno.
kumpulan naskah sandiwara karya Bung Karno ini berbentuk dialog – dan kadang-kadang pada bagian-bagian tertentu diperlukan monolog. Oleh karenanya naskah tersebut dapat dimasukkan dalam kategori teks drama. Dialog bergantian (giliran bicara), sekali-kali monolog, merupakan teks-teks yang disiapkan kepada para aktornya – tak seorangpun ada berperan sebagai juru cerita (dalang) yang berhubungan langsung dengan penonton (Jan Van Luxemburg dkk, 1986:160).
Jumlah naskah yang pernah ditulis oleh Bung Karno semasa pengasingannya di Ende (1934 – 1938) tercatat sebanyak dua belas judul (Cindy Adams, 1966:175 ; Lambert Giebels, 1999:200). Keduabelas judul tersebut, yang tercatat antara lain : Dr. Sjaitan; Ero Dinamik; Rahasia Kelimoetoe; Tahoen 1945; Don Louis Pereira; Koetkoetbi; Toberro, dan Kummi Torro ? -. Menurut cerita Pak Burhan Wahid, naskah Bung Karno yang diberi judul Toberro itu merupakan kepanjangan dari Tokyo – Berlin – dan Roma. Sayang, tak banyak data tentang naskah tersebut yang bisa diungkapkan.
Kemudian, semasa pengasingannya di Bengkulu (1938 – 1942), Bung Karno juga menulis beberapa naskah, antara lain : Rainbow (Poetri Kentjana Boelan); Hantoe Goenoeng Boengkoek; Si Ketjil (Klein’duimpje); dan Chungking Djakarta.
Sayangnya, dari sekian banyak naskah tersebut, yang sampai pada penulis, hanya ada empat buah naskah, yaitu : Dr. Sjaitan ; Chungking Djakarta; Koetkoetbi; dan Rainbow (Poteri Kentjana Boelan). Bahkan teks naskah Dr. Sjaitan sudah tidak lengkap – hanya ada dua bedrijf (babak) saja – semestinya, lengkapnya terdiri atas enam babak (Lambert Giebels, 1999: 201).
Namun demikian, melalui beberapa narasumber yang pernah diceriterakan kepada penulis, kandungan ceritera beberapa naskah seperti Hantoe Goenoeng Boengkoek, Dr. Sjaitan, maupun Si Ketjil (Klein’duimpje) masih dapat direkonstruksi.
Pesan Moral Bung Karno
Apa yang ditulis oleh Bung Karno adalah buah pikirannya. Dan buah pikirannya sangat dipengaruhi oleh latar belakang kehidupannya, serta semangat jiwa zamannya. Jelasnya, Bung Karno hidup dalam suasana zaman pergerakan melawan kolonialis, dan sebagai tokoh sentral dalam pergerakan kaum nasionalis yang sedang mengobarkan api semangat nasionalismenya, meskipun dalam kondisi fisik terkurung – jiwa – semangat tak terbendung.
Buah tulisannya sangat sarat dengan amanat – pesan moral perjuangan yang disampaikan kepada masyarakat – bangsa Indonesia ditengah pergolakan hidup dari alam penjajahan menuju alam kemerdekaan. Pesan moral tentang arti pentingnya sebuah kesadaran sosial, berbudaya, politik, jatidiri – prinsip hidup bermartabat, berjiwa satria, kegotong-royongan – solidaritas – kebersamaan lintas kultural, kesadaran berketuhanan, hampir semua tercakup didalam isi kandungan kumpulan naskahnya.
Nilai-nilai moral – etika, musyawarah, serta kepemimpinan nampak menonjol pada beberapa naskah karya Bung Karno, terlebih pada naskah Chungking Djakarta. Nilai-nilai tersebut nampaknya seperti menjadi salah satu kecenderungan dalam tradisi penulisan naskah – seperti yang terdapat juga pada kandungan naskah Tantu Panggelaran (Depdikbud : 1999), maupun Babat Lombok I (Depdikbud : 1999).
Pesan – amanat Bung Karno sebagai seorang nasionalis – patriotis yang tulen cukup jelas pada isi kandungan naskah Chungking Djakarta. Dalam naskah ini, Bung Karno mengingatkan bahwa setiap langkah perjuangan tentu saja banyak rintangannya. Dan rintangan terberat yang sering menghadangnya adalah sebuah pengkhianatan dalam seperjuangan. Atau lebih tegasnya lagi “musuh dalam selimut”. Namun pada akhirnya kebenaran selalu membuahkan kemenangan.
Tokoh Tjen Djit Tjioe dan Zakir Djohan dalam naskah Chungking Djakarta menggambarkan karakter dua orang pejuang yang gigih, ulet dalam mengemban misi perjuangannya dengan tulus, serta menjunjung semangat moralitas yang tinggi. Disisi lain, kedua tokoh ini menggambarkan solidaritas – kebersamaan lintas kultural. Konsep – wawasan nasionalisme – wawasan kebangsaan yang ingin dibangun oleh Bung Karno bukanlah konsep nasionalisme – kebangsaan yang sempit (chauvinistis). Nampaknya terbaca jelas melalui kedua tokoh Tjen dan Zakir yang mempunyai latar belakang budaya yang berbeda namun bersatu dalam semangat kesadaran nasionalisme – nasionalisme bangsa Asia melawan bangsa kolonial. Disamping itu, apa yang pernah dicita-citakan oleh Bung Karno dalam konsep pembangunan politiknya yang disebut dengan istilah – “membangun poros Jakarta – Peking” bisa jadi naskah Chungking Djakarta ini bagian dari perjalanan sebuah proses penuangan konsep dalam bentuk lain yang disamarkan. Sebaliknya, tokoh Jo Ho Sioe dan tokoh Abu menggambarkan karakter – sifat antagonistis, pengkhianatan terhadap bangsanya, haus kekuasaan – kebendaan, keserakahan – kebathilan, yang berujung pada kebinasaan. Sementara tokoh Miss Liliwoe mewakili sifat –watak patriotik yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. Demikian juga dengan gambaran tokoh Saminah dalam naskah Chungking Djakarta ini. Saminah digambarkan sebagai seorang yang teguh mempertahankan prinsip – jatidiri kebudayaannya – tak terpengaruh oleh silaunya dunia yang serba kebendaan. Pesan moral yang cukup mendalam tentang nafsu, keserakahan, kekuasaan yang tidak selamanya membawa kebahagiaan dalam kehidupan. Bahkan, sebaliknya membuat orang lupa diri yang berujung pada kebinasaan – seperti yang dicontohkan pada tokoh Abu dalam Chungking Djakarta.
Dan pada ujung ceritanya, Bung Karno memberikan pesan moral, bahwa pemberian penghargaan terhadap para pahlawan – pejuang sangat penting guna mengingatkan atas jasa-jasa perjuangan dalam membela tanah airnya. Seperti yang dicontohkan dalam akhir cerita ini, dimana Tjen Djit Tjioe dan Zakir Djohan mendapat tanda jasa perhargaan sebagai pejuang.
Sementara pada isi kandungan naskah Koetkoetbi yang ada kecenderungan kemiripan pola dengan isi kandungan dalam naskah Dr. Sjaitan, lebih banyak menonjolkan unsur magis – mistis – penuh horor sebagaimana kisah dalam cerita film Frankenstein. Dan ending dari cerita Koetkoetbi ini cukup menarik – seperti akhir cerita dalam judul sinetron “misteri Illahi” – atau “Dendam Siluman Buaya”. Kekuatan Allah – Sang Pencipta – Penguasa isi jagad raya menjadi dasar – landasan tingkat kesadaran religius – keimanan si penulis naskah yang cukup kuat.
Naskah Koetkoetbi ini ceritanya juga hampir mirip dengan cerita rekaan Jaelangkung – menggambarkan seseorang – manusia yang mencoba bermain-main dengan menghidupkan jasad orang yang sudah mati ratusan ribu tahun – yang kemudian membawa malapetaka baginya. Pesan moral yang disampaikan dalam Koetkoetbi ini selain berkaitan dengan pelestarian benda-benda cagar budaya, juga bahayanya – resikonya bermain-main dengan dunia mistis tanpa landasan kesadaran keimanan yang kuat. Dan akhirnya, hanyalah kekuatan Illahi lah yang harus ditempatkan diatas segalanya. Tiada tempat pertolongan selain melalui Allah.
Selanjutnya, dalam naskah Rainbow, selain membawa pesan moral dalam membangun semangat patriotik – berjiwa ksatria, lebih banyak memberikan pengajaran arti pentingnya sebuah kesadaran sejarah sebagai entitas – bagian yang tak terpisahkan dalam kebudayaan masyarakatnya. Pesan moral Bung Karno tentang arti pentingnya kesadaran sejarah, diperjelas pada selebaran pamlet sebelum pementasan Rainbow. Bahkan dalam pamlet tersebut diterangkan tahun-tahun peristiwa sejarah Bengkulu.
Bung Karno sangat sadar, bahwa masyarakat – bangsa Indonesia perlu mempelajari sejarah agar memiliki masa depan. Tampaknya sejalan dengan apa yang pernah dilontarkan oleh Michael Sturner, bahwa “Di negeri yang tanpa sejarah, masa depan masyarakatnya akan dikuasai oleh mereka yang menentukan isi ingatan, serta yang merumuskan konsep dan menafsirkan masa lampau” (Taufik Abdullah, 1995:35). Sejarawan Cicero pun pernah yang mengatakan, bahwa barang siapa tak kenal sejarahnya, akan tetap menjadi anak kecil” (Sartono Kartodirdjo, 1992:23). Dan jauh sebelumnya, orang Yunani Kuno pun sudah memperkenalkan apa yang disebut dengan “Historia Vitae Magistra” (sejarah adalah guru kehidupan). Bukankah Bung Karno juga sempat mengingatkan kita tentang “Jasmerah” (Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah).

Sebelum Memimpin Monte Carlo
Sebagai seorang interniran (orang buangan politik) yang baru saja menginjakkan kakinya di bumi “Rafflesia” Bengkulu, tidak memungkinkan pada tahun pertama (1938) Bung Karno menerjunkan diri dalam kelompok seni musik orkestra Monte Carlo. Dan itu bukanlah tujuan utama Bung Karno untuk menerjunkan diri sebagai seorang “seniman” – melainkan semata sebagai media untuk menumbuhkankembangkan sebuah kesadaran nasionalisme kepada masyarakat yang sedang tertindas dalam belenggu kolonial.
Pada tahun pertama, Bung Karno lebih banyak disibukkan oleh kegiatan yang bersifat sosial – kemasyarakatan. Bung Karno memerlukan sebuah proses sosialisasi dengan lingkungan barunya untuk memahami tipologi serta kultur masyarakat Bengkulu. Dan ternyata, dalam waktu yang relatif singkat Bung Karno mampu menjalin komunikasi – interaksi sosial dengan beberapa tokoh masyarakat kota Bengkulu – terutama dari kalangan terpelajar, cerdik-pandai, guru, pegawai, usahawan, termasuk juga tokoh-tokoh penting Muhammadiyah – maupun Taman Siswa.
Di mata para tokoh pergerakan Bengkulu, nama Bung Karno sebagai tokoh pejuang sentral – nasional, memang sudah tidak asing lagi, karena mereka sudah sering mendengar, dan membaca tulisan-tulisan Bung Karno lewat media. Seperti yang diceritakan oleh M. Ali Hanafiah, salah seorang pendiri Taman Siswa Bengkulu, yang mendapat kehormatan kunjungan pertama Bung Karno ketika pertama kali menginjakkan kakinya di Bengkulu (M. Ali Hanafiah, 2003: 25). Bahkan kemudian, pada suatu hari, Bung Karno dikunjungi oleh Hassan Din, Ketua Muhammadiyah setempat menjadi guru sekolah Muhammadiyah (Cindy Adams, 1966:188). Kunjungan Hassan Din bersama istri dan anaknya Fatima (Fatmawati), serta adik Hassan Din ke rumah Bung Karno dikisahkan oleh Fatmawati dalam buku Catatan Kecil Bersama Bung Karno (Fatmawati, 1985:32).
Sejak bergabung dengan para tokoh perkumpulan seperti Muhammadiyah dan Taman Siswa setempat, Bung Karno semakin banyak pergaulan – sering terjun ke lapangan – keliling kota Bengkulu. Bung Karno semakin aktif dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Dalam waktu yang relatif singkat, pengaruh Bung Karno di Bengkulu semakin besar, meski aktivitas Bung Karno Karno sepak terjang – gerak-gerik Bung Karno terus menerus diawasi oleh pemerintah Belanda melalui polisi intel.
Di Bengkulu, Bung Karno juga mempunyai banyak kawan dari kalangan orang Tionghoa, termasuk orang-orang Tionghoa yang bergerak dalam usaha perdagangan. Beberapa orang Tionghoa yang sering bergaul dan menjadi sahabat Bung Karno antara lain: Oey Tjeng Hien alias H.A. Abdoel Karim, Lie Tjoen Liem, Liem Bwe Seng, serta Tjan pemilik percetakan.
Rupanya Oey Tjeng Hien adalah kawan lamanya Bung Karno ketika sama-sama dengan duduk dalam Persyarikatan Islam – Persis di Bandung. Hien yang semula membuka usahanya di daerah Bintuhan (Bengkulu Selatan), lalu ditarik oleh Bung Karno untuk pindah ke kota Bengkulu. Hien akhirnya menuruti Bung Karno dan kemudian membuka usaha meubelnya di Suka Merindu bersama dengan Bung Karno sebagai arsiteknya. Di tempat itulah terpampang tulisan : Peroesahaan Meubel Soeka Merindoe dibawah pimpinan Ir. Soekarno. Hien bisa menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Muhammadiyah di Bengkulu itu juga atas desakan Bung Karno (Lambert Giebels, 2001:219).
Sedangkan hubungan Bung Karno dengan Lie Tjoen Liem yang semula hanya sebatas hubungan bisnis ringan yang saling menguntungkan, tetapi kemudian berlanjut seperti sahabat dekat. Menurut penuturan Bu Lidia alias Lie Khioek Sien, salah satu anak perempuannya Lie Tjoen Liem, bahwa Bung Karno sering juga datang ke tokonya yang sekaligus rumahnya – kadang juga makan di rumahnya. Bahkan Bung Karno pernah ngebon sebuah arloji seharga f 6 di toko papanya. Sayang, surat tanda bonnya dibawa oleh adiknya yang bernama Lie Kim Nam – dan sekarang adiknya sudah meninggal dunia.
Lie Tjoen Liem, asal Tiongkok yang semula merantau ke Bantam dan berusaha di bidang leveransir beras, makanan, bahan bangunan, serta obat-obatan. Kemudian setelah ke Bengkulu, membuka Toko yang diberi nama Sin Tjie Hoo – nama papanya asli orang Tiongkok (Cina totok), tetapi orang kemudian lebih mengenal toko itu dengan nama pemiliknya, yaitu Liem – maka menjadi Toko Liem yang menjual berbagai macam makanan dan minuman, serta barang-barang besi bangunan “ Provi’sien en Dranken, Ijzerwaren. ”
M.Ali Hanafiah sendiri dalam catatannya juga menceritakan, bahwa Bung Karno dan M.Ali Hanafiah sebelum melakukan perjalanan keliling kota, mampir dulu ke Toko Liem – kemudian Bung Karno mengambil makanan dua batang chocolate Van Houten atau Kwatta yang kemudian dibagi berdua. Bung Karno mengambil begitu saja tanpa membayar – rupanya ada hubungan bisnis kecil-kecilan, yaitu Bung Karno dengan menggunakan nama samaran sering menulis artikel pada lembar iklan tokonya (M. Ali Hanafiah, 2003:38).
Orang Tionghoa yang satunya lagi yang berhubungan dengan Bung Karno adalah Liem Bwe Seng, pemilik rumah di jalan Anggut Atas yang disewa oleh Bung Karno sebagai tempat tinggal selama di Bengkulu (1938-1942). Sayang tidak banyak keterangan seberapa jauh hubungan Bung Karno dengan pemilik rumah yang telah terjalin selama empat tahun.
Memang, kebanyakan yang membuka usaha bisnis berbagai macam perdagangan baik di bidang percetakan (drukkerij), makanan dan minuman, barang-barang bangunan (besi, seng, paku, semen, cat, dan lain-lain), dan lain-lain adalah orang-orang Tionghoa, termasuk pemilik Toko En yang bergerak dibidang jasa photograf. Sudah barang tentu Bung Karno sering berhubungan dengan mereka yang banyak menyediakan berbagai barang yang diperlukan dalam pertunjukan Monte Carlo.

Pemimpin Monte Carlo
Tak diketahui secara pasti kapan tepatnya, Bung Karno menjadi pemimpin Monte Carlo. Tetapi, paling tidak pada bulan ketika Bung Karno sudah mulai menulis naskah Dr. Sjaitan. Pada naskah Dr. Sjaitan tercantum kolofonnya, yaitu tanggal 24 Desember 1938. Artinya, Bung Karno terlibat secara aktif dalam sandiwara toneel Monte Carlo – bisa jadi sudah menjadi pucuk pimpinannya.
Pendek kata, Bung Karno sudah mempunyai pengaruh yang besar dikalangan para seniman, khususnya kelompok musik orkestra Monte Carlo yang rata-rata para anggotanya masih golongan muda-muda.
Bung Karno merasa perlu mendekati para anak muda yang tergabung dalam kelompok musik orkestra Monte Carlo itu. Bung Karno ingin memberikan pelajaran – gemblengan – semangat kepada para pemuda untuk menumbuhkan serta membangkitkan kecintaannya kepada tanah air, semangat patriotik, sebagaimana semangat dan kobaran jiwa nasionalisme Bung Karno yang tak pernah padam. Meski segala gerak-gerik – sepak terjang Bung Karno tak pernah lepas dari pengawasan Politieke Inlichtingen Dienst (PID) – semacam polisi intel yang diberi tugas oleh pemerintah Belanda untuk mengawasi apa saja kegiatan Bung Karno di Bengkulu.
Setelah menjadi pimpinan Monte Carlo, Bung Karno segera melakukan formulasi baru dalam seni pertunjukannya. Monte Carlo yang semula hanya bergerak di bidang seni pertunjukan musik orkestra saja, oleh Bung Karno kemudian difusikan – dilebur dalam bentuk sebuah seni pertunjukan sandiwara toneel.
Tetapi belakangan, Bung Karno juga merekruit para anak muda – pelajar yang mempunyai minat di bidang olah raga. Oleh karenanya, Bung Karno kemudian membentuk kelompok Monte Carlo yang bergerak di bidang olah raga seperti Badminton (bulu tangkis) , dan sepak bola – yang juga sedang ngetrend – populair seiring dengan pertumbuhan budaya masyarakat perkotaan Bengkulu pada waktu itu.
Dalam bidang olah raga sepak bola, mereka mempunyai kelompok tersendiri yang diberi nama “ Elftal Monte Carlo” ( kesebelasan Monte Carlo). Bung Karno sendiri sekali-kali pernah juga bermain bulu tangkis. Bahkan pernah mengajari Fatmawati bermain bulu tangkis (Cindy Adams, 1966:188).
Bagi Bung Karno yang sudah mempunyai modal pengalaman mendirikan grup sandiwara toneel Kelimutu ketika di Endeh (1934-1938) tentunya tidak terlalu sulit untuk memimpin sandiwara toneel Monte Carlo ini. Apalagi, di Bengkulu sudah ada fasilitas gedung pertunjukan seperti Royal Cinema. Disamping modal pengalaman dalam hal sandiwara, Bung Karno juga mempunyai banyak referensi kepustakaan tentang berbagai macam cabang ilmu pengetahuan – sehingga wawasan pengetahuan umumnya amat luar biasa. Pengalamannya melukis, menulis naskah, membuat tipuan suara-suara angin, guntur, hujan, hingga tipuan membangkitkan mayat hidup, ketika di Endeh menjadi modal dasar yang kuat untuk menggarap pertunjukan Monte Carlo.
Pada umumnya, perkumpulan sejenis sandiwara ini, seorang pimpinan seringkali merangkap berbagai peran sekaligus – baik sebagai penulis naskah, sutradara, produser, hingga manajer pemasarannya. Demikian, peran Bung Karno dalam perkumpulan sandiwara Kelimutu yang tidak sekedar penulis naskah, mencari dan memilih pemain, membuat layar gambar – lukis, tetapi juga berperan sebagai sutradara, manajer pemasaran, dan sekaligus produsernya. Kecuali pada naskah “Tahoen 1945”, Bung Karno menawarkan peran sutradara kepada seorang warga Filipina yang bernama Nathan yang dikenalnya di Endeh (Lambert Giebels, 2001:200).
Sebagai pemimpin Monte Carlo, Bung Karno juga tidak sekedar berperan sebagai menulis naskah saja, tetapi juga sutradara, manajer pemasaran, dan sekaligus produsernya. Dan disamping itu juga masih melakukan berbagai macam pekerjaan seperti mencari – memilih para aktor – pelaku, membuat – setting panggung, merancang – melukis layar, dan lain-lain.
Barangkali ini salah satu hal yang membedakan antara ciri khas kelompok sandiwara jenis toneel – dengan kelompok teater modern. Pada kelompok teater modern, ada spesifikasi – peran khusus ditangani oleh masing-masing orang. Sementara, pada kelompok jenis sandiwara toneel, seorang pimpinan – produser, biasa merangkap sebagai penulis skrip, sutradara, serta menjadi manajer pemasaran dan keuangan.
Tetapi ada hal menarik tentang perbedaan yang cukup menonjol ketika Bung Karno memimpin sandiwara Kelimutu dengan ketika memimpin sandiwara Monte Carlo, terutama dalam penerapan naskah. Ketika di Endeh, Bung Karno menulis naskah-naskahnya hanya garis besarnya saja, kemudian disampaikan kepada kelompok pemain, lalu menetapkan siapa memegang peran apa – dan selanjutnya mereka disuruh menghafalkan dengan terus mengulang apa yang dikatakan oleh Bung Karno, serta menirukan contoh yang diberikannya (Lambert Giebels, 2001:200). Tetapi, ketika di Bengkulu, Bung Karno menyiapkan naskah secara lengkap seperti yang kita lihat pada teks naskah Rainbow, Chungking Djakarta, dan Koetkoetbi.
Meskipun Bung Karno dalam Monte Carlo menulis naskah secara lengkap, tetapi dalam pelaksanaannya tak jauh berbeda dengan ketika memimpin Kelimutu. Bung Karno tetap mendiktekan naskahnya kepada para pemain yang sudah dipilihnya dan disuruh menghafal terus menerus serta menirukan perkataan serta gerakan yang diberikannya.
Tampaknya, gaya sandiwara Monte Carlo pimpinan Bung Karno ini agak berbeda dengan gaya kelompok sandiwara komersial seperti Miss Riboet, Oreon, Dardanella, Komedi Bangsawan, Komedi Stamboel, dan sejenisnya, seperti yang digambarkan oleh Bakdi Soemanto sebagai kelompok yang mempertahankan jagad pikir kebudayaan oral. – karena cara bermain lebih loose, dan bebas dari segala patokan (Bakdi, 2001:266). Termasuk juga jenis sandiwara Ludrug gaya stamboel Jawi – sebagai kelanjutan dari bentuk Ludrug Besutan sebagaimana catatan Ki Soemadji A, yang pernah melacak sejarah kesenian Ludrug asal Jawa Timur (J.J. Ras, 1985: 311-318).
Juga ada perbedaan dalam hal gaya monolog. Dalam penulisan naskah karya Bung Karno, tidak terdapat monolog yang memberi peluang – ruang gerak pada pemain – aktor untuk berkominikasi – menyapa dengan audien – penontonnya seperti yang dilakukan gaya monolog dalam Ludrug, maupun Lenong Betawi. Gaya monolog dalam naskah – lakon Lenong Betawi diucapkan pada permulaan adegan dengan tujuan memperkenalkan tokoh yang akan diperankan berikut situasi lingkungannya (Ninuk Kleden-Probonegoro, 1996:42).
Demikian juga dalam hal tema – lakon yang dipentaskan. Dalam Monte Carlo, Bung Karno mencoba menggabungkan – memasukkan unsur – konsep drama – teater modern dengan tetap menggunakan setting layar berdasarkan latar belakang tempat dan peristiwa kejadiannya. Berbeda dengan kosep drama- teater modern yang menggunakan setting tak sekedar latar belakang, tetapi juga unsur yang membangun perkembangan sruktur dramatik lakon dari awal hingga akhir (Bakdi, 2001:268). Sementara, pada kelompoknya Miss Riboet yang bertahan hingga lima belas tahunan – dan Dardanella yang mampu bertahan hingga dua dekade, lebih mengedepankan gaya dalam bentuk nyanyian – lagu-lagu sindiran – sinis – dan penuh simbolik ( Mohamad Nazri Ahmad, 2000:33).
Bung Karno dalam menggarap setting toneel – panggung, disamping menggunakan – menyiapkan berbagai macam layar gambar dan properti lainnya sesuai dengan latar belakang tempat dan peristiwa, juga menambahkan trik-trik – dengan teknik yang menyerupai peristiwa kejadiannya. Seperti teknik menggunakan lembaran zink (seng) – blik (kaleng), pasir, kerikil –batu-batuan, bubuk – zat peledak, dan lain-lain untuk menirukan suara gemuruh angin, hujan, petir, halilintar dan lain-lain. Bung Karno juga menggunakan peralatan electric dengan kabel-kabel stroom.
Dalam hal penulisan naskah, Bung Karno rupanya tidak mau sembarangan – asal-asalan saja. Bung Karno berusaha mempelajari berbagai macam cabang ilmu pengetahuan, termasuk ilmu sejarah, dan sastra – bahasa. Wawasan pengetahuan – referensi Bung Karno yang sangat luas itu juga menjadi bagian dari yang tak terpisahkan dalam mengimplementasikan proses gagasan-gagasan – ide-ide kreatifnya.
Tanpa referensi, serta wawasan pengetahuan yang luas mungkin sulit bagi seorang Bung Karno dalam menciptakan ide-ide kreatif. Bagaimana Bung Karno mampu mengadaptasi – menginterpretasi film Franskenstein yang amat populer pada saat itu menjadi naskah Dr. Sjaitan – dan Koetkoetbi tanpa dukungan faktor empiris yang luas.
Demikian juga dengan naskah Rainbow (Poetri Kentjana Boelan). Tanpa wawasan pengetahuan sejarah, khususnya sejarah Bengkulu, sulitlah bagi Bung Karno mampu menuangkan cerita epik yang berbau historis dalam naskah tersebut. Mungkin saja, Bung Karno juga membaca Tambo Bangkahoeloe ketika akan menulis naskah Rainbow. Disamping itu, Bung Karno amat cerdas menggiring alur cerita berbau roman sejarah yang penuh semangat patriotik – meskipun dalam cerita tokoh sentral yang romantis berakhir dengan tragis – “romantis membawa tragis” . Tetapi, bisa jadi, naskah Rainbow ini merupakan salah satu dari sekian naskah karya Bung Karno yang dapat dikategorisasikan kedalam karya sastra sejarah – atau tepatnya roman sejarah.
Dalam hal penyutradaraan, secara teoretis, seorang sutradara harus memiliki modal pengalaman, pengetahuan, berbakat pemimpin atau guru, kemampuan meyakinkan para aktor, serta pengetahuan psikologi. Demikian menurut catatan Kalam Hamidi, yang juga seorang aktor, penulis naskah, dan sekaligus sutradara drama dan teater (Kalam Hamidi, 2003: 40). Apa yang menjadi catatan tersebut, itu sudah dilakukan oleh seorang Bung Karno ketika menjadi sutradara dalam pementasan sandiwara Monte Carlo.
Sebagai sutradara, Bung Karno yang punya waktu luang banyak tentu saja akan melakukan pekerjaannya dengan serius. Dengan kata lain, Bung Karno jelas memberikan latihan – gemblengan terhadap para pemainnya. Dan tentu saja, sebelumnya Bung Karno telah melakukan seleksi para pemainnya untuk menentukan peran yang dengan tokohnya. Selanjutnya Bung Karno menyiapkan jadwal dan tempat latihannya, gladi resik, hingga persiapan pementasannya.
Bung Karno membutuhkan waktu latihan dua hingga tiga mingguan untuk melatih para pemainnya. Waktu latihan biasanya pada sore hari dan kadang malam hari. Tempat yang paling sering digunakan Bung Karno untuk melatih serta menggembleng para pemainnya adalah di rumah Manaf Sofiano, Kampoeng Djawa. Tetapi kadang-kadang Bung Karno menggunakan tempat latihan di rumah Demang Karim yang terletak di Berkas. Sedang untuk persiapan lakon Si Ketjil, Bung Karno melatihnya di rumahnya sendiri.
Bung Karno juga sangat teliti dalam urusan yang kecil-kecil, termasuk memeriksa kenyamanan dan keamanan lantai panggung yang akan digunakan oleh para pemain – seperti memeriksa kalau ada paku-paku yang membahayakan. Demikian cerita dari Pak Rustam Effendi meneruskan cerita dari ayahnya, Bachtiar Karim.
Kesuksesan pertunjukan Monte Carlo ternyata tidak hanya berimbas pada kesejahteran bagi para pemainnya saja, tetapi juga berimbas pada yang lainnya. Karena sebagian dari hasil pertunjukannya ternyata diamalkan untuk kepentingan sosial.
Sebagai pemimpin sandiwara toneel Monte Carlo yang sudah berpengalaman, Bung Karno menyadari, bahwa musik memegang peranan yang sangat penting. Tanpa illustrasi musik, pertunjukan seni jenis apapun takkan pernah berhasil – sukses. Oleh karenanya, dalam hal penataan musik, Bung Karno mempercayakan penuh kepada Manaf Sofiano yang memang piawai dalam memainkan alat musik piano maupun saxofon. Bahkan Manaf Sofiano dipercaya oleh Bung Karno sebagai bendaharanya.
Disamping itu, rupanya, Manaf Sofiano tidak hanya memegang jabatan sebagai bendahara dan penata musik saja, tetapi juga diberi peran utama oleh Bung Karno. Bahkan diantara para pemain Monte Carlo yang dianggap terbaik oleh Bung Karno adalah Manaf Sofiano. Dan Bung Karno dengan jujur telah memujinya sebagai seorang primadonna dalam pertunjukan Monte Carlo (Cindy Adams, 1966:206).
Kepiawaian Bung Karno sebagai produser – pimpinan sandiwara Monte Carlo boleh dibilang cukup mengagumkan – dan tentu saja membutuhkan pekerjaan yang rumit. Mulai dari merancang – menulis naskah – mencari pemain – menyeleksi pemain – membagi peran – merancang tonil – menyiapkan kain – melukis layar – menyiapkan properti – menyiapkan spanduk – penyebaran pamlet – percetakan – menyiapkan promosi dengan kendaraan keliling – menyiapkan tempat pentas – menyiapkan dana produksi – menyiapkan tiket – karcis – mengundang penonton – membuat jadual latihan – gladi resik hingga jadual pementasan, dan lain-lain – semua berada dibawah tanggungjawab dan pengawasan Bung Karno.
Di Bengkulu, Inggit juga melakukan pekerjaan yang sam ketika di Endeh, yaitu sebagai penata rias. Bung Karno memilih Hanafi dan M. Zahari Thanie, serta Sjoufi, untuk memeran tokoh-tokoh perempuan dalam lakon-lakon pertunjukannya. Belakangan nama Hanafi ditambah dua huruf setelah bergabung dan menjadi orang dekat Bung Karno, sehingga namanya menjadi A.M. Hanafi – A.M adalah kepanjangan dari Anak Marhen. Bahkan setelah Bung Karno menjadi Presiden RI, A.M. Hanafi pun mendapat posisi yang tinggi, yaitu diangkat sebagai Duta Besar untuk Kuba. Resminya, A.M. Hanafi dilantik sebagai duta besar berkuasa penuh R.I untuk Republik Kuba di Havana pada tanggal 19 Desember 1963 (A.M. Hanafi, 1996: 22).
Sebagai sutradara, Bung Karno yang punya waktu luang banyak tentu saja akan melakukan pekerjaannya dengan serius. Dengan kata lain, Bung Karno jelas memberikan latihan – gemblengan terhadap para pemainnya. Dan tentu saja, sebelumnya Bung Karno telah melakukan seleksi para pemainnya untuk menentukan peran yang dengan tokohnya. Selanjutnya Bung Karno menyiapkan jadwal dan tempat latihannya, gladi resik, hingga persiapan pementasannya. Menurut narasumber, Bung Karno membutuhkan waktu latihan dua hingga tiga mingguan. Waktu latihan biasanya pada sore hari dan kadang malam hari.
Jauh hari sebelum pertunjukan, Bung Karno sudah menyebarkan pamflet yang promosinya sangat memikat para pembacanya. Isi pamfletnya selain mengundang rasa penasaran, juga memberikan informasi menarik serta menyertakan harga karcis – tiket tanda masuk.
Kemudian pada sore hari menjelang pertunjukannya, Bung Karno mengadakan programa keliling, yaitu mengarak para pemain yang akan tampil nanti malam – berkeliling kota Bengkulu dengan menyewa mobil.
Disamping, menyewa mobil untuk mengarak para pemain, Bung Karno juga menyewa gedung tempat pertunjukannya, yaitu gedung bioskop Royal Cinema dengan cara mengangsur (menyicil).
Sebagai seorang pemimpin yang memiliki proyeksi – pandangan jauh kedepan, Bung Karno juga amat menyadari arti pentingnya sebuah dokumen – arsip sebagai saksi bisu yang suatu saat akan bisa berbicara banyak tentang masa lampaunya. Oleh karenanya, Bung Karno menyimpan berbagai dokumen – arsip, terutama yang berkaitan dengan sandiwara toneel Monte Carlo. Beberapa dokumen berupa gambar – photo yang tersisa sebagian masih dapat dilihat di Museum – Rumah Kediaman Bung Karno yang terletak di Anggut Atas Kota Bengkulu.
Pada acara pertunjukan, Bung Karno tidak menempatkan diri dibelakang layar, seperti halnya yang biasa dilakukan oleh para sutradara pada pertunjukan sandiwara Kethoprak maupun Ludrug. Sebaliknya, Bung Karno justru duduk di kursi barisan depan sejajar dengan para pembesar Belanda, elite pribumi, pengusaha – saudagar – orang-orang Tionghoa yang biasanya mengambil karcis loge de luxe (tempat duduk VIP).

1b)Bung Karno Dengan Pimpinan Negara Sahabat

A.Mao Tse Tung

B.Presiden Ho chi Minh Vietnam

C.Presiden Tiongkok Lie Siau Chi

d.Presiden Kennedy

e.Presiden Fidel Castro

2)Bung karno dalam acara kenegaraan

(1) KONPERENSI ASIA AFRIKA BANDUNG 1955

3)Bung Karno dengan Keluarga

3)Bung Karno dengan Rakyat Indonesia

4)Foto Profile dan Jenis lain Dari Bung Karno 

Frame tiga :Koleksi Buku Antik Bung Karno

                          

                         

        The Indonesian Independence proclamator and the first indonesia president”

SHOWCASE  THREE: VINTAGE BUNG KARNO BOOKS COLLECTIONS

1. CIKINI AFFAIR BOOK 1958

2. BUNG KARNO VISIT USA

 

3.BUKU KUNJUNGAN PRESIDEN TIONGKOK KE INDONESIA

4.Buku Kunjungan bung Karno Ke Tiongkok

4.BUNG KARNO DAN  SENI

5.WAWANCARA IMAJINER  DENGAN BUNG KARNO

SHOWCASE FOUR : THE PICTURE OF BUNG KARNO CERAMIC  ARTWORK

COLLECTIONS

SHOWCASE FIVE :THE PICTURE OF BUNG KARNO PAINTERS ARTWORK COLLECTIONS

SHOWCASE SIX:THE BUNG KARNO  KRIS AND OTHER AMULET COLLECTIONS

              

SHOWCASE  KETUJUH (SEVEN): KOLEKSI YANG SUDAH DITAMPILKAN DALAM WEB BLOG hhtp://www.iwansuwandy.wordpress.com

KATA PENGANTAR

Saya memberanikan diri membangun sebuah museum dunia maya atau cybermusuem KOLEKSI BUNG KARNO   khusus untuk seluruh rakyat Indonesia dan pecinta Bung Karno dimanapun ia berada , dengan penuh kesadaran atas keterbatasan saya yang hanya seorang pensiunan dokter, petualang dan kolektor benda unik serta informasi terkait lainnya yang tentunya bukan pakar dan ahli dibidang museum dunia maya , tetapi berandalkan  tekad  yang bulat dan pengalaman sebagai kolektor senior yang banyak membaca literatur terkait bidangnya menyusun tulisan dan illustrasi ini berdasarkan koleksi yang sudah dihimpun hampir lima puluh tahun dengan maksud dan tujuan agar informasi tentang koleksi Bung karno pribadi dan koleksi unik terkait Bung Karno dapat di ketahui oleh rakyat Indonesia terutama  generasi penerus  secara gratis, oleh karena itu saya perlu dukungan moriel ( semangat)  dan matriel (dana operasional untuk consultan profesional) , maka besar harapan saya seluruh kolektor Indonesia untuk mendukung proposal musuem dunia maya  ini liwat  komentar, dan dukungan sponsor dari pencinta Bung Karno seperti yaysan BK, Metro Tv , Penerbit PT Gramedia dan sebagainya.karena informasi yang ada saat saya eksplorasi dengan google di Internet masih sangat terbatas.

Saya sadar cybermuseum  ini dibuat dengan pengantar  bahasa Indonesia karena sesuai arahan proklamator dan presiden Republik Indonesia pertama yang lebih senang di sebut sebagai Bung Karno agar kita harus berdikari dan bangga dengan bangsa kita sendiri yang termasuk bangsa besar yang jumlah penduduknya nomor tiga didunia setelah Tiongkok dan India. Pecinta Bung Karno dari  bangsa asing sepantasnya mengenal bahasa Indonesia agar dapat meresapi tulisan ini karena banyak istilah yang sangat sulit untuk diterjemahkan kebahasa asing seperti Inggris, Jerman, spanyol atau Belanda, untuk itu penulis memohon maaf yang sebasar-besarnya,juga atas kekeliruan dan kekurangan yang masih ada dalam tulisan ini, masukan sangat diperlukan agar tulisan elektronik ini dpat disempurnakan pada edisi mendatang.lihatlah poster Bung Karno yang sangat kharismatik INGAT!!*001

                                                    *001

Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh teman-teman yang tidak dapat dituliskan namanya satu persatu ,terutama Pak  Herry Hutabarat, Pak Sofyan lampung,almarhum guru saya Frater Servaas dan almarhum Prof.Suparlan yang telah memberikan masukan ide untuk mengumpulkan koleksi serta informasi yang unik dan langka bagi generasi penerus.terimakasih juga kepada Pak Ali Baswedan yang telah menyokong terbitnya buku elektronik ini dan berkean memberikan tambahan informasi untuk Bab khusus tambahan KOLEKSI PUSAKA BUNG KARNO

_________________________________________________________________________________________________________________

KOMENTAR ALI BASWEDAN DALAM BLOG iwansuwandy.wordpress.com

Gagasan e-book tentang Bung Karno harus dilanjutkan. Sebab upaya Bapak itu bagian dari mencerdaskan bangsa. Selain itu, memperkaya khasanah tentang Bung Karno. Apa yang salah?
Kalau boleh saya urun rembuk, tentang BAB KOLEKSI PRIBADI BUNG KARNO, perlu ditambahkan KOLEKSI BENDA PUSAKA tokoh Proklamator itu. Ini bukan persoalan mistik. Benda-benda pusaka itu bagian dari sejarah panjang bangsa kita. Misalnya, Bung Karno pernah menerima pusaka Kanjeng Kiai Lepet dari PB X, berupa pedang yang dibuat pada masa pemerintahan PB IV. Benda-benda pusaka yang dimiliki Bung Karno pernah dimuat secara detail di Majalah KERIS, no: 1, tahun I, 15 feb – 16 Maret 2007. Dengan ikhlas saya bersedia memberikan copy majalah itu (berupa PDF) kalau berkenan.

Ali Baswedan

__________________________________________________________________________________________________________________

 dukungan komentar diatas memberikan info bahwa pedang pusaka yang selalyu dibawa Bung Karno dibuat pada masa Pakubuwono IV, cerita lengkap akan di tampilkan setelah Pak Baswedan mengirmkan copy majalalah tersebut. saya memiliki foto pedang pusaka tersebut *003 dan *004

*003 *004.

Saya sangat gembira atas sokongan para kolektor Indonesia lainnya, lihat facebook saya iwansuwandy untuk tambahan informasi baru dan sokongan anda semua* 005

=========================================================================

*5 CUPLIKAN DARI FACE BOOK

video dari Yayasan Bung Karno tetang pertemuan Bung Karno dengan Nehru India dan Nasser Mesir, saya sedang meminta sponsorship dan izin memanfaatkan buku terbitan Yayasan Bung Karno lama era Guntur sukarno

Pas kebetulan lagi bongkar-bongkar file di PC, ketemu slide show ini. Daripada dibuang lebih baik ditaruh di FB. Mudah-mudahan bermanfaat.
Length:4:04
 
Wednesday at 5:55pm · · · · Share
Iwan Suwandy
terima kasi atas dukungannya,semoga yayasan Bung Karno bekenan menjadi sponsor proposak buku elektronik B ung Karno saya,dan mengizinkan koleksi yayasan BK di tampilkan dalam e-book tersbtu. ayo kolektor In donsia pencintai B ung kirimkan dukungan anda dalm komentra ini terima kasih.
4 hours ago · ·
Iwan Suwandy

Iwan Suwandy thanks for support me to writte e-book of Bung Karno Collection in Indonesia language Koleksi Bung Karno, I need million support .

 

bung karno poster collection during PEMILU,MORE INFO CLICK MY INTERENET BLOG iwansuwand.wordpress.com
 
Wednesday at 5:44pm · · · · Share
Fikri Alamoudi
WHAT A GREAT JOB,, Mr.Dr.IWAN,,.. I LIKE HIS CHARACTER, SINCE I WAS A CHILD,,..
 Foto Bung Karno dan Mao dikirim oleh teman saya
=====================================================================================

 agar saya segera dapat mengirimkan surat resmi kepada Ketua Yayasan Bung Karno untuk memeperoleh izi memanfaatkan informasi mereka dalam MUSEUM DUNIAMAYA KOLEKSI BUNG KARNO  ini, dan apabila ada sponsor mungkin saya akan mengubah dari Premium E-BOOK  menjadi Free CYBER MUSEUM , silahkan kirim komentar sokongan terhadap gagasan  ini liwat blog internet dan facebook saya dengan nama yang sama iwansuwandy. 

_____________________________________________________________________________________________________________

SETELAH MENKOMPILASI SELURUH INFORMASI KOLEKSI BUNG KARNO YANG ADA, TERNYATA JUMLAHNYA SANGAT BANYAK, SEHINGGA PERLU DIBUAT SUATU BLOG TERSENDIRI DENGAN NAMA BUNGKARNO-IWAN.WORDPRESS.COM, JUDULNYA AKAN DITETAPKAN OLEH TIM DAN Dr IWAN S, TENTUNYA BILA ADA SPONSOR UNTUK BIAYA OPERASIONAL,PARA SPONSOR HARAP MENGHUBUNGI SAYA LIWAT COMMENT DAN EDITOR BLOG INI AKAN MENGHUBUNGI PARA SPONSOR UNTUK KEPERLUAN ADMINISTRATIF LEBIH LANJUT,BERITA LIHAT RUBRIK TERSENDIRI TENTANG DUKUNGAN DAN SPONSOR KOLEKSI BUNG KARNO.  APABILA TIDAK ADA SPONSOR TERPAKSA INFORMASI DAN ILLUSTRASI DIBATASI SEBAGAI BAGIAN DARI PROPOSAL INI.hARAP PARA TEMAN-TEMAN KOLEKTOR MAKLUM ATAS KETERBATASAN SAYA YANG BEKERJA SEORANG DIRI DAN KURANG PROFESIONAL.

Selanjutnya bacalah Catatan saya tentang pribadi Bung Karno dan Koleksi pribadi Bung Karno sebagai  Pengantar buku elektronik  yang saat ini telah saya tingkatkan jadi MUSEUM DUNIAMAYA CYBERMUSEUM KOLSI BUNG KARNO  karena sangat banyak dukungan dan klik.dari pecinta Bung Karno.

Para teman-teman yang ingin melihat kolesi pribadi Dr Iwan yang terkait Bung Karno, silahkan melihat di msueum dunia Maya Dr Iwan , klik hhtp//www.Driwancbermuseum.wordpress.com. terima kasih atas perhatiannya.

Jakarta  ,Juli 2010

Dr IWAN S

PS Apabila sudah banyak komentar dukungan dan ada sponsor yang lambangnya  akan di catumkan dalam proposal ini, maka secara bertahap daftar koleksi dan illustrasi akan diinstall dalam proposal buku elektr0nik ini,oleh karena itu kirimkan segera dukungan dan sponsor anda liwat komentar di Blog ini dan Facebook saya. terima kasih atas dukungan dan sponsorshipnya.

_____________________________________________________________________________

 CATATAN Dr IWAN S TENTANG KOLEKSI BUNG KARNO

1. Kesan-Kesan Dr  IWAN S TENTANG BUNG KARNO

 saya dilahirkan dan dibesarkan di Tanah Minangkabau sumatera Tengah dulunya sekarang Sumatera barat, sehingga tokoh proklamator yang lebih dikenal adalah Bung Hatta,lihat foto kunjungan Bung Hatta ke Padang  tahun 1977 dismabut gubernur SUMBAR Haroen Zein dan Walikotanya Achiroel Yahya *005a foto ini karya Indra Sanusi dan sudah diberikan izin pengunaannya.

*005a

  . Bung Karno pertama kali saya lihat tahun 1955 saat berkampanye dilapangan Tugu didepan SMA Don Bosco, saat ini  didepan Pengadilan negeri Padang yang sekarang sudah dibangun Museum Kota Padang, beliau berada diatas panggung tenda terpal persis saat itu saya sekolah di SD Andreas yang lokasinya disamping SMA Don Bosco ,kelas lima SD, kami beramai-ramai murid SD melihat Bung Karno pidoto,  beliau sangat pandai mempengaruhi semangat pendengar dengan jel jel Merdeka nya,sekali Merdeka Tetap merdeka tetapi apa yang dikatan beliau pupus dari ingatan saya.Saya telah banyak membaca literatur terkait beliau,sehingga saya mengerti bagaimana besarnya cinta Bung karno terhadap seni,sehingga beliau sering bertemu dengan seniman seperti seniman pelukis seperti Affandi, Basuki Abdullah,Dezentje,Le Man Fong,Henk Ngantung,Hendra Gunawan dan Sudjono, malah Henk Ngantung dipercayai menjadi Gubernur DKI tahun 1964*005aa

*005aa henk dan lukisannya pasar Jakarta.

, sayang beberapa dari pelukis tersebut ikut lembaga kesenian PKI(LEKRA)  sehingga hidup mereka sangat sengsara pada masa orde baru( Saya juga mengumpulkan koleksi masa Pak Harto,nanti kan saya tulis buku elektronik pada saat yang tepat).profil para pelukis senior tersebut umumnya saya kenal setelah melihat beberapa foto Bung Karno dengan mereka di istana Merdeka saat menyusun koleksi istana tersebut, juga difoto rumah Bung Karno pertama di jalan Pegangsaan didalam rumah tahun 1945 saat wawancara dengan wartawan terlihat lukisan Basuki Abdullah pantai Ternate berdasar lukisan cair air Bung Karno didinding dan disampingnya dipajang lukisan Fatmawati yang juga dilukis Basuki Abdullah yang sudah ada sejak masa revolusi kemerdekaan *002

                         *002

Saya masih menyimpan tulisan Bung Karno tahun 1942 saat tentara Dai nippon baru membebaskan beliau dari Bengkulu ke Sumatera Barat dalam bentuk kliping,tidak jelas dari majalah mana, selain itu juga teman saya memberikan sebuah cetakan surat pribadi Bung Karno kepada para prajurit yang bertugas diperbatasan saat Konfrontasi Malaysia saat Hari raya Lebaran yang menurut informasi surat itu berada dalam bingkisan dari Bung Karno kepada prajurit tersbut,sungguh besar perhatian beliu kepada para para prajurit pejuang, pada saat masa perang kemerdekaan pernah ditenirt almanak dengan gambar bungakarno tahun 1946 dengan berbagai promosi perjuangan yang saat itu sangat riskan untuk memilikinya karena dapat ditangkap Belanda ,sungguh istimewa saya memiliki koleksi almanak perjuangan tersebut, juga kartupos peringatan satu tahun medreda 17 agustus 1946 *002asayang tidak memakai gambar profile Bung Karno tetapi merupakan temuan saya yang sangat spektakuler,begitu juga dengan berbagai koleksi lain yang dapat dilihat dan dibaca pada bab berikutnya.

*002a

Pada saat Sumatera Barat bergolak terhadap pemrintahan Pusat tahun 1957, istilah versi dari PRRI yang dipimhan Ahmad Husein dan Sjaruddin Prawira Negara (koleksi pribadi saya tentang  PRRI akan diteritkan pada masa mendatang) dan versi Pusat disebut pembrontak, Bung Karno pamornya sangat menurun dimata Rakyat Sumatera Barat, sehingga banyak arsip beliau dimusnahkan, tetapi sebagian telah saya selamatkan dan tersimpan rapi saat ini, apalagi ketika terjadinya peristiwa G30PKI 1965, masih terbayang saat Pak Harto Mengambil alih kekuasan dan saat beliau dilantik *002b dengan pidato yang sangat sederhana yang berbeda dengan pidato Bung Karno yang lebih kharismatik.

Saya melihat Bung Karno kedua kalinya dan terakhir pada saat beliau berpidato dalam upacara pembukaan Pekan Olah Raga  Nasional(PON) di Bandung tahun 1961, saya peserta PON cabang Tennis Lapangan, beliau sangat kharismatik, saya masih ingat sebelum mulai berpidato, Bung Karno meminta peserta dan penonton agar diam, beliau berkata Saya minta supaya Diam sebelum saya mengucapkan kata pembukaan, kemudian beliu menghardik dengan suara mengeleganr sebanyak lima kali DIAM!!! DIAM!!!DIAM!!! DAIM!!!DIAM!!! saya sungguh terpeosna akhirnya semuanya diam, tapi saya lupa apa yang beliau katakan, karena itu saya berusaha memiliki koleksi buku pidato Bung Karno,dan yang paling langka adalah terbitan tahun 1954 tentan Pindato-pidato Bung Karno dari 17 agustus 1945 sampai 17 agust 1954, banyak dari pidato tersebut tidak pernah diterbitkan,mungkin atas alasan politik, juga kata sambutan Bung Karno pada saat peringatan enam bulan Merdeka dalam Buku khusus terbiitan Harian Merdeka dengan judul Merdeka dengan illustrasi sampul depan KEPALAN BERWARNA MERAH DENGAN TULISAN MERDEKA*002c

 buku ini  sangat historik dan langka. Tahun 2009 saya kembali menemukan buku langka  yang berhubungan dengan pidato Bung Karno saat har Kemerdekaan RI dari proklamasi 1945 sampai 1954 oleh Kementerian Penerangan RI bagian dokumentasi dengan judul  8  x 17 Agustus, karena dalam Bunku Bung Karno Dibawah Bendera Revolusi jilid kedua tidak dicantumkan pidato Bung Karno saat proklamsi kemerdekaan tujuh belas Agustus 1945, apa sebabnya slah dikomentari didalam hati pembaca  sendiri karena dapat menimb ulkan polemik dan diskusi yang tidak akan selesai, ini adalah fakta sejarah , yah diendapkan saja dalam memori anda, silahkan baca bersama dengan bab buku Dibawah Bendera Revolusi Jilid kedua .  

Saya hanya menyampaikan kesan yang sebenarnya berada dalam pikiran saya, tentanh hal lain sebaiknya saya tanpa komentar karena berbagai alasan, tetapi yang pasi bilau adalah proklamator,bapak bangsa  yang sangat kharismatik,energik, dan memiliki koleksi Bung Karno merupakan suatu Kebanggaan tersendiri,saya usulkan Yayasan Bung Karno mendirikan suatu museum yang megah untuk peringatan bagi Bung Karno dan saya bersedia menyumbangkan seluruh koleksi saya kepada museum tersebut ,tentunya harus berisi lengka[p baik sisi terang maupun gelap dari Beliau,kita menyadari mana ada manusia yang sempurna,tetapi yang jelas beliau telah memerdekakan Bangsa Indonesian yang sama-sama kita cintai.

2.KOLEKSI PRIBADI BUNG KARNO

Koleksi Pribadi Bung Karno tentunya masih berada pada Yayasan Bung Karno yang tahun 1979 dengan ketua putra pertama Bung Karno ,Guntur Sukarno, lihat illustrasi  Kata Pengantar Ketua Yayasan Bung Karno PADA BUKU BUNG KARNO & SENI  edisi pertama,terbitan Yayasan Bung Karno,Jakarta 1979,semoga yaysan tersebut tidak keberatan ditampilkan dalam buku elektronik ini.sebelumnya terimakasih Bung Guntur.(apabila sesudah satu bulan info ini ditayangkan tidak ada tegoran,maka illustrasi akan ditampilkan). Apabila ada izin,mungkin sebagian foto yang di close up dengan ukuran  lebih kuang 30% aslinya akan ditampilkan juga. Apabila tidak diizinkan terpaksa anggota melihatnya langsung pada buku aslinya atau dapat melihat diperpustakaan club.

 Dalam buku aslinya  berisi Prawacana Penyusun Soedarmadji J.H. Damais dan para penulis Sitor Situmorang,Wiyoso Yudoseputro dan sudarmadji.Samburtan Ketua Yayasan Bung Karno Guntur Sukarno,Sambutan Ketua Dewan Kesenian Jakarta Ajip Rosidi,Kata sambutan wakil PresideRepublik Indonesia Adam Malik,Kata Sambutan Menteri Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia Surono , Kata sambutan Kepala  daerak Khusus Ibukota Jakarta Tjokropranolo, Bung Karno Dan Seniman olh Sitor Situmorang, Bung Karno Dengan seni Oleh Wiyoso Yudoseputro, Bung Karno  Dengan Seni Rupa Oleh Sudarmaji, Daftar Benda Benda Pameran, Kepustakaan Pilihan , Ucapan terima Kasih.

Dalam era ketua Yayasan Bung Karno Bapak Guruh Sukarno Putra, ada sebuah video koleksi foto Bung karno yang sangat penting dilestarikan, beberapa foto tersebut ada dalam koleksi saya pribadi seperti foto kunjungan Bung Karno ke Amerika serikat.*002d bung Karno dan Guntur di Dyasney land naik kereta.

*002d

Saya sangat berharap agar koleksi yayasan Bung Karno ini dapat dizinkan untuk di tampilkan dalam buku elektronik ini dan mungkin nantinya berkemband menjadi suatu blog tersendiri dengan nama museum duniamaya koleksi Bung Karno dan juga dalam bahasa inggris CYBER MUSEUM BUNG KARNO’S COLLECTIONS , saya telah meng add video koleksi foto Bung Karno era Bapak Guruh , karena tidak dicantumkan hak cipta ,mohon maaf jika yayasan BK tidak berkenan, maka video tersebut dengan segera saya hapus, sebagai bahan pertimbangan Bung Karno tidak hanya milik yayasan Bung Karno dan keluarga Besar tetapi milik seluruh bangsa Indonesia dan dunia jadi termasuk barang pusaka dunia atau World Heritage jadi tidak dapat dijadikan Hak Cipta seseorang atau kelompok, saya saran UNESCO juga berkenan menjadi sponsor dalam melestarikan warisan Budaya Bangsa dunia ini.

3. KOLEKSI PUSAKA BUNG KARNO

1)Koleksi benda-benda Pusaka milik Bung karno, berdsarakan majalah lama milik teman saya bapak Ali Baswedan yang disumbangkan secara gratis untuk dimuat dalam buku elektronik KOLEKSI BUNG KARNO*TP-001.(sampai saat ini belum dikirimkan via e-mail dr Iwan s)

2) Photo Keris pusaka Bung Karno: a)*ill KP-002 pada masa perang Kemerdekaan Ri 1945-1950 ternyata berbentuk Keris.(dimana benda ini berada sekarang?)

 *KP002

 dan b)* ill TP-003 beberapa foto Tongkat pusaka Bung Karno pada masa Orde Lama 1951-1965, apabila diperhatikan dengan saksama ternyata ada dua jenis

 

Dimanakah benda pusaka keris dan kedua jenis tongkat pusaka Bung KARNO tersebut diatas? perlu diteliti lebih lanjut yang merupakan PR Yayasan Bung Karno atau para pakar sejarah Indonesia  dan ini merupakan informasi pertama di dunia maya berdasarkan fot0 asli BUNG KASRNO yang diclose up , bagaimana manakjubkan bukan !!!!!

4.. KOLEKSI PRIBADI Dr IWAN S TERKAIT  BUNG KARNO

Secara kronologis akan saya informasikan perkembangan koleksi pribadi saya terkait bung Karno, tulisan ini akan saya tampilan secara bertahap disertai ilkustrasi, satu persatu menunggu komentar baik dari yaysan Bung Karno,keluarga besar mantan Presiden RI Ibu Megawati Sukarno Putri dan keluarga besar Bung Karno,serta para kolektor pencinta Bung Karno, harap setiap inifo dibaca dan dilihat dengan saksama,bila tidak berkenan harap kirim komentar via comment dan bila disetujui akan saya hapus dari tayangan, saya sadar berbicara teng Bapak bangsa  dan Proklamator itu sangat peka, makanya saya sang hati-hati, mohon komentar dan koreksi apakah buku elektronok ini perlu diteruskan atau dihentikan,saya sangat menunggu komentar, bila tidak segera saya hilangkan dari tayangan,bila ya mari sokong saya dengan komentar anda.terima kasih.Saya belum pernah lihat tayangan pribadi seperti ini di dalam maupun luar negeri. ok segara kirim komentar.

BAB SATU : KOLEKSI PRIBADI MILIK  BUNG KARNO(YAYASAN BUNG KARNO DAN KELUARGA BESAR BUNG KARNO dalam buku BUNG KARNO DAN SENI  TERBITAN PERTAMA YAYASAN BUNGKARNO KETUA GNTUR SUKARNO TAHUN 1979 (  dengan izin dari pemilik-masih menunggu perseutjuan, e-mail sudah dikirimkan belum ada jawaban sampai saat ini)

I. KOLEKSI SENILUKIS,PATUNG DAN KERAMIK

II.KOLEKSI SENI BATIK,UKIR DAN WAYANG

III. KOLEKSI  SENI BANGUNAN,MONUMEN DAN TATA KOTA

BAB DUA    KOLEKSI PRIBADI Dr IWAN S  TERKAIT DENGAN BUNG KARNO

I.KOLEKSI  BUKU DAN DOKUMEN BUNG KARNO (KOLEKSI PRIBADI Dr IWAN S)

1 MASA SEBELUM PERANG DUNIA KEDUA

1).BUKU KARANGAN BUNG KARNO DIBAWAH BENDERA REVOLUSI  JILID I TAHUN 1961 , YANG BEBERAPA ILLUSTRASI DAPT DILIHAT DIBAWAH INI

*BR1-001 KULIT DEPAN

*BR1-001

*BR1-002 gambar asli dalam buku Dibawah Bendera Revolusi jidid satu halaman depan,bila diperhatikan close upnya dengan saksama ternyata Bung Karno memiliki tahi lalat diaats bibir kiri,pantas jago sebagai orator.foto ini dibuat saatBung Karno   lulus sekolah HBS.

*BR1-002

2. MASA PENDUDUKAN JEPANG 1942-1945

1)KLIPING TULISAN BUNG KARNO SAAT DIBEBASKAN TENTARA PENDUDUKAN JEPANG DARI BENGKULU KE SUAMTERA BARAT

2) MAJALLAH PANDJI POESTAKA, nO. 19 , TERBITAN  KOKOEMIN TOSJOKJOKOE (PENERBITAN NASIONAL)  BALAI POESTAKA JAKARTA,15 AGOESTOES 2602(1942) TAHOEN XX HAL 652-653.

hal 652  JUDUL RUBRIK PERAJAAN MIRADJ isinya antara lain :

 ” Malam minggoe jl mesdjid  Kwitang penoeh dengan oemat Islam yang ingin toeroet merajakan  hari Mi’radj Nabi Besar kita Moehammad s.a.w.  dari kalangan oelama  ada terdengar chotbah  yang berharga malam itu.  Poen Ir  Sukarno ada djoega hadir  pada malam itoe  dan toroet memberikan pemandangan.”

hal 653  berisi berita : “Komite perajaan itoe (Mi’rajd )  serta Pergerakan Tiga A tjabang Djakarta. Foto  Oemat berdoejoen-doejoen membandjiri Keboen Binatang  terlihat didepan rombongan Bung Karno * 005

dan foto Ir soekarno lagi berchotbah dengan penoeh semangat dalam perajaan Mi’radj di Keboen Binatang*006

 *005                                                                                         

  *006

(Kebun binatang yang dimaksud adalah kebun binatang yang didirikan oleh pelukis Raden Saleh dibelakang Rumah Pribadinya-saat ini jadi rumah sakit Cikini dan kebun binatang berada   dijalan Cikini Raya Jakarta Pusat, saat ini sudah dipindahkan keluar kota Pasar Minggu dan di tempat tersebut didirikan Taman Ismael Marzuki.-Dr Iwan )

3) FOTO ANGGOTA CHUO  SANGI IN  BADAN PERTIMBANGAN CIPTAAN PEMERINTAHAN PENDUDUKAN JEPANG , ADA DUA KOLEKSI PERTAMA DARI MASA PENDUDUKAN JEPANG   *DN001 DAN DARI BUKU KARANGAN IBU FATMAWATI Bung karno  diurutan sudak kanan bawah dna diatas foto ayahnay presiden Abdul Rahman Wahid, Wahid Hasyim.*DN002

*DN001

*DN002

4)FOTO BUNG KARNO DENGAN JENDRAL TOYO DI JEPANG *DN OO3 (Kejujuran Saudara Tua,majalah Tempo,13 Desember   1986,hal 20)

*DN003

5) INFORMASI PERTEMUAN BUNG KARNO DENGAN MAHASISWA SOEJATMIKO,SOEDARPO DAN SOEBADIO DIRUMAH BELIAU  PADA TAHUN 1943TANPA ILLUSTRASI *DN004( Soedjatmiko,Pilihan Dan peluang revolusi Indonesia setelah 45 tahun .Beberapa refleksi pribadi,Sejarah Pemikiran,Rekonstruki ,Persepsi no 1. MSI & GRamedia Pustaka Umum Jakarta 1991)

6) foto Bung Karno Ikut latihan Militer Tentara Pendudukan Jepang dalam majallah bahasa Belanda  ( Mr Mas slamet,Japamsche Intrigues,Buijten $Schipperhijn,Amsterdam,26 januari 1946,ex perpustakaan Biara Padua Tjitjurug,saat ini koleksi pribadi Dr IWAN S):

(1) foto illustrasi buku halaman  9, Bung Karno belajar hormat senjata kepada prajurit Dai Nippon *DN005

*DN005

(2) Foto illustrasi buku halaman 10, BungKarno belajar menembaksenapan karaben kepada tenetara Dai Nippon*DN006

*DN006

7) foto klipping karangan Bung Karno Judul Djawa Senotai! *o12 dan  foto lain dalam buku fatmawati anatara lain Foto Bung Karno berpidato  di Gang Kenari Djakarta *DN008 , Foto Bung Karno dan pemimpin pemerinatahan pendudukan Jepang Gunseikan *DN009, Bung Karno dan romusha *DN0010, Foto Bung Karno dan Ibu Fatmawati ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan dalam sebuah pertunjukan sandiwara “Fadjar Telah Menjinsing” dalam rangka memperinagti berdirinya Perserikatan Oesaha Sandiweara Jawa*DN 011,Foto Bung Karno Menyambut adanya Janji kemerdekaan dikemudian hari bersama pemuda-pemudi Djakarta *DN012, foto surat kabar Asia Raya  mengenai Indonesia Merdeka ,Kemerdekaan kemoedian didjanjikan Dai Nippon Taikoku*DN013, dan Foto Ibu Fatmawati menjahit bendera pusaka Merah Putih *DN014 ,Foto Bung Karno memimpin kerja bakti bersama para Romusha didaerah banten *DN015   ( buku  Bunga  rampai ?Karangan Ibu Fatmawati,kulit buku sudah hilang sehingga  info tak lengkap)

8)Dokumen asli Anggota Tjoeoe Sangi -In 2603(1943)*DN TSI001 dan oo2

 *DNTSI

(1) lembar pertama  foto Bung Karno sebagai Ketua *DN 016 dibagian tengah

*DN016

 dan 20 foto anggota di pingir dokumen *020  dan Dr Boentara *DN017 serta  dua puluh  anggota (nomor 21 -40) *DN018, serta tokoh terkenal BUng Hatta sebagai anggota no tiga puluh * DN019, Oto Iskandar Dinata no  tiga delapan*020, Profesor Hoesaein Djajadiningrat no anggota tiga *021 dan Wachid Hasyim (ayah alm Gus Dur) anggota nomor enam belas *022

(2) lembaran kedua foto dua orang wakil Ketua KOesoemo Oetojo *DN023

(3) VIDEO EIGAKU KAISHA, SIDANG TJUA SIANGI-IN KE IV. *DN 024 SAMPAI DN 034

3. MASA PERANG KEMERDEKAAN 1945-1950

                                             

 1) Pidato Presiden Soekarno Dalam mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Pada Tanggal 17 Agustus 1945 (8X17 Agustus,bag.dokumentasi,Kementrian Penerangan RI,Jakarta,Stensilan Asli,1954), bukuDBR jilid dua tidak dicantumkan.Sesuai dengan ejaan aslinya :  Saudara-saudara sekalian! Saja telah minta saudara-saudara hadir disini untuk menjaksikan satu peristiwa maha-penting dalam sedjarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berdjoang,untuk kemerdekaan tanah air kita.Bahkan telah beratus-ratus tahun! Gelombangnja aksi kita untuk mentjapai kemerdekaan kita itu ada naiknja dan ada turunnja,tetapi djiwa jita tetap menudju kearah tjita-tjita. Djuga didalam djaman Djepang,usaha kita untuk mentjapai kemerdekaan-nasional tidak berhenti-berhenti. Di dalam djaman Djepang ini,tampaknja sadja kita menjandarkan diri kepada mereka.Tetapi pada hakekatnja , tetap kita menjusun tenaga kita sendiri,tetap kita pertjaja kepada kekuatan sendiri. Sekarang tibalah saatnj kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air kita didalam tangan kita sendiri.Hanja bangsa jang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri,akan dapat berdiri dengan kuatnja. Maka kami,tadi malam telah mengadakan musjawarat dengan pemuka-pemuka rakjat Indonesia, dari seluruh Indonesia. Permusjawaratan itu seia-sekata berpendapat,bahwa sekaranglah datang saatnja untuk menjatakan kemerdekaan kita. Saudara-saudara! Dengan ini kami menjatakan kebulatan tekad itu.Dengarkanlah proklamasi kami : PROKLAMASI. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan KEMERDEKAAN INDONESIA.  Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Djakarta ,17 Agustus 05 ,Atas nama bangsa Indonesia SOEKARNO-HATTA. Demikianlah,saudara-saudara! Kita sekarang telah merdeka! Tidak ada satu ikatan lagi jang mengikat tanah air kita dan bangsa kita! Mulai saat ini kita menjusun Negara kita! Negara Merdeka, Negara Republik Indonesia- merdeka kekal dan abadi.Insja Allah,Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu!

( Pidato ini diketik tanpa spasi   sesuai kalimat aslinya, agar tidak ditambah atau dikurangi dari aslinya-Dr Iwan S)

2) KOLEKSI NOMOR PERINGATAN ENAM BULAN MERDEKA TERBITAN HARIAN MERDEKA 17.2.1946

3) KOLEKDI MAJALAH NOMOR KHUSUS PERINGATAN SETAHOEN REPOEBLIK INDONESIA 17.8 .1946ITERNITKAN BADAN PENERBIT NASIONAL.

*ILLUSTRASI KULIT DEPAN GAMBAR  GUNUNG KARANG DENGAN OBAK BEWARNA MERAH PUTIH DENGAN  MOTTO MERDEKA SAMPAI AKHIR ZAMAN.

ISI YANG TERKAIT BUNG KARNO

(1) REPRO SURAT KABAR SOEARA ASIA TENTANG PROKLAMSI INDONESIA MERDEKA De ngan  narasi :  MAKA  TERSIARLAH PROKLAMASI INDONESIA MERDEKA -dalam soesana tekanan militer Djepang- diseloeroeh Tanah Air, bahkan diseloeroeh doenia melaloei lima  boeawana dan empat samoedra.

(2)tulisan PRESIDENT KITA ,DILENGKAPI DENGAN  ILLUSTRASI FOTO presiden soekarno

(3) tulisan hal -11 judul ” MENOEDJOE KE PARLEMEN SEMPOERNA,’  dengan illustrasi  foto bung karno dengan kabninet soekarno sebelah kiri dan  kabinet Sjahrir sebelah kanan(baca tulisan prof soedjatmiko  tentsang kolaburator Jepang dibaba masa pendudukan Jepang sbelum ini-pen) dengan narasi dibawah foto : PADA TABNGGAL 23 NOVEMBER 1945  KABINET SOEKARNO(KIRI)  MENYERAHKAN KEKUASAAN  KEPADA (KANAN) KABINET SJAHRIR ,  bung karno berada ditengah.

(4) hal 64 illustrasi foto Buung Karno,Bung Hatta dan Jendral Sudirman men injau Kapal perang Angkstsn Laut NRI, narasi :” ANGKATAN LAOET REPUBLIK INDONESIA MENDJAMIN KESELAMATAN NEGARA,NOEASA DAN BANGSA”

4)KOLEKSI MINGGOAN UMUM  “SOEARA MOEDA’  NOMOR 63/64 27.8.1946

JUDUL. KENANGAN 1 TAHOEN MERDEKA

*ill.Bung Karno dan Pangeran Diponegoro

                                             POEDJA

P.DIPONEGORO DAN BOENG KARNO , KEODA2NJA PAHLAWAN KEMERDEKAAN. BEDANJA HANJA, JG SEORANG TELAH MENGHADAP TOEHAN,JG. SEORANG MASIH BERDJIWA. KEPADA  JG TELAH PERGI KAMI DO’AKAN MENDAPAT TEMPAT BAIK DIHADLIRAT TOEHAN DAN JG MASIH HIDOEP SEMOGA  SENATIASA DILINDOENGINJA DLM PERDJOEANGAN MEMIMPIN REVOLUSI INI.KITA PERTJAJA BAHWA PERDJOEANGAN KITA AKAN BERHATSIL SEBAGAI HARAPAN KITA : TETAP MERDEKA.

5) 28 JULI 1947

PADA HARI INI DITERBITKAN UANG REVOLUSI nri :  GAMBAR BUNG KARNO  NOMINAL SERATUS RUPIAH, TANDA PEMBAJARAN JANG SAH,NOMOR SERI  SDA 1 DITANDA TANGANI MEN

4. MASA ORDE LAMA 1951-1965

1)BUKU KUNJUNGAN PRESIDEN TIONGKOK LIE SHOU CHI KE INDONESIA DENGAN FOTO KULIT DEPAN BUNG KARNO DAN PRESIDEN TIONGKOK TERSEBUT DIATAS MOBIL BUNG KARNO RI 1

3.BUKU TERBITAN KEMENTERIAN PENERANGAN TAHUN 1958 BERJUDUL  Beberapa fikiran dan pandangan :DUA PEDJUANG NASIONAL INDONESIA-YUGOSLAVIA Josip Broz-Tito  -Dr I r Hadji Soekarno, Pertjetakan Negara-Djakrta-443/B-1958. Buyku ini dengan gambar kulit depan kedua pejuang Nasional tersebut.

4.Buku terbitan Kedutaan Amerika Serikat Jakarta ,judul Foto=foto  dan Reportase tentang Perjalanan  PRESIDEN SOEKARNO DI AMERIKA SERIKAT, FOTO KULIST DEPAN  Bung Karno yang memegang tongkat pusakanya dan Guntur Sukarno didepan patung Abrahan Lincoln di tugu Lincoln Memorial ,Washington .D.C.  dan gambar halaman belakang di Pennsylvania Avenue di Washington ,sebuah panggung didirikan untuk menyambut kedatangan Presiden Soekarno setinggi kira-kira 10 meter,didampinggi oleh bendera-bendera Indonesia dan Amerika setinggi 10 meter. Dia ats panggung ini kepada Presiden Soekarno diserahkan Kunci Kota , ialah sebagai pernyataan selamat datang.

Buku brosur ini siterbitkan untuk memringati kunjungan Presiden Soekarno ke Amerika Serikat yang telah menimbulkan pengartian yang lebih baik dari tanggal 16 Mei – 3 Juni 1956.

Buku brosur  ini sangat menarik karena dilengkapi dengan  gambar peta perjalanan bung Karno, dan  illustrasi foto hitam putih dan berwarna sebanyak delan puluh satu gambar ilustrasi buku , dan pada kulit belakang bagian dlam tertulis ucapan bung karno dengan foto Bung Karnoi melambaikan tanggan :

‘…. DAN SEKARANG, TUAN RUMAH BANGSA AMERIKA, KAWAN2 SAJA DI AMERIKA , SAJA AKAN MENGUTJAPKAN SELAMAT TINGGAL KEPADA SUADARA2. PERHUBUNGAN KITA SEKARANG TELAH MENDJADI LEBIH ERAT DAN MARILAH KITA BERTEKAD AGAR PERBUHUNGAN ITU TETAP ERAT’ (dalam ejaan lama ,asli seperti dalam buku tersebut).

II. PRANGKO BUNG KARNO

1. MASA PERANG KEMEDEKAAN(1945-1949)

2  MASA RIS(1949-1950)

3. MASA ORDE LAMA (1951-1965)

III. MATA UANG BUNG KARNO

IV. KARYA SENI TERKAIT BUNG KARNO

V.KOLESI BUNG KARNO JENIS LAINNYA

1.INFO KELUARGA BUNG KARNO MUTHAKIR

 1) Pernikahan Kartika Soekarno

Seegers-Kartika

“Mas… tulis dong tentang Karina Soekarno…,” begitu permintaan seseorang yang termasuk golongan orang-orang yang rajin berkunjung ke blog ini…. Yang terlintas di benak saya adalah serentet peristiwa terkait Kartika Sari Soekarno atau yang akrab disapa Karina. Dialah buah cinta Bung Karno dan Ratna Sari Dewi, wanita cantik asal Jepang, yang bernama asli Naoko Nemoto.

Ada sekelebat peristiwa ketika Karina kecil dituntun-tuntun di antara kerumuman pelayat jenazah Bung Karno di Wisma Yaso tahun 1971. Ada pula lintasan peristiwa manakala Karina diajak ibundanya berziarah ke makam ayahandanya di Blitar, beberapa tahun kemudian. Dan… tentu saja yang masih lekat adalah peristiwa pernikahan Karina dengan seorang bankir Belanda.

Pernikahan Karina dengan Frits Frederik Seegers berlangsung 2 Desember 2005 di hotel Continental, Amsterdam, Belanda. Frits adalah President Citibank wilayah Eropa. Saat itu, saya masih mengelola Tabloid Cita-Cita dan mendapat sumbangan materi foto-foto eksklusif dari Guruh Soekarnoputra di Yayasan Bung Karno.

Seegers-Kartika3

Megawati sebagai saksi

Dalam pernikahan itu, Megawati Soekarnoputri, kakak Karina dari ibu Fatmawati, bertindak selaku saksi. Tampak Mega tengah menandatangani dokumen pernikahan adiknya. Megawati sendiri hadir bersama putrinya, Puan Maharani, dan adik bungsunya, Guruh Soekarnoputra.

mempelai-guruh-cindy-mega

Pasca upacara pernikahan, Frits Frederik Seegers dan Karina bergambar bersama Guruh Soekarnoputra, Cindy Adams, dan Megawati Soekarnoputri.

guruh-cindy-mega-ratna sari dewi

guruh-mega-puan-kartika

Guruh - Kartika

Dalam resepsi itu, hadir sejumlah orang dekat mempelai, tak terkecuali hadirnya Cindy Adams, penulis biografi Bung Karno. Tak ayal, momentum pernikahan Karina – Seegers menjadi ajang kangen-kangenan di antara kerabat yang sehari-hari terpisah bentang jarak ribuan mil.

tari bali di resepsi

Di hotel Continental pula, pada malamnya langsung digelar resepsi. Selain gala dinner yang eksklusif, Karina juga mendatangkan para penari Bali untuk menghibur para tamu.

Usai menikah, pasangan pengantin baru langsung kembali ke London, Inggris, dan menetap di sana. Karina kembali ke rutinitasnya sebagai aktivis sosial dengan bendera Kartika Soekarno Foundation, sementara suaminya, kembali ke Citibank. (roso daras)

THE END.

__________________________________________________________________________

tarian betawi tempo dulu

MORE INFORMATION ONLY FOR PREMIUM MEMBERS.

PS. THE CD-rom of Bung Karno Museum are availabele ,buy via comment.

@corpyright Dr Iwan s 2010.