MENGNGKAP MISTERI KONFLIK KLEUARGA ATAU BANGSA DAN DUNIA 2015

HASIL PENELITIAN

MENGUNGKAP MISTERI SITUASI DUNIA TAHUN 2015

OLEH

Dr Iwan Suwandy<MHA

KOMBESPOL(purn)

Konsultan Informasi

Hak Cipta@Dr Iwan 2015

Sponsored by

Paul

This is one of His promotion Auction to me

Thatcher dispatch box

* to know other info of The memorabilai from all over yhe world, especially Actor Actress Film likeMiriln Monrie etc and Magararet tecg=her and othe President USA,etc  please  contact email iwansuwanddy@gmail.com 

 The Web situation now
Situasi web blog hari ini sudah hampir satu juta orang
syukur nerkat kerja keras dari Dr Iwan  sudah hampir satu jua  pemirsa Web.
Untuk itu
saya ucapakan terima kasih kepada sleuruh teman-teman pemirsa dan mulai hari ini silahkan lagi untuk komunikasi liwat email tersbeut diatas dengan  sedikit bantuan agar web ini tetap dikembangkan lagi begitu juga my=sueum Leluhur Kita WANLI dapat segera dibuka buat teman dekat dan keluarga besar saja.
Salam silahkakan baca uinfo yang snagat penting ini/
Dr Iwan suwmandy<MHA
Konsultan informasi

December 19, 2015, 3:17 am

 

 

Nov 24
Nov 29
Dec 4
Dec 9
Dec 14
Dec 19
0
50
100
150
200
250
300
350

//

KATA PENGANTAR

 

 

Poji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa , hari ini selasa November 2015

Saya telah menyelesaikan suatu penelitian yang berjudul “MWNGUNGKAP MISTERI SITUASI DUNIA 2015”

Semoga dapat dimanfaatkan oleh Gnerasi Penerus dan dimasa mendatang agar Kerusuhan, konflik ,teorisme dan krisi moneter Multidimensia saat ini akibat Permusuhan antar Bnagsa /suku/Agama/politik dapat dihindari.

Ini adalah hasil Penelitian seorang pensiunan POLRI yang tua renta ,yang terus secara bersemangat memecahkan misteri masalah dalam Kehidupan keluarga saat ini   seperti masalah untuk mencegah Penyakit Post Power Syndrome, Penyakit turunan , konflik dalam Keluarga tahun 2015 dan masa mendatang. sebab kepribadian kita dan keuarga merupkan Jati dri dan juga harga diri kita

Hal ini juga hampir sama dengan situasi di Negara Indonesia   Tanah Air Yang sangat kita cintai bersama

juga hampir sama dengan situasi didunia Yang Kita Cintai bersama sebab disnalah tanah dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan

Memang benar telah terjadi istilah seorang mantan pejabat Negara yang menyimpulan art MANTAN secara lain yanitu Manusia Teranaiya (setelah melatakan jabatan)

Dan uga istilah yang kurang tepat

Krean Nila Setetes Rusak Sisui sebelanga

(karena ksalah kecil mantan pejabat atau satu Negara , Bangsa atau dunia rusak sampai hancur lebir dan kiamat pasti terjadi)

Kita tentu tida mau bukan?

Oleh karena itu segera ‘

Laksanakan Metode memecahkan macalah uang telah dibahas kesimpula dibawah ini.

Bagi anda yang ingin memperolehnya silahkan mengubunggi emil iwansuwandy@gmail.com ,tentang fee terserah anda asal sesuai dengan situasi dan gelar konsultan anda

Terim aksih sbesar-bearnya kepada para guru, pmimbimbing dan keuarga besar karena tanpa mereka penelitian ini tidakpernah terjadi dan berjhasil

Jakarta akhir Novermber 2015

Dr iwan suwandy,MHA

KOMBESPOL(PURN)

Konsulta informasi

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

STUDI KEPUSTAKAAN

HASIL PENELITIAN

PEMBAHASAN

KESIMPULAN

PENUTUP

LAMPIRAN

KEPUSTAKAAN

LAMPIRAN

 

PENDAHULUAN

Ini adalah hasil Penelitian seorang pensiunan POLRI yang tua renta ,yang terus secara bersemangat memecahkan misteri masalah dalam Kehidupan keluarga saat ini   seperti masalah untuk mencegah Penyakit Post Power Syndrome, Penyakit turunan , konflik dalam Keluarga tahun 2015 dan masa mendatang. sebab kepribadian kita dan keuarga merupkan Jati dri dan juga harga diri kita

Peneltian iniadawali denagn Pandahuluan terdiri dari Kata Pengantar, ltar belakang maslah maksud ,tujuan, metode dan jagwal penelitian, studi kepustakaan, membuat kuesioner penelitin , pengumpulan hasil penelitianm analisa dan pembahasan ,terkahir kesimpulan dan penutup.

Hal ini juga hampir sama dengan situasi di Negara Indonesia   Tanah Air Yang sangat kita cintai bersama

juga hampir sama dengan situasi didunia Yang Kita Cintai bersama sebab disnalah tanah dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan

Pembahasan lebih lanjut dapat dibaca dalam laporan hasipeneletian ini.

Latar belakang Masalah

Pada tahun 2015 ini banyak timbul maslah yang penuh misteri, yang perlu sgera diteit upaya untuk mengungkap misteri tersbut dan menemukan upaya memecahkan misteri masalah dalam Kehidupan keluarga , Negara atau dunia saat ini   seperti masalah untuk mencegah Penyakit Post Power Syndrome, Penyakit turunan , konflik dalam Keluarga , bNegra Indodensia dan Bnagsa didunia, tahun 2015 dan masa mendatang. sebab kepribadian kita dan keuarga atau Bagsa dan dunia merupakan Jati dri dan juga harga diri kita atau seluruh umat Negara atau Bangsa.

Sehubunggan dneganhal ini belum pernah diteliti dan dilaporkan saat ini, maka perlu dilakukan penelitian dengan mengumpulkan informasi pengalaman keluarga untuk dibandingkan dengan yang ada dalam kepustakaan dengan istilah studi Banding pribadi denagn kepustakaan

Maksud dan tujuan penelitian

memecahkan misteri masalah dalam Kehidupan keluarga , Negara atau dunia saat ini   seperti masalah untuk mencegah Penyakit Post Power Syndrome, Penyakit turunan , konflik dalam Keluarga , bNegra Indodensia dan Bnagsa didunia, tahun 2015 dan masa mendatang. sebab kepribadian kita dan keuarga atau Bagsa dan dunia merupakan Jati dri dan juga harga diri kita atau seluruh umat Negara atau Bangsa.

 

Metode Penelitian

Studi perbandingan Pengalaman pribadi dan kepustaan falsah hidup keluarga dan Negara atau dunia.

 jadwal penelitiamn

Tidak diupload

 

STUDI KEPUSTAKAAN

HASIL PENELITIAN

PEMBAHASAN

KESIMPULAN PENUTUP

Hasil Penelitian seorang pensiunan POLRI yang tua renta ,yang terus secara bersemangat memecahkan misteri masalah dalam Kehidupan keluarga saat ini   seperti masalah untuk mencegah Penyakit Post Power Syndrome, Penyakit turunan , konflik dalam Keluarga tahun 2015 dan masa mendatang. sebab kepribadian kita dan keuarga merupkan Jati dri dan juga harga diri kita

Ternyata Hasilnya cukup memuaskan yaitu dengan HASIL MEMUASKAN BERUPA

…..tidak diupload

Hal ini juga hampir sama dengan situasi di Negara Indonesia   Tanah Air Yang sangat kita cintai bersama

juga hampir sama dengan situasi didunia Yang Kita Cintai bersama sebab disnalah tanah dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan

KEPUSTAKAAN

LAMPIRAN

Habis

hak cipta @Driwan 2015

The NBA Star History Collections (E.Book In CD-Rom promo 2)

THE NBA STAR HISTORY COLLECTIONS

CREATED BY

Dr Iwan suwandy,MHA

Private Limited E-Book In CD-ROM Edition

Special For Senior ollectors

Copyright @ 2015

 
 
 
 

Iwan Suwandy <iwansuwandy@gmail.com>

9:00 AM (5 minutes ago)
 
to Apex
 
 
 
 
 
DEar Admin Apex
thanks for your amizing and wow collections
I will tell my richest Indoensian Collectors to Buy this Apex very rare and Fare  price
now my web premium mmeber one million peoples
sincerely
Dr Iwan Suwandy,MHA
Consultant Information

 

What Are Your Basketball Card Worth?

If you are wondering what your basketball cards are worth then there are a couple of things you can like go to

NOT UPLOAD

you eliminate the possibility of harming your cards in any way.

Rookie Basketball Cards

Rookie basketball cards are very popular with basketball card collectors because rookie cards are

NOT UPLOAD

  If you are able to find graded basketball rookie cards, even better.  If the cards are not graded Where to Buy Basketball Cards

NOT UPLOAD

If you want to buy basketball cards but you are not sure where the best place to buy them is, then you can try

NOT UPLOAD

Some basketball cards are harder to find like

NOT U;LOAD

 Another card that is harder to find because

NOT UPLOAD

Buying Autographed Basketball Cards

Autographed basketball cards will always be in demand because 

NOOT UPLOAD 

Best NBA Rookie Cards To Collect

Top 10 Sports Cards

NOT UPLOAD

For now, I will be listing active players and the year their rookie cards came out in production.

Contents at a Glance

NOT ULOAD

Top 10 Basketball Players To Collect

LeBron James

1) LeBron James-King James is

NOT ULOAD

NBA Rookie Cards

Dwyane Wade

4) Dwyane Wade-“DWADE” is already an established

NOT ULOAD

NBA Rookie Cards

Kobe Bryant

5) Kobe Bryant-Kobe has been in the league for

NOT UPLOADDanny Granger

6) Danny Granger-This guy is a prolific scoring machine and

NOT UPLOADNBA Rookie Cards

Andrew Bynum

7) Andrew Bynum-Playing on the same team as

NOT UPLOAD

NBA Rookie Cards

Deron Williams

8) Deron Williams-And up and coming point guard, Williams plays in

NOT UPLOADNBA Rookie Cards

Chris Paul

2) Chris Paul-One of the best point guards in

NOT UPLOADNBA Rookie Cards

Dwight Howard

3) Dwight Howard-The best power forward in

NOT UPLOAD

NBA Rookie Cards

Kevin Durant

9) Kevin Durant-This kid is another great scorer that doesn’t get much national attention because he plays for the Oklahoma City Thunder. But picking up his rookie cards is a great idea right now.
Kevin Durant rookie cards can be found in 2007-08 basketball card sets.

NBA Rookie Cards

Brandon Roy

10) Brandon Roy-Another potentially great point guard in the making. And he plays on an up and coming team in the Portland Trailblazers. Roy hit some big shots for the Blazers in 2008-09 and he is getting better each year he is in the NBA. Better get his rookie cards now.
Brandon Roy rookie cards can be found in 2006-07 basketball card sets.

 

INTRODUCTION

The history Of NBA

National Basketball Association

The National Basketball Association (NBA) is the pre-eminent men’s professional basketball league in nORTH aMWERICA   With thirty franchised member clubs (29 in

NOT UPLOAD,

 

1946 as theCreation and merger

more info not upload

to get complete info  Please contact iwansuwandy@gmail.com

THanks very much to support this amizing web blog

Dr iwan suwandy<MHAS

 

Ret. Police Senior superintantand

Conultan Information

t

The NBA Star History Collections (E.Book In CD-Rom promo 1)

THE NBA STAR HISTORY COLLECTIONS

CREATED BY

Dr Iwan suwandy,MHA

Private Limited E-Book In CD-ROM Edition

Special For Senior ollectors

Copyright @ 2015

 

 

 

 

NBA Trading Cards Box Break Recap and Review

 

 

Normally we don’t bring up price for several reasons.

 

1 – prices change over time.

 

2 – the question of value can be subjective. For some $4 a pack is expensive, for others $200 a box is nothing. But with 2011-12 Panini Preferred Basketball we felt it necessary to bring up price to emphasis the level of the “high risk, high reward” nature of this box.

 

Now lets move to the bulk of the review, the cards. There are four styles of autograph cards you can pull. The Panini Preferred Signatures that are standard cards with autographs, Panini Choice Awards styled after the old Cramer’s Choice Award triangular die cuts, the impressive Crown Royale Silhouettes and the Crown Royal die cut signature cards. There is also a 6 to 8 swatch booklet card in every box.

 

 

 

Preferred is unquestionably in our ultra premium cards category. Each box contains 4 cards, three autographs and one booklet card.

 

Here are the cards we pulled from our box.

 

Ekpe Udoh Preferred Signatures #/49, Darryl Dawkins Preferred Signatures #/74

 

Brandon Jennings Sihlouette Material/Auto #/49

 

Preferred 7 swatch booklet “Assists” Jason Kidd, Steve Nash, Tony Parker, Derrick Rose, Dwayne Wade, Chris Paul & Rajon Rondo

 

Overall Look

We have already established how great the Silhouettes are and the die cut award and Royale cards are also good looking.

 

 

Normally I don’t have an issue with sticker autos and I understand the production process enough to know how going all on-card for a product is difficult, but at $50 a card, the non-recessed or framed sticker autos are definitely not Preferred, a real shame in a product that otherwise is outstanding.

 

Quality and Variety of Players

Because of the lockout, there are no rookie cards in this product, which enhances the checklist for me personally. I prefer my high end products to be mainly proven players with established appeal. I am aware that hot rookies can drive a product and bring big money for those who flip cards, but it increases the risk for anyone who is holding onto these cards long term as the value can spiral downward rather quickly.

 

Thrill Seeking Fulfillment and Experience

The thrill is there for this product with plenty of chances to hit big cards.

 

Buyers Remorse or Speculator’s Delight

If you are only planning of flipping these cards you might have a difficult time recouping your money unless you buy in bulk to spread the risk which could lead to buyers remorse. But for those who collect and hold, if you understand the high risk nature of Preferred, there is a good chance you will walk away happy.

 

Rating

4 out of 5

Praface

 

Since the TV programs available in Indonesia (TVRI) I have seen a variety of NBA Basketball game around 1970 with current NBA star

 

Kareem Abdul Djabar ,

 

Larry Birth,

 

and then become more attractive since the appearance of NBA superstars

 

Magic Johson,

Michel Jordan with friends from BULLS

 

and His Rival just as

 

 

 

Shaq O’Neill,

 

Charles Berkeley,

 

 

Kevin Garnet.


In 1998

when the international recession which Indonesia is also a very great inflation exchange rate of one dollar down Rp.1500. – To Rp. 15,000 and then became stable range Rp.9000. ‘.

At that time very much NBA basketball cards sold in Jkarta khsusnya at Mall Citra Land that much demand from Trisakti students and Tarumanegara. also at Mall Kelapa ivory in store P%&J. and Mall of Arion.

 

 

Inflation due to the decline and extinction of NBA basketball cards in poipularitas as Michel Jordan despite resignation later improved his popularity with the advent of the new NBA star KOBE and TIM DUNCAN, lots of cards sold at closeout prices still remain with the old Crurency so so very cheap.

I saw this opportunity and dicided to invest iTrade Card NBA basketball cards especially for the U.S. # 100. – Who was worth RP.Rp/1.500.0000.- can get so many cards that are only sold around Rp. 3000. – Sa, 10,000 pices. only.and I find that investment is very much NBA basketball cards,

 

At first I just collect special limited edition card just like the printed just 100 cards down, then the card is a limited edition of the NBA star, then the Rookie card of the top,

 

 

Then I started to compile a CD of electronic books preformance -ROM contains the history of the NBA and basketball cards (Trade card) are popular and this is the result.


I wrote this paper for future generations because of the current NBA star Michel jordan era before there’s nothing to know, this is called Vintage Trade Card, then Jordan era will be divided into sections

 

NBA Star History

 

part1985-1990,

Part 1990 – 1995,

Part 1995-200,

And

parts 2000-2005.

 

Today of course the NBA lovers are fans of NBA star muthakir King James of Miami Heats, Shaq O’Neill and Michel Jordan retired.


This paper is still a lot lack info and writing technical so comment ko, suggestions and additional information so I would expect.

I dedicate this paper to my son Albert Suwandy Djohan Oetama, because the advice I have successfully invested NBA basketball cards, he was watching the game last Michel Jordan in the 1998 NBA Finals during the President Suharto down Chaos in my house in Jakarta Indonesia. (Dr Iwan Jakarta September 2012)

 

In November 2015 I found new important collections of the very famous legend NBA Star Michael Jordan ‘S Last Jersey (info from closed frind Paul).

If the coolectors from all over the world want to get the very limited E-Book in CD-Rom editon ten CD only, please contact iwansuwandy@gmail.com,

Due to many foolish or spam in internet , please upload your ID Copy ,full address with phone number after that the communicatios will start after your subscribed as our premium emmber US$ 25,- or the same value of new mint stamps in eneveloped send ny airmails pos to my address will send to you.

Thanks very much for the collectors from all over the world for your vey kind attentions

 

Jakarta Oktober 2015

 

Dr Iwan Suwandy, MHA

Kata Pengantar

 

Sejak program TV tersedia di Indonesia (TVRI) saya telah melihat berbagai pertandingan Basketball NBA sekitar tahun 1970 dengan bintang NBA saat itu Hakeem Abdul Djabar,Larry Birth, dan kemudian menjadi lebih menarik sejak tampilnya mahabintang NBA Michel Jordan dengan teman-temannya dari BULLS dan lawan tanguhnya seperti Shaq O’Neill, Charles Barkeley, Kevin Garnet.

 

Pada tahun 1998 saat terjadi resesi internasional dimana Indonesia juga terjadi inflasi yang sangat hebat kurs rupiah turun dari satu dollar RP.1500.- menjadi Rp. 15.000 dan kemudian menjadi stabil berkisar Rp.9000.’.

Pada saat itu kartu basket NBA sangat banyak dijual di Jakarta khususnya di Mall Citra Land yang banyak peminatnya dari mahasiswa Trisakti dan Tarumanegara. juga di Mall Kelapa gading di toko P%J. serta Mall Arion.

Akibat Inflasi tersebut kartu basket mengalami kehancuran bauk dalam poipularitas karena mundurnya Michel Jordan walaupun kemudian popularitasnya membaik dengan munculnya bintang NBA baru KOBE dan TIM DUNCAN, banyak kartu dijual dengan obral harga masih tetap dengan kuurs lama sehingga jadi sangat murah sekali.

Saya melihat kesempatan ini, dan mmeutuskan untu berinvestasi di Trade Card khususnya kartu Basket NBA

 

sebab dengan US# 100.- yang saat itu bernilai RP.Rp/1.500.0000.- dapat memperoleh sangat banyak kartu yang hanya dijual berkisar Rp. 3000.- sa,pai Rp.10.000. saja.dari investasi tersebut saya menemukan sangat banyak kartu basket NBA ,

Pada awalnya saya hanya mengumpul kartu edisi khusus terbatas saja seperti cetakan hanya 100 kartu kebawah, kemudian kartu edisi terbatas para bintang NBA, kemudian kartu Rookie papan atas,selanjutnya saya mulai menyusun suatu buku elektronik dalam CD-ROM berisi sejarah perkembangan NBA dan kartu basket(Trade Card) yang populer dan inilah hasilnya.

Karya tulis ini saya tulis untuk generasi yang akan datang sebab saat ini para Bintang NBA Era sebelum Michel jordan sudah tidak ada yang mengetahuinya, ini dinamakan Vintage Tr4ade Card,

Kemudian era Jordan akan dibagi dalam beberapa bagian NBA STAR History 1985-1990, Part 1990-1995,Part 1995-200,dan part 2000-2005.

Saat ini tentu para pecinta NBA adalah fans dari bintang NBA muthakir King James dari Miami Heats, Shaq O’Neill dan Michel Jordan sudah pensiun.

Karya tulis ini masih banyak kekurangannya sehingga komentar,saran dan tambahan informasi sangat saya harapkan.

Karya tulis ini saya dedikasikan kepada Putra saya Albert suwandy Djohan Oetama, karena atas sarannya saya telah berhasil menginvestasikan kartu basket NBA , Ia masih menonton pertandingan terakhir Michel Jordan dalam Final NBA tahun 1998 saat terjadi Chaos pergantian presiden suharto dirumah saya di Jakarta Indonesia.(Dr Iwan, Jaklarta September 2012)

Pada bulan November 2015 , saya menemukan koleksi yang sangat langka Baju Kaus Terakhir dari dari pemain legendaries NBA M8ichale Jordan.(info dari teman baik Paul)

JIka KOLektor daris eluruh dunia igin memiliki iBuku elektronik dalm CD-Rom edisi sangat terbatas hanya sepuluh iCD saja, silahkan menghubunggi email iwansuwandy@gmail.com.

Untuk Menghindari penipuan didunia internet, harap berkenan mengupload kopi KTP, alamat lengkap dengan nomor tuilpon dan riwayat singkat pekrjaan anda.

 

 

Sete;ah itu saya akan mengajukan persyaratan berikutnya adlah transfer US$25.- liwat ATM BANK atau prangko mint unused dari Negara anda dalam dalam kuurs yang sama dengan Negara asal anda didalam sampul dan kirim dengan Pos Udara tercatat kelamat yang akan saya upload setelah persyartan berikut ini disetujui.

 

Saya ucapkan ribuan Terima Kasih kepada seluruh Kolektor didunia atas perhatiannya yang sangat baik.

 

Jakarta Oktober 2015

 

Dr Iwan Suwandy, MHA

 

Dr Iwan suwandy,MHA

THE CHRONOLOGY HISTORY

OF

NBA LEGEND STAR

CARD AND YERSEY

COLLECTIONS

 

NBA Basketball game around 1970 with current NBA star

 

Kareem Abdul Djabar ,

 not uppload

Larry Birth,

 

and then become more attractive since the appearance of NBA superstars

 not uppload

Magic Johson,

Michel Jordan with friends from BULLS

 

and His Rival just as

Shaq O’Neill,

 not uppload

Charles Berkeley,

 not uppload

Kevin Garnet.

 not upload

Kobe Bryant

 not upload

Tim Duncan

 

2001

 not upload illustratyion and info

Trading Card Price now

Autographed Trading Cards

2007-06 Upper deck SPx Baskettball Trasng Card

 

Get 10 packs with 3 cards per pack with this box of 2007-08 Upper Deck SPx Basketball Trading Cards. Find an autograph or memorabilia card in every pack, on average. Look for at least one Autographed Rookie Jersey card per box, on average! Find 3 patch cards numbered to 50 or less in every case, on average! Look for one-of-one …

$199.99

Get 10 packs with 3 cards per pack with this box of 2007-08 Upper Deck SPx Basketball Trading Cards. Find an autograph or memorabilia card in every pack, on average. Look for at least one Autographed Rookie Jersey card per box, on average! Find 3 patch cards numbered to 50 or less in every case, on average! Look for one-of-one

2007-08 Upper deck SPx Baskettball Trasng Card

$199.99

Get 10 packs with 3 cards per pack with this box of 2007-08 Upper Deck SPx Basketball Trading Cards. Find an autograph or memorabilia card in every pack, on average. Look for at least one Autographed Rookie Jersey card per box, on average! Find 3 patch cards numbered to 50 or less in every case, on average! Look for one-of-one …

 View Product

Collecting basketball cards is one of the greatest hobbies today.  Not only is a hobby, but it is also a serious business for many basketball card collectors.  Some of the MOst Popular Basketball card   that are being collected today are basketball rookie cards, autographed cards, and even game worn cards.  When you are looking to buy basketball cards, you have to consider a number of factors such as the popularity of the player, the condition of the card and, is the card graded or not.

How to Increase Your Basketball Cards Value

When you are trying to sell your basketball cards for a profit you will have to take into consideration

not uploadand you will be able to sell them for more money.

Why It’s Important to Use a Basketball Card Price Guide

mot upload

THE END pROMO ONE

lOOK pROMO TWO

cOPYRIGHT@2015

 

notupload

SERIAL KISAH PERTUALANGAN DRIWAN “EKSPEDISI MENTAWAI 1971”

PARODI EKSPEDISI MENTAWAI 1971

KISAH PERTUALNGAN DRIWAN

 KENANGAN-KENANGAN INDAH

MASA  PENDIDIKKAN KEDOKTERAN TAHUN 1971

SAAT TUGAS PENELITIAN DARAH PENDUDUK TRADISIONAL MENTAWAI UNTUK IDENTIFIKASI JENIS MALARIA BAGIAN PARASITOLOGI PIMPIAN DR MARTONO

PADA EKPEDISI MENTAWAI 1971

saat itu saya sudah Drs med, tingkat terakhir praktek (cos-sschaap) Kedokteran, saat itu saya masih ingat teman-tamn yang umunya sudah dokter semua(Effendi Kamil, Tjia Boen Liong, leo Agusli, Lim sim Gie ) ,malah ada yang sudah almarmhum(Injomanoto) dan sebagiannya masih hidup kepad merekalah kisah ini saya tampilkan juga untuk keluarga besar terutama

isteri tercinta Lily Widjaya , da putra ,mantu sreta cucu.

Betapa sulitnya,menderita da gembira sat makan durian, melihat pemandangan yang indah, serta dapat segar kembali terutama , naik perahu

kesebuah pulau kecil

ambil durian, saat itu durian harganya hanya

lima rupiah (sekarang kurs sekitar lima ribu), bila durian dimakan dengan membelah dua ,lalu di balikan dan dicioba jika tidak enak langsung dibuang Silahkan anda mmbaca komentar teman-teman di face book saat  yunior saya DR Leo Agusli mengupload foto Ekspedisi Metawai 1971


Bakti sosial mahasiswa Fdok Unand juli-agust 71 di kep.mentawai ( pantai sipora ),mudah2an masih ingat teman2 yg ada dalam foto ini
.

 
.
Comments
Upik Yusna Usman
 
Upik Yusna Usman Nah di foto yg ini baru saya kenal mana yg pak Leo Agusli. , yg paling kanan kan ? Yg paling ganteng hehehe . . Kalau ibu Elda tahun berepa pak ? 
Leo Agusli Tahun 71 kita udah tingkat 4 bu ( doktoral 2) dr. Elda adalah kakak kelas saya bu. 
Ruskin Nadiaputra Pak Leo yg PKI kaca Mata Ridwansyah bukan ?Leo Agusli
 
Leo Agusli Betul pak Ruskin,itu dr Ridwansyah alm.Winardi Zainudin
 
Winardi Zainudin Saya ikut waktu itu dr Leo, kebagian di Muara Sikabaluan, Siberut Utara
Leo Agusli
 
Leo Agusli Kita kan dibagi 4 group dok Winardi,1 group di Pagai utara,1 group di Sipora,dan 2 group lagi di siberut,yg di Sikakap sesuai jadwal 10 hari lsg pulang,yg di sipora dan siberut ndak bisa pulang sampai hampir 1 bulan di mentawai dari juli s/d agustus,sampai ikut acara 17 agustus disana,lumayan dokter Winardi kenangan pahit manis yg tak mungkin terlupakan.
Aryo Darmono
 
Aryo Darmono Apakah papa saya dr. Injomanoto ada disana dokter Leo Agusli?
Leo Agusli
 
Leo Agusli Papa anda tugas bukan di group saya,kalau pulangnya cepat( 10 harian ,berarti di Pagai/sikakap),kalau pulangnya 1 bulanan kalau ndak di sipora berarti di Siberut(untuk dua lokasi ini kapal/transportasi waktu itu susah karena musim badai,jadi terpaksa nunggu sampai ada kapal yg berani kesana)
Leo Agusli
 
Leo Agusli Salam kenal ya,papa anda adalah guru kami,dan juga teman ipar saya yg di Surabaya dr.Handaya Liunanda alm,juga doa untuk papa anda alm ya.Aryo Darmono
 
Aryo Darmono Salam kenal juga dok. Papa saya kayaknya 1 bln disana. Sy jg dengar cerita dari beliau, krn wkt itu sy blm lahir. Kalau ndak salah di Siberut. Apa dokter masih punya fotonya? Trims.Ruskin Nadiaputra
 
Ruskin Nadiaputra DrLeo ado Syahdjohar yo disuduik Kiri?Aryo Darmono
 
Aryo Darmono Papa sy meninggal 4 februari 2014. Apa dr. HANDOYO masih hidup? Salam juga untuk beliau. Trims.Leo Agusli
 
Leo Agusli Sdr Aryo Darmono,kami antar masing2 group ndak ada kontak,komunikasi waktu itu susah sekali,kami dari sipora numpang kapal Santa Mari milik paroki katedral yg kebetulan bawa pastor dan BBM ke sipora,ayah anda achirnya pulang dengan landing ship dari Angkatan laut dan hampir bersamaan harinya dengan kami,jadi saya hanya punya foto2 group yg di sipora,ipar saya dr Handaya meninggal 3 th y.l.di Surabaya.Leo Agusli
 
Leo Agusli Betul pak Ruskin beliau juga sudah almarhum.Aryo Darmono
 
Aryo Darmono Baik dokter Leo Agusli. Terima kasih informasinya.
Iwan Suwandy
 
Iwan Suwandy masih punya fotonya, saya masih ingat anda muntah-muntah karena mabuk sejak berangkat dengan kapal kecil dan terpaksa diturunkan pertama di Pulau Sipora, salam kepada kawan-kawan lainnya, saya waktu itu ke Pulau Pagai Utara,silabu, salam dari DR Iwan Suwandy<MHAJoko S Lukito
 
Joko S Lukito Jadi teringat di Sikakap beli durian satu perahu dg uang 100 an anak sana nggak bisa ngitung kasihan sekolah cuma satu bahasa sana ayam makoklok yg sering kita tukar intuk makan siang

  LIHATLAH UPLOAD KISAH TERSEBUT  DARI INFO WEB YANG LAMA DIBAWAH INI.   

                                                FRAME SATU : PENDAHULUAN

KISAH PERTUALANGAN DRIWAN “EKSPEDISI MENTAWAI 1971” english version

Dr Iwan adventure to Pagai Island with small boat “Semangat” fromTeluk Bayur padang city ship port ,starting at afternoon but because the raining and bigger oceoan waves taht night the boat hide at the Cingkuk Island near painan,

 One of the student (Leo agusli) vomining due to the motion sickness, in the next moening the weater more comfertable.

Dr Iwan and friend (lie lian seng,Tjia boen liong,Salim singgih) haved fishing  the bigger tuna fish,

 At afternoon after eight hours from cingkuk ilsand the team arrived at Sipora Island, and Kian (Leo agusli) the moving sickness student dro there,

Leo picture at Sipora 1971

Leter  Dr Iwan and three team dropped at Siakakap at the north pagai Island.

After two days one team lead by Dr Iwan as the senior intership Doctor as the lead with two yunior student and one native Silabu north Pagai island cops with the Semangat small boat which have dropping another team to siberut Island, bring the Dr iwan team via pagai straight between the north and south pagai island,

 Very beutiful journey until came to small dusun at South Pagai (now there were  biggere arthquacueke 7,

2 skaca Richter and Tsunami,many people died and loss, President and vice presiden of Republic Indonesia this day visit that location by helicopter from Padang city,  also the POLRI and Indonesian Armed forced by ship get helping persons and foods), after that went to silabu the center village of nothern pagai island Dr iwan didnot want back by Boat because  very afriad og the high and bigger wave of Hindia Ocean, then walk in the rain forest

and at leat by native canoe back to sikakap ,

more detail story read the Dr iwan Adventure in Pagai island at hhtp://www.iwansuwandy.wordpress.com and hhtp://www.uniquecollection.wordpress.com search Dr Iwan Adventures at mentawai island.)   Indonesian version

TAHUN  1971

 Satu tim mhasiswa Kedokteran bekerja sama dengan bagian parasitlogi berangkat ke Pulaua mentawai untuk survey plasmodium malaria pada pendudk asli disana.

Dr iwan saat itu sedang pratek akhir di RS AII (Drs med)  ,bersama satu mahasiswa tingkat IV (D2)dan satu tingkat II, dikawal oleh seorang polisi suku asli Mentawai asla pagai utara, ,memperoleh tugas ke daerah pagai utara ke desa Silabu.

Rombongan terdiri dari  enam tim (18 orang) dan satu rombongan admisnsitrasi berangkat dari Teluk bayur dengan kapal kecil bernama “Semangat” .

 Baru saja berbunyi tanda berangkat dari kapal tersebut,

seorang anggota tim ( Kian -Leo Agusli jongkok nomor dua dari kanan )  langsung muntah-muntah bernama Kian (saat ini sudah pensiun dokter kanwil SUMBAR),

ternyata malam itu hujan sangat lebat dan gelombang ombak samudra  Indonesia sangat tinggi, sehingga terpaksa berlindung

aumber danwahyu

dipulau cingkuk didepan

kota Painan di pesisir Selatan Sumbar.

sumber zonaikan

Keesokan harinya udara cerah dan banyak kesempatan mancing ikan tuna,

sa

saya  telah siap bawa tempat memnaggang ikan da juga

kecap manis

dan jeruk peras,

langsung saya bakar sampai wangi seklai baunya, dan  makanan lezat itu  diserbu kawan-kawan yang tidak mabuk, sekali dapat sampai tiga ekor ikan tuna, umpannya hnya lastik merah putih diptong da talinyatali kapalyang dibuat lebih halus,  tetapi Kian tetap muntah-muntah sehingga terpaksa dsiturunkan

di Pulau Sipora,

ini foto dari Leo Agusli di facebook

Kemudian rombongan  (bersama Lie Lian seng,Tjia Boen liong, Lim Sim Gie, Injomanoto alm) berangkat

ke desa Sikakap di Pulau Pagai Utara, disana istirahat dua hari sambil makan duren dan ikan pangang ynag saya  beli dengan memesan pada

penduduk disna karena bekalnya hanya  ikan klaengan dan supermi sAja yang saya rencanakan akan dibawa sat tim kecil yang terpisah dibagi empat jurusan, dua ke

Image result for pulau pagai utara  mentawai

Pagai selatan dan

dua kepagai utara, saya dapat Ke Pgai Utara  bagian yang menghadapi Lautan Samudera Hindia yang merupakan batas terakhir Indonesia dengan negara Lainnya, rupanya daderah ini Plaing sulit karena

gelombangnya snagat besar.

Keesokan harinya say sempat ,bertemu pastor italia yang sudah lama disana,

Gereja berada diatas Bukit.

Pastornya marah,

katanya mula-mula indah tetapi lama-lama jadi cape karena harus tiap hari mendaki,

sat itu belum ada kendaraan papun disana kecuali

 

perahu saja.

Kapalpun hanya satu kali sebelulan saj jika gelombang tidaa besar.

baru kemdian saya sadar mengap agereja dibuat diatas bukit, ini untuk mengindari hancur saat

sumber

 

tsunami,

Baca info lebih lanjut tentang Tsunami diabawah ini  dari sumber yang sama

Mentawai Sumatera Barat di landa gempa dengan kekuatan :7.2 SR pada kemarin malam, 25 oktober 21:42:20 WIB, lokasi : 3.61 LS,99.93 BT (78 km BaratDaya PAGAISELATANMENTAWAI-SUMBAR), Kedalaman:10 Km.
 
Beberapa saat kemudian, pada pukul 22.38 WIB, peringatan tsunami dicabut dan dinyatakan nihil.
 
Namun, warga Australia melaporkan menjadi saksi peristiwa tsunami setinggi tiga meter yang terjadi setelah gempa Mentawai. Adalah Rick Hallet yang mengaku kepada Nine Network bahwa ia berada di kapal carteran yang mereka sewa untuk surfing — saat dinding air berwarna putih menggulung mereka di perairan Pulau Mentawai, sekitar pukul  22.00 WIB.
 
Saat itu ada 15 orang dalam kapal, termasuk sembilan warga Australia. Seperti dimuat SkyNews Australia, Selasa 26 Oktober 2010, gelombang dahsyat itu mendorong sebuah perahu lain  ke arah kapal mereka, menabrakkannya, dan menyebabkan ledakan.
 
Bola api muncul di  bagian belakang kapal. Hallet mengaku, ia memerintahkan semua orang pergi ke dek teratas, melemparkan benda apapun yang bisa mengapung — seperti papan selancar — lalu terjun ke laut. Beberapa tamu terbawa 200 meter ke arah pulau dan tinggal di atas pohon hingga diselamatkan perahu lain 90 menit kemudian.
 
Jumlah korban gelombang tsunami di Kepulauan Mentawai hingga kini masih simpang siur. Namun, sedikitnya 212 warga dinyatakan hilang terseret air laut yang tumpah ke darat.
 
Borinte (32), warga
 
Dusun Baru-Baru, Detumonga, Paghai Utara, Kepulauan Mentawai, melapor ke Polsek Sikakap.
 
Menurutnya, sebanyak 212 warganya hilang setelah tsunami terjadi. “Istri bernama Riyani (30) dan tiga anak saya yakni Silvanus (11), Ike (9), dan Fendi (6) juga ditemukan sudah meninggal,” ujarnya, Selasa (26/10/2010).
 
Borinte memaparkan, malam itu anak-anaknya sedang berkumpul di halaman rumah. Tiba-tiba, gempa besar terjadi.
 
Tak lama berselang,
 
gelombang tsunami sekira 2,5 meter menghantam pemukiman warga. “Saya langsung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi sedangkan anak saya tidak.
 
Saat kembali, ternyata jumlah warga tinggal 40 orang dan 212 lainnya hilang,” pungkasnya lirih.
 
Sebagaimana diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,2 skala richter tersebut berdampak gelombang tsunami.
 
Selain menghilangkan nyawa, tsunami juga telah menghilangkan sebuah Resort mewah hingga bangunannya tak bersisa.
 
Hingga kini, belum keterangan resmi dari pemerintah terkait bencana ini. Kemensos: Korban Tewas di Mentawai 428 & 411 Hilang, Korban tewas dalam peristiwa tsunami terus meningkat. Jumlah korban tewas akibat sapuan gelombang tsunami di Mentawai Sumatera Barat terus bertambah.
 
Berdasarkan data Posko Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami Mentawai hingga tercatat jumlah korban tewas mencapai 370 jiwa dan 338 orang dinyatakan masih hilang. Update 28 Oktober Foto dari Mentawai pasca gempa dan tsunami bisa dilihat di galeri di bawah ini.
 
Untuk di kecamatan Sipora Selatan ada dua desa yang diterjang gempa dan tsunami, di Desa Bosua dan Desa Beriulou.
 
Di Desa Bosua, Dusun Bosua sebanyak 6 orang meninggal dan 4 orang hilang. Sementara yang luka berat di dusun tersebut ada 15 orang dan luka ringan. Dusun Gobik ada 9 orang tewas.
 
Di Desa Beriulou,
 
Dusun Masokut sebanyak 7 orang tewas dan Dusun Beriulou ada 19 orang tewas dan 4 orang hilang.
 
Di kecamatan Pagai Selatan
 
di wilayah Desa Malakkopa, 22 orang tewas dan 7 orang hilang.
 
Sementara
 
di Dusun Beleraksok,
 
sementara luka berat 27 orang dan luka ringan 25 orang.
 
Masih
 
di Desa Malakkopa dusun Takparaboat ada sebanyak 27 orang dinyatakan tewas dan 14 orang hilang, sedangkan yang mengalami luka berat 38 dan 18 orang luka ringan.
 
Kecamatan Pagai Selatan,
 
Desa Bulasat, 1 orang di Dusun Bulasat tewas, 9 luka berat dan 4 luka ringan.
 
Di Dusun Purourogat sebanyak 64 orang tewas, 11 hilang, 23 luka berat dan 9 orang luka ringan.
 
Di Dusun Maonai 36 orang tewas, 17 orang hilang, 23 luka berat dan 9 orang luka ringan.
 
Sementara di Kecamatan Pagai Utara yang berdekatan dengan pusat gempa terutama di Desa Betumonga ada 88 orang tewas dan 92 masih hilang
 
di daerah Dusun Muntei, sedangkan luka berat di daerah tersebut ada sebanyak 62 orang dan luka ringan 27 orang.
 
Desa Betumonga, Dusun Sabeuguggung ada sebanyak 75 orang tewas, 183 orang hilang, 37 luka berat dan 25 luka ringan.
 
Sedangkan di Desa Silabu, Dusun Maguiruk ada 1 orang tewas, Dusun Gogoa 5 orang tewas dan 4 orang hilang, tapi di Dusun Tumale 1 orang dinyatakan hilang.
 
Di Kecamatan Sikakap disini tempat posko utama ini juga ada korban jiwa, tapi jumlahnya lebih kecil seperti di Desa Taikako, Dusun Muara Taikako korban tewas 1 orang dan hilang 1 orang.
 
Di Dusun Bulakmonga 5 orang tewas, di Dusun Rua Monga ada 1 orang tewas,
sedangkan di Dusun Sikautek 1 orang tewas dan Dusun Silakoinan sebanyak 2 orang tewas.
 
Total keseluruhan dari posko penanggulangan bencana ini juga mencatat 264 orang luka berat dan 140 orang luka ringan. Sedangkan jumlah warga yang mengungsi sebanyak empat ribu orang tersebar di empat kecamatan tersebut dan semuanya ada di bukit. Berita Terupdate bisa di ikuti di forum Kaskus – Klik disini (okezone/yahoo/kaskus/dailytelegraph)  

Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/old/indonesia/tsunami-landa-mentawai-sumatera-barat.html /infospesialcom @infospesial

karena itu gereja itu masih ada saat ini lihat foto diatas.

Lihat juga foto sekolah katolik di sikap saat ini

Yang mendirikannya saya masih ingat amanya Pastor Ganizaro,pendiri klup anak-anak TOYE(Tolong Yesus) dan ialah yang mebuat Kamus bahasa mentawai, Kemudian juga ada Pastor Morini yang juga membut Buku yang dia udah kirim kepada kaka saya di medan.

Rupanya yang dip[lih tempat paling sult hanya teman-teman etnis Tionghoa saja, yang cerdirk teman saya Tjia boen Liong hanya sebagipanitia senang-senang di Di Sikakap, teman yang lamarhum Dr Injo Manoto SPMK, malah ke siberut disna ia hampir kena masalah utung ada yang bantu .

Terakhir  Tim Dr Iwan dengan dua teman yang saru Saifudin,dan yang lainnya namanya sudah lupa disebut saja Kamil, dikawal oleh seorang sersan POLRI berasal dari pagai Utara Silabu,namanya juga sudah luap disebut saja Sinumbing.

Saat itu juga Kapolseknya yang kemudian dibunuh rakyat Sikakap karena menyandera babi mereka, serangan dilakukan dengan menarik Kapolsek kedalam air smpai mati, saya hadir saat pengadilan dna ketemu dengan POLISI yang endmpingi saya dulu atutahun kemudian.

Sore hari berangkat dengan

kapal semangat meliwati selat anatar pagai utara dan Pagai selatan,

malamnya ke Pagai selatan (saat ini sdedang ada gempa 7.3 skala richter dan tsunami-baca info selanjutnya).

Sunggup sangat lucu,keesokan hari kami mendarat di sebuah desa dari tengah lautan,

Image result for prahu traditional pagai seltan Mentawai

dengan naik perahu penduduk asli tanpa ada cadik -imbnagan ,sehingga sangat labil, hampir seluruh rakyat tertawa terbahak-bahak melihat Dr Iwan sangat takut jatuh terpaksa ambil posisi  duduk selonjor kaki lurus agar tidak jatuh kelaut.

Setelah memberikan pengobatan gratis kepada beberapa masyarakat disana, yang

antre karena belum pernah berobat kedokter.

Selanjutnya perjalanan diteruskan menuju Silabu di Pagai Selatan.

Gelombang lautan Hindia yang sangat tinggi lebih kurang lima meter, terasa seperti naik jet coster bergelombang dari bawak ketas,sungguh terasa mulai mau mabuk dan badan diikat ketiang kapal agar tidak jatuh.

Para kelasi kapal semangat enak saja memancing

ikan tengiri dengan ukuran sangat besar.

Sore hari tiba di sebuah pulau kecil di depan muara sungai menuju silabu, sangat banyak

nyamuk kecil disana, namanya sinyitnyit. semulanya sayatakut disangka nyamuk malaria ternyata bukan, tiap harikami minum pil anti malaria,malah saya satu kali smeinggu menyuntik diri dengan obat malaria.

Tiba-tiba terdengar teriakan seperti dalam cerita indian saja,

puluhan perahu traditionil menjemput Dr Iwan dengan Tim, rakyat silabu snagat gembira untuk pertamakali bertemu dengan seorang dokter.

Menyurut cerita

kepala desa silabu,

seorang purnawirawan sersan TNI AL, dulu pernah terdampar kapal perang dari eropa, sehingga ada yang menikah disana dan saat ini ditemui

beberapa turunannya yang cantik-cantik seperti noni bule, mungkin portugis.

Beliau juga bercetita bahwa menurut nenek moyang mereka pulau pagai pernah gempa besar diikuti gelumbang air laut yang sangat besar menhancurkan desa mereka,karena itu mereka memilih tinggal di perdalaman dekat bukit-bukit (kemudian Dr iwan baru memeahi peristyiwa tersebut dinamakan Tsunami,

sangat sayang tempat ini sangat indah dan cocck untuk

kegiatan berselancar disana,dan dipingir pantai sangat banyak kerang-kerang laut yang indah-indah

,tetapi tak dapat dibawa karena perjalana sangat jauh liwat darat)

Dr Iwan dan tim menginap dirumah kepala desa, malamnya memberikan ceramah tentang kesehatan Lingkungan yang diterjemahkan kedalam bahasa mentawai oleh kepala desa diringi dengan tepuk tangan penduduk.

*rumah-rumah sudah semi eprmanen,terlihat ibu kepala desa menapis beras di sungai yang terletak dibelakang rumah di Silabu,dimana Dr iwan s menginap Dr Iwan yang dianggap sebagai tamu terhormat,diberikan tempat tidur disebelah kamar putri kepala desa, Dr Iwan dapat menjaga diri sehingga tidak tergoda untuk melakukan hal yang melangar adat, sebab bila menganggu putri Pagai,hukumannya nikah adat atau ganti rugi sepuluh ekor babi.

Pagi hari dilakukan pengobatan gratis dan pengambvilan sample darah untuk pemeriksaan kuman malaria.seluruh info dicatat, dan trenyata

keadaan fisik merka umumnya

sehat tetapi 80 % telah dierang malaria denagn tanda

limpanya umumny membengkak sampai S-2 dan S3, tetapi yang sakit cirrhosis selma ekspedisi ini hanya dua orang,

saat itu sduah ada obat nyamuk dan obat malaria dan kmai pakai klambu setiap sore sudah siap didalm kelambu, sambil berkata siap untuk berlayar tidur, tentunya setelah selesai bakti sosial.

Hampir 80 % penduduk silabu sudah menderita malaria dengan pembesaran limpa . Keseokan harinya akan kembali ke Sikakap

naik kapal Semangat tetapi Dr Iwan keberatan karena takut kapal akan tengelam,

 Maka perjalan dilakukan dengan jalan kaki didarat, menempuh beberapa desa kecil,kemudian naik perahu ke Sikakap.

Pada perjalanan ini Dr iwan diberikan beberapa hadiah pusaka etnis pagai seperti busur dan anak panah , gendrang kayu dan  tempat menyimpang tembakau dengan disain monyet untuk merokok yang dalam bahasa pagai disebut ubek. (kisah lengkap baca dalm web blog hhtp://www.uniquecollection.wordpress.com search Kisah Pertualangan Dr Iwan Kepulau mentawai.)

Dr iwan tahun 1980 , pernah memiliki pasien seorang peneliti dari USA, ia ketagihan Luminal, ada surat keterangan dari Kedokteran USA.

selama hampir enam bulan menjadi pasien langanan Dr iwan di Padang, Pasien tersebut melakukan penelitian untuk thesis S3 tentang monyet kepala putih yang hanya ada di Pulau mentawai. Selain itu kakak Dr iwan (Dr Edhie) pernah dikirimkan sebuah buku tentang pulau mentawai oleh seorang pastor,mungkin saat ini masih ada, bila ada kesempatan beberapa illustrasi akan dicuplik.

Selain itu dr iwan juga meiliki bukukisah perjalanan seornag Belanda ke Pulau mentawai akhir abad ke 19, bebrapa illustrasi lihat di koleski milik Dr Iwan.liwat beberapa koleksi foto dari penuis buku tersebut pastor dari Italai Morini yang diberikan kepada penulis dibawh ini: 1) ceremonial sikere dukun

2) Man Bead jewellery

3)

woomen traditional bead jewellery

4) Tattouage traditional ritual

5) Arrow spear ritual

2. Kisah Pulau Mentawai Versi Penulis Asing (1) the Ducth writer justus van Maurik had published about his adventure   to Indonesia in 1896 , the name of the Book  “INDIE” ,and he visit mentawai island , some of the rare picture book illustrations look below.

Perjalan melalui dart saj karena gelombnagnya sangat besar, kami berjalan pagi hari da sore baru smpai kesebuah desa, sat itu

kami diberi bekal makanan dalam bambu seprti lemang, diisi pulut, ikan kecil dan sayur-sayuran, ternyata ditunggu yang mengantar ternyata tidak datang mungkin di lapar dia makan saja atau dia takut,

maklum banyak diantara mereka belum pernah liwat jalan alam, yang baru kami rintis itu menginp

di gereja protestn setelah sorenya memberikan pengobatan gratis smabil mengambikl sample darah mereka, mereka umumnya merasa geli ,

umumnya tanpa memakaipenutup dada , bagin bawah sudah pakai pakaian, dan mreka tentunya eras geli gei karena belum pernah diperiksa doketr, say  periksa diruang khusus ganti apkaianan, dan hari berikutnya

Memang sya termausk paling berani dna kemudian jadi Polisi.

kami berangkat lagi ternyata hari hujan lebat, salah seorang teman yang paling yunior katanya nanti tengelam, sehingga tinggal di desa tersebut,

Kami berjalan terus pakai matel, untung hujan berhenti ternyata air tidak tinggi hanya skitar satu meter saja, sambil berenang terus soe sampai didesa beikutnya dan  juga melaksnakan seperti desa sebelumnya,

kemudian kami berngkat lagi setelh teman yang ditinggal dijemput pakai perahu, paginya saat mandidi sungai kecil,

sumber pualingoubat

 banyak anak wanita tertawa katanya Uteknya sebeu,kemudian aya tanya Polisi pendamping katanya maa bapa tidka tahu utek artinya kepala sebeu besar,kemudian say adar apa yang dimasud anda smeua pasti athu 9kalau di batak si uco namanya tau K…),

 disnilah saya memperoleh busur dn panah asli mentawaiyang and abis alihat d Museum Lluhur Kita WANLI jkarta, yang fotnya ada diatas.

Dari sini saya harus menyeberangi lembah, katanya sangat tinggi  gunungnya,ternyata hanyabukit saja,

memang di Pagi tidak a a gunung yng tinggi dan di hutan hanya ada

Anggrek bulan ja, dn dipngiirPantai

banyak sekali koleksi kerang (shell) yang indh tetapi tidak sempat saya bawa, Juga say tidka alat pemotret karean takut situasi disana, memnag benar ada hujan dan banjir, sayang saat itu say lupa minta foto dari teman-teman panitia yang aenak santai dikota sikakap saja seperti Tjia Boen Lion (yang sbelum tamat pindah ke Italia, saat ini doketr bedh,menetap disana), dan sbelum lupa ternyata seluruh derah sulit yang memimpin umunyayang sudha paling sneior dan ini kebanyak dari etnis Tionghoa, maaf saya buka protes  atas RS, tetapi memnag begitukenyataannya dan wanitatidkaad ayang ikut.

sepanjang jalan hanya makan

super mie dengan ir eklapa dan

ikan kaleng tetapi saya ada persiapan

sosis  (lakjiang) untuk dipanggang.

Saya juga ditertawakan, karena saat merangkak diatas kayu untuk mnyeberangi lembah yang licin karen ahujna, dikata yang artinya

Kera besar, kemudian baru say tahu, tak apalah demi untuk tugas maju terus pantang mundur, memang say apaling berani dari tim tersebutnya dan memang trenyta sy jadi anggoyta POLRI pertama dari Fakultas.

Setibanya didesa terakhir, malamnya

putri kepala desa demam panas dan megigil, saya dpat akal dengan syarat baru saya suntik obat malaria Sulfas chininne asal besok disediakan perahu untuk mengantar kami kembali ke sikakap yang jaraknya cukup jauh, ternyata ia mau, setelah berdo saya suntik ternyata berhasil,

saat itu juga malamnya dipangil ad pasien yang menderita Penyakit cirrhosis hepatis, (Penyakit hati yangtidka dpat disembuhkan saat itu) saya ktakan ini asien sudha parah harus dibawa ke Padang.

Paginya memnag diseidakan Perahu tetapi tidak a ayang mau ikut mendayung, sampai Polisi menembak keudara tak ad ajuga yang mau, saya memang sudah sedia

Temabkau, dengan disogok tembakau ternyata mereka mau,diberinya sedikti demis edikit kalu sudh ngantuk beri lagi karena Tembakau aatau rokok dinmaa Ubek.

Ubek Pagai ini ditaruh dalam sebuah wadah khsusu yang amsih saya koleksi sepeti gamabar diabwah ini

kolesi dr iwan Wadah tembakau dengan ukiran monyet

Sepaanjang jalan dnegan perhau diamna-man bial ketemu penduduk asli lagi cari duian ditoong Polisipengantar dan di beri bagian, begitulah sorenya baru kembali ke Sikakap sekitar jam tiga sore.

Sedangkan jam lima kapal sudah mau berngkat, teryata masih menungu atuteman belum kembali

, Dr effendi kamil, untung diaat teakhir erdengar

bunyi tromper dari kerang, ternyata I tiba,dengan membw

daging rusa, da malmnya kami berangkat amabil makn daging rusa.

Rom bagan kami paling beruntung karena tugas dapat diselselsai dengan tepat waktu selama dua minggu sedangkan yang lainnya di Sipora dan sibeut sampai 17 Agusts disana dan terpaksa dijemput dengankapal landing dari armadalaut ALRI> karena itu mereka banyak yang terlambat lulus.
Setiba di Di padang CoschaanaP dilanjtkan lagi, wkatu itu di penyakit Dalam dibawah prif hanif. alm

Trenyat hasil olesan darah menatwai terlantar tidka diperiksa sma sekeli,

Untuk itulah saya tlis kesimpulan smentara mentawai satiu sduh terjangkit malaria, jenis tidka dpat dideteksi, porcentase sekitar 80% Gizi bagus, umumnya sudha beragama krsiten protestan dan katolik masih sedikit, umumnya memilikipostur tegap, sangat pintar smesh main voly dan makan ikan mentanh-menath secara langsung , dan ada kebudayaan hidup bebas sebelummenikah,mereka bbo;eh pacaran dsbnya dipulau saat musim mencari kepiting dengan isitilah mnganjau, teta[pi kalu sudha menikah sangat ketat ,jangan diganggu and abisa dibunuh, juga mas kawinnya babi, jdi juga jangandiganggu andasmeua bisa dibunuh, perhatika akuariu ikankoki andda karenammereka akan mengabil dan menelannya entah-menatah, slain itu acara tradisionil juga ad, foto aslinya ad dimuseum WANLI> ternyata pimpian Parasitologi dr Martono lagi skait, saat itulah say menjeguk beliau di RSUP DR Mohamad jamil, ketumu dengan Pak Oetoro, dr azhari , saat itulah mereka mnegnal say dan kemudian atas dar itulah aya dipanluntuk amsuk Polisis, kisahpertualangan tersbeut akan dilanjutkan pada srial yan akan datang berhjjudu;l”Pertualangan driwan jdi polisi

a) book cover b) Mentawai Chief c) Husband and wife d) The native mentawai people in the front their  house (2) The Mentawai Islands by USA reseacher (google exsploration)

The Mentawai Islands lie to the West of Sumatra in the Indian Ocean. They are composed of over seventy different islands.

The islands straddle the equator, which explains the lush temperate climate that is associated with Indonesia. The history of the Mentawai Islands begins between 2000 and 500 BC.

The islands where once a part of Sumatra and during the Pleistocene Era the islands were separated.

The culture of the Mentawai people is distinctly different from their fellow Indonesians because of how long they’ve been separated from each other.

The islands were have been influenced culturally by the British, the Dutch, the Germans, and finally by Catholic Italian missionaries.

Currently the Mentawai’s are considered regency within the Suatera Barat. There are over twenty different endemic species spread through out the seventy islands. There are four endemic primate species on the islands; the Kloss Gibbon, the Mentawai Macaque, Mentawai leaf- monkey and the sub-nosed monkey.

*macacae

In total the Mentawai’s house at least seventeen endemic mammal species. Other common animals (at least in these islands) are sea turtles, dolphins, fruit pigeons, endemic squirrels, tropical fish like parrotfish, sharks, snakes and many more.

The Mentawai’s are composed of lush tropical rainforests, mangroves, coral reefs, and beautiful white sand beaches. Some of which are protected by the government. The Siberut National Park is one of themost famous protected areas. Not only can you see the beautifulvegetation of the Siberut Island, but you can also experience the lives of indigenous Mentawai tribes.

The islands lie over one of the most active earthquake zones in the entire world; because of its location the Mentawai’s are very much at risk for tsunamis and earthquakes.
The culture of the Mentawai people is becoming increasingly difficult to preserve because of rapid globalization.
 
Historically the people were jungle inhabitants until the Indonesian government forced people to live in villages, thus becoming more modernized. Before they lived in the government-run villages, the people lived in umas, which are traditional long houses where an entire clan would live in.  
 
Before modernization, the people of the Mentawai have lived off of the tropical rainforests and of the natural resources that were available. Everyone, including women and children were treated as equals.
 
Sikeireis or shamans, who shared everything that they knew with their people, led the clans.
 
With modernization came modern life styles,many people renounced their clans and became more concerned withmaterialistic ideals and thoughts.
 
The government does provide school for the children of the islands, but they tend to ignore the indigenous history and culture of the Mentawai people.
The traditional religion of the Mentawai Islands is a form of animism called Jarayak.
 
This form of religion isn’t allowed by the Indonesian government, many people have converted to either Islam or to Christianity, but at the same time many people still practice Jarayak.
 
The Mentawai’s have become an incredibly popular surf destination, not only for professional surfers, but also for surfers of all skill levels since the mid-1990’s.
One of the most popular ways to enjoy the Islands is to take boat trips that take visitors to surf locations around all of the islands. Another option is to stay at one of the many hotels and resorts that are on the islands.
These places accommodate all of a surfer’s needs by providing the best in food and service with transportation to the best waves. The most popular islands with the best surf are Siberut, Sipora, and North and South Pagai Islands.
The most well known surfing area is called Playgrounds. It is one of the worlds greatest spots to surf bringing in top surfers like Andy Irons, Kelly Slater, and my all time favorite Taj Burrow.
Many of
Taj Burrow’s videos are filmed in the Mentawai Islands, especially at Macaroni’s, North Pagai and Lance’s Left, South Pagai. Surfing became huge during a period during 1995 and still continues to gain more fame as surfers continue to go and explore all of the wonders that the Mentawai’s offer.
The surfing industry has greatly expanded the economy of the islands. Tourism is now a huge industry.
 
Since the 1980’s luxury resorts are springing up all around the islands to cater to all a visitor’s wants and needs. Fishing, surfing, relaxation, snorkeling, canoeing, kayaking, hiking, learning about the culture and people, and just enjoying the hospitality of the friendly Indonesian people are some of the things that attract visitors to the islands.

3.Kisah Tsunami di Pagai Selatan 2010

mentawai

The disaster-prone expanse of Indonesia has suffered three powerful blows to the region that has left over one hundred people dead Tuesday –and all three disasters were within hours of each other.

 
The fault that caused one of the world’s largest natural disasters back in December 2004, when a powerful earthquake trembled undersea and sent raging water to 14 countries in Indonesia, killing over 230,000 people, unleashed a strong undersea earthquake late Monday registering 7.7 in magnitude.
 
The quake triggered a 10-foot tsunami that struck Tuesday, killing over 100 people and leaving thousands homeless.   
 
According to officials, the tsunami struck the Mentawai Islands, a chain of about seventy islands and islets off the western coast of Sumatra, Siberut being the largest, that has become a destination popular among foreign surfers. The death toll from the tsunami is currently 113 – but steadily rising. Mujiharto, head of the Health Ministry’s crisis center, expects the toll to rise significantly.
 
“We have 200 body bags on the way, just in case,” he said. Meanwhile, between 150 and 500 people have been reported missing.
In addition to the killer tsunami were the eruptions of ash from Indonesia’s Merapi Volcano, located on the island of Java, that left one dead and about a dozen injured.
 
Thousands living on the wall of the volcano have evacuated the area due to the smoke. Indonesia, the world’s largest archipelago that houses approximately 237 million people, is located on a string of fault lines stretching from the Western Hemisphere through Japan and Southeast Asia known as the ‘Pacific Ring of Fire’ – making it extremely vulnerable to earthquakes, tsunamis and volcanic activity.

 Indonesia Earthquake and Tsunami Kill 113, Merapi Volcano Eruptions Hours Later Indonesia Earthquake and Tsunami Kill 113, Merapi Volcano Eruptions Hours Later President Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono and Wife with the local governement leader visit the Mentawai ‘s tsunami area.

FRAME DUA : KOLEKSI PULAU MENTAWAI MILIK Dr IWAN 1. Koleksi SMOKING (UBEK in native mentawai languague),koleski untuk merokok 1) Tobacco Box with monkey design 2) foto native mentawai smoking ubek 2.  Weapon collcetions,arrow and spear (Koleski Busur dan anak panah)   3. Koleksi Gendrang dari kayu pakis(Native wooden drum) 4. The Picture Postcard collection 1900

FRAME TIGA : KOLEKSI HISTORIS PULAU MENTAWAI

Mentawai Islands

Mentawai Islands Regency Kepulauan Mentawai
—  Regency  —
Coordinates: 2°11′S 99°39′E / 2.183°S 99.65°E / -2.183; 99.65Coordinates: 2°11′S 99°39′E / 2.183°S 99.65°E / -2.183; 99.65
Country  Indonesia
Province West Sumatra
Capital Tua Pejat
Government
 – Regent EDISON SALELEUBAJA
Area
 – Total 6,011.35 km2 (2,321 sq mi)
Population (2000)
 – Total 38,300
 – Density 6.4/km2 (16.5/sq mi)
Time zone WIB (UTC+7)

The Mentawai Islands are a chain of about seventy islands and islets off the western coast of Sumatra in Indonesia. Siberut (4,030 km²) is the largest of the islands.

The other major islands are Sipura , North Pagai (Pagai Utara) sikakap the biggesrt city and South Pagai (Pagai Selatan)

*

sikakap .

The islands lie approximately 150 km off the Sumatran coast, across the Mentawai Strait. The indigenous inhabitants of the islands are known as the Mentawai people. The Mentawai Islands have become a noted destination for surfing. History

Following the Pleistocene glaciation, the Mentawai Islands were separated once more from the Sumatran mainland by rising sea levels.

The Mentawai people are estimated to have arrived on the islands somewhere between 2000 and 500 BCE, migrating from the north through Siberut and then moving south to Sipora and the Pagai islands.

Their Austronesian language, their customs and habits of life indicated as early as Crisp’s report an origin that was distinct from the nearby coast of Sumatra.

A Mentawai village in 1895.

The Portuguese were aware of the islands early in the 17th century: a map dated 1606 shows Siberut as “Mintaon”. In August 1792 John Crisp, an employee of the British East India Company, visited the Pagai (“Poggy”) islands at his own expense to study the Mentawai people.

His account was published in 1799,[1] providing the first details of the Mentawai people in western literature. The Mentawai Islands officially became part of the Dutch East Indies on 10 July 1864, not having been subject to the Anglo-Dutch Treaty of 1824. In 1901 the German Royal Missionary Society established a presence on the south coast of North Pagai island at the invitation of the Dutch colonial authorities. The first missionary was murdered, and it wasn’t until 1915 that the first person was converted, with the program then being extended to other islands.

Mentawai Islanders, picture taken 1930.

After Indonesian independence, Catholic Italian missionaries established a presence in the islands. Post-independence government policies relocated the indigenous population into villages, in contrast to their traditional dispersed house groups (uma), with the aim of promoting “development”.

Cultural tourism started to develop in the late 1980s, and when in the mid-1990s world-class waves were discovered by some Australian surfers, surfing tourism started to develop. The island of Siberut was extensively logged from the 1970s after the government granted logging permits for most of the island. In 1993, the logging concessions were revoked and about half the island was declared a national park. In 2001 logging recommenced after a new logging permit was granted for an area of 500 km².

Administration

The Mentawai Islands have been administered as a regency within the West Sumatra (Sumatera Barat) province since 1999.

The regency seat is Tua Pejat, located on the island of Sipura. Padang, the capital of the province, lies on the Sumatran mainland opposite Siberut. The regency is divided in five subdistricts (kecamatan):

Pagai Utara, Pagai Selatan, Sipora, Siberut Selatan, and Siberut Utara.

Ecology

Dugout canoes on a river in Siberut.

The islands have been separated from Sumatra since the mid-Pleistocene period, which has allowed at least twenty endemic species to develop amongst its flora and fauna. This includes five endemic primates: the Mentawai or Kloss Gibbon (Hylobates klossii), Mentawai Macaque (Macaca pagensis), Siberut Macaque (“Macaca siberu”), Mentawai leaf-monkey (Presbytis potenziani), and snub-nosed monkey (Simias concolor). Some areas of the Mentawai Islands rain forest ecoregion are protected, such as the Siberut National Park. Red Junglefowl and the Crab-eating macaque are also native.

Seismic activity

The Mentawai Islands lie above the Sunda megathrust, a seismically active zone responsible for many great earthquakes.

This megathrust runs along the southwestern side of Sumatra island, forming the interface between the Eurasian Plate and Indo-Australian Plate. Earthquake and tsunami activity has been high since the 2004 Indian Ocean earthquake. In 1833, the region was hit with an earthquake, possibly similar in size to the 2004 Indian Ocean Earthquake[2]; another large earthquake struck in 1797. On October 26, 2010, an earthquake in southern Sumatra led to a deadly tsunami that devastated villages in South and North Pagai.

HABIS

HAK CIPTA @ Dr iwan 2015

SERIAL KISAH PERTULANGAN DRIWAN “EKSPEDISI MENTAWAI 1971″(INTRO)

 

 

KISAH PERTUALANGAN DRIWAN

“EKSPEDISI  MENTAWAI 1971″(INTRO)

OLEH

Dr Iwan Suwandy,MHA

KOMBESPOL(PURN)

Konsultan Informasi

Hak Cipta @ Dr Iwan  2015

KATA PENGANTAR

KISAH PERTUALANGAN INI   MERUPAKAN KENANGAN-KENANGAN MASA PENDIDIKKAN KEDOKTERAN TAHUN 1971

Mohon maaf jika Kisah Pertualangan  ini dalam bentuk PARODI

( Parodi adalah karya  tulisan  dengan kata-kata  yang mengalir  begitu saja , dimulai dengan  Kata Pengatar , tanpa pembukaan dan bab-bab  .)

Tehnik Karya Tulis Parodi saya pilih    agar  situasi  kejadian  dapat dimanfaatkan untuk membuat tampilan yang seprti kita lihat di film, video untuk acara Televisi Kabel. lihat  dalam acara  TV dibawah ini

 

SUMBER EKSPLORASI GOOGLE

 

 komputer(lihat penulis dengan film  ilustrasi keramik  Ming  )

 

 Karya Tulis Tulis Koleksi Sejarah Martavan (Guci)

lihat upload karya tulis tersbut dibawah ini

Pameran Guci Langka 

(rare Martavan Exhibition)

Driwancybermuseum’s Blog

tarian betawi tempo dulu                 

  SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA                                        

  DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM  

   MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA  INDONESIA                                      

  PENDIRI DAN PENEMU IDE   

                                                

      Dr IWAN SUWANDY, MHA   

    BUNGA IDOLA PENEMU :

    

                     BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)              

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA

Showcase :

Pameran Guci Langka 

 

1.Terlalu banyak Guci Martavan ditemui di Indonesia khsususnya di Kalimantan Barat termasuk juga produksi baru di Singkawang. 2.Untuk membantu para kolektor untuk mengenal guci martavan yang langka dan asli

DrIwancybermnuseum

mengadakan pameran koleksi yang langka dan asli

4.Also look the best guci martavancollections in Indonesia own by Dr Boedi ( I hope Dr Boedi give me permission to exhibit his collections,the info from google exploration)

Greatings from the cybermuseum founder

Dr Iwan Suwandy

 

Dinasti Tang & Sung

1.Yueh dragon  martavan with mouse ear

2.Yueh tweleve ear martavan

 

Dinasti Ming & Qing

1.Ming Wanli dragon

2Anamis telingga tali(string ear)

3.Ming dragon small jar martavan

Ming swatow medallion string Martavan

Myanmar medallion string Martavan

 

 

Ming Flower Three Colour  (sanstai) Small Martavan

Myanmar medallion string small jar

picture not upload

 Qing Green Dragon Martavan

(sri rejeki hijau)

Anamis Blue Martavan

Qing Dragon Ear(Rudaks) Martavan

Qing Phoenix martavan

Qing Water Martavan

1)Guci Segi Delapan

2)Guci Delapan Gambar

3)Guci Bak Mandi

KIsah Penemuan Guci (Martavan)1. Kisah Dr Iwan Tentang Koleksi Guci antik di desa di Kalbar

Pada tahun 1994saat bertugas di Kalbar, suatu ketika menerima tugas untuk mengamankan maslah perdngketaan disebuah desa di kalbar,karena seoramng polisi tertembak akibat kecelakaan main sistem Russian Roullet ternyata kelupaaan hitungannya saat ditembakan kekepalannya sendiri ternyata pelurunya masih ada. Saat berkoordinasi dengan dokter puskemas di desa tersebut dengan kapolsek saya bertemu dengan seorang kolekstor guci luar biasa didesa tersebut  ,ia adalah seorang dokter puskesmas berasal dari pulau jawa dan sempat melihat beberapa koleksinya yang cukup langka sayang tak sempat membuat foto saat tersebut. Salah satu koleksinya adalah guci martavan dengan medali pembatas dan kemudian saya memperolehnya dengan membeli dri seorang dokter yang pernah bertugas di Kalsel ,lihatlah guci tersebut dibawah ini ada dua satu guci tasbih dan satu guci awan

.ternyata Dr Boedi juga memilikinya ,baca infonya setelah ini.

2.The best guci collections from Indonesian owner Dr Boedi

Mengagumi Museum guci Cina DR.Boedi Mranata

 

 KISAH INI DAPAT JUGA DITAMPILKAN DI TV LAYAR LEBAR ATAU

 

BIOSKOP (FOTO BIOSKOP 21 KLEAPA GADING)

Dengan demikian Para  Pemirsa  TV atau PenoNton Bisokop dapat  merasakan seperti mengalami sendiri betapa mengesankan  Situasi Pertualangan   tersebut

  Tipe Karya Tulis seperti ini dalam Kalangan Penulis Profesional dikenal dengan  PARODI dan jika disusun dengan cermat dapat dijadikan skenario Sinetron TV  atau Film Bioskop demngan memakai teknologi muthakir, saya sudah coba ternyata  berhasil diputar untuk acara Keluarga Besar saat

 

Pesta

Ulang Tahun 

dan juga mungkin dapat untuk  saat 

ulang tahun perkawinan

Koleksi dr iwan, lukisan Arifin c.Noer dalam buku sandiwara Sumur Tanpa Dasar.

pring ilustrasi Pesta perniahan Prince William Ingris karya Dr Iwan

lihat upload dari web

The Royal Prince William Wedding Memorable(Koleksi kenang-kenangan perkawinan Pageran William)

 

MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

Dr IWAN ‘S CYBERMUSEUM

 THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

 

Upacara Pesta Perkawinan.

PARODI dengan tehnik terbut diatas  dengan Ilustrasi Gambar yang menarik secara kronologis merupakan ciptaan  saya dengan Hak Cipta  dan hasil karay ini membuat saya jadi terkenal dan sudah dilihat hampir satu juta orang pemirsa daris eluruh dunia, dan banjirlah email dan facebook memintan info dan mulailah sya memeproleh sedikit bantuna biayA operssioanal dan menata

Museum Leluhur Kita “WANLI:

Namun    akhir-akhir ini sudah mulai ada dikembangkan oleh Penulis ‘KOMPASIANA’ tanpa menyebut nama saya sebagai penciptanya. Buat sementra saya masih belum menuntut apa-apa, tetapi stetelah  karya tulis ini, bagi siapapun yang melakukan  reproduksi karta tulis sya di wbe blog Driwaancybermuseum akan sya ajukan Tuntutan kepada BARESKRIM POLRI , karena saya  sudah ajukan Hak Cipta dan saya adalah

Purnawirawaan POLRI 

sehingga dengan mudah melakukan tuntutan kepada  saudara.

Ini buka Gertak Sambal (kata Orang Padang), ini adalah teguran Keras buat anda semua yang selama ini melakukan repro karya tulis saya, saya dengan mudah mengetahui bila anda melakukan repro sebab ada informais langsung ke web saya, karean itu sekali lagi saya umumkan

sumber

saiyanti

DILARANG MELAKUKAN REPRODUKSI KARYA TULIS SAYA

DI WEB INI ATAU

BUKU

YANG SUDAH  DITERBBITKAN DALAM BENTUK E-bOOK dALAM CD-ROM YANG BARU BEBERAPA YANG DIJUAL (EDISI TERBATS HANYA SEPULUH SAJA)

LIHAT GAMBAR DIBAWAH INI SANGAT MIRIP  (MAAF JIKA KELIRU,  MUNGKIN YANG MEMBUAT INI ATAS INSPIRASINYA SENDIRI ATAU MEMANG MELIHAT GAMBAR SAYA KEMUDIAN TIMBUL INSPIRASINYA SENIRI, JIKA BENAR HARAP CANTUM KAN SUMEBRNYA)


  • Resolusi Kebangsaan Pemuda Bamboeroentjing 2014

    SUMBER Rachmad

, .

Bagi yang sebelum ini sudah melakukan REPRO, harap sgera mengajukan permohonan izin tertulis ke email iwansuwandy@gmail.com , hal sama juga untuk teman-teman di facebook  atau Twitter yang akan sya buka.

Web.Blog Kompasiana

lihat upload dari kompisian karya tulis promo saya dibawah ini

Kompasiana merupakan wadah dimana  saya  belajar menulis beberapa artikel  karena sering ditertawakan Isteri saat  sudah berniat s Tahun 1985 ingin jadi Penulis di Internet dan saat itu sudah mulai menulis di

sumber

jualbukubekas

INTISARI  tulisan berjudul

Koleksi Surat-Surat Bersejarah , didalamnya berisi Balasan surat Saya  kepada

Prince Charles dan Diana melalui

skretarisnya Sonya Palmer ,

dan surat ucapan  Drs Moh Hatta saat memeproleh Bintang Mhaputra dari Gubernur DKI, kemudian juga Karangan Di Majala PErhimpuan Filateli Indoensia tentang

Kolsksi Sejarah Pos Pendudkan Jepang Di sumatra, dari sinilah cikal bakalnya sampai saya mulai berburu

koleksi -koleksi yang saya miliki sekarang yang sbagian sudah jual sehingga dapat dana untuk Pindah ke Jakarta, .

Kata Isteri tercinta lily Widjaya ,

Kamu  besar Omongan  ( istilah orang Padang “GADANG OTA” ) atau teman saya  ” Dokter Iwan Baterainya sangat kuat” 

Hal tersebut karena saya terlalu ramah, lugu, suka berteman, berterus terang, terlau lurus, sangat disiplin,  tidak dapat berhenti cerita sebelum selesai , ditambah dengan beberapa lelucon ringan menarik(saya sebut Guyonan ala Cina Padang) , ini berkat kesenangan

Koleksi dan baca

segala Buku yang kemudian jadi

Koleksi sampai penuh

dua apartemen

dan 80% isi rumah  milik pribadi.

Ternyata ejekan tersebut malah membuat

saya semakin semangat agar apa yang diniatkan  dapat  tercapai

dengan Moto

Bila benar tidak maksiat dan ti merugikan orang lain , segera laksanakan dan yang jelek jangan diulang-ulang.

Alam Terkemabang Jadi Guru, yang baik boleh diulang kalau sesuai situasi dan ang jelek jangan diulang-ulang

Serta Bnayak berdoa seperti lazim dalm agama Ketolik, dan juga doa khusus cipataan saya

Minta Ilham dan Kepintaran kepadah ROH KUDUS (dapat dibaca sesudah Karya tulis ini)

BENAR BENAR TAK TERDUGA

Ternyata Web dengan nama Driwancybermuseum (logo diatas)

   mendapat banyak sambutan dari teman-teman sesama penulis karena Kisahnya umumnya terkait Pertualangan dan Sejarah serta Kisah Perjalanan , tetapi saya berhenti menulis diKompasiana karena tidak ada penghargaan sama sekali, karena disana yang diperlukan tatabahasa saja dan kebnayakan tulisan yang ada adalah saduran atau malah  tiruan (plagiat)  semata .

lihat upload web tersebut dibawah ini,

Saat itu saya sudah memiliki Web Blog namanya Hhtp://www.uniquecollection.com sudah penuh. lihat upload dibawah ini

SEBELUM MENJELAJAHI BLOG DR IWAN BACALAH PETUNJUK INI SEBELUMNYA

Hallo Friend,
I have just build the new web blog hhtp://www.Driwancybermuseum, free web blog special presentation Dr Iwan S masterpeice collections, and locao or international uniquecollection exhibition,
PLEASE CLICK THAT WEB BLOG
WELCOME TO DR IWAN CYBER MUSEUM
OUR LOGO

 

Selanjutnya   dibuat satu Web lagi

Hhtp://www.Iwansuwwandy.wordpress.com

Ternyata  nama ini kurang begitu menarik perhatian sehingga diganti lagi dengan Web Blog baru 

CONSULTATION(KONSULTASI) VIA INTERNET

FROM THIS DAY I WILL STARTING CONSULTATION VIA INTERNET

MULAI HARI INI SAYA MEMBUKA KONSULTASI LIWAT INTERNET

APABILA ANDA MAU MENCARI INFORMASI APA SAJA TENTANG SEJARAH, KOLEKSI ANTIK, TENTANG PENYAKIT DALAM KHUSUSUNYA JUGA MASALAH KEJIWAAN PADA WANITA DAN ANAAK-ANAK

SILAHKAN MENGHUBUNGGI SAYA LIWAT EMAIL

 

Hhtp://www.Driwancybermuseum.wordpress.com yang ternyata menarik dan saat ini

sudah 965.000 pemirsanya.//

sangat banyak komentar salah satu lihat dibwah ini

 
Show more details
Select comment driwancybermuseum
driwancybermuseum.wordpress.comx
driwansuwandy@gmail.com
139.193.108.56

Yth Sdr Manunggal K.Wardaya
Informasi tentang Brigjen Rudi Pirgadi dan putranya Iwan Pirgandi mungkin ada dalam buku atau piring hitam lama musk kroncong saat pertujukan di EXPO Amrikaserikat dan saat itu juga Bob tutupoly ada disna dan mengenai Iwan harus dilakukan penelitian informasi lebih lanjut, info ini gratis, d untuk info yang mengenai Iwan Pirgangadi saya pasti akan enemukannya apa adanya buat anda dengan syrat ajukan permintan dengan mengupload kopi KTPnya dan lamat lengkap berserta riwayat pekerjaan ke email iwansuwandy@gmail.com, tentunya and amampu memberikan bantuan alakadarnya liwat transfer ATM atau via Titipan Kilat apa saja yng berhubungan dengan pembangunan Museum Kami Museum Leluhur Kita WANLI sperti uang kertas lama, uang lama dan sebagainay (foto lama) kelamat kantor kami di Jkakarta. JIka and atidka setuju tidka apa danaya anggap ini adlah sumbangan saya bagi anda dan sejarah musik di indoensia
salam
Dr Iwan suwandy<MHA
Konsultan Informasi

Show more details

Select comment Manunggal K. Wardaya
facebook.com/753933822x
manunggal.wardaya@gmail.com
77.175.203.162

maaf agak menyimpang. adakah yang tahu IWAN PIRNGADI, putr dari Brigjen RUDI PIRNGADI?
Iwan juga membentuk band.
Salam

Memang begitu adanya diri  penulis

sejak umur tiga tahun sudah mulai melihat ,mengenal lingkungan , malah bisa main Sepak Bola pada umur tersebut, lihat kanan kiri sambil jalan, saat umur tiga tahun sudah masuk TK akibatnya  kami tiga saudara  jadi terlambat masuk sekolah, umur lim atahun sudah kelas satu  SD, sepuluh tahun kelas lima SD dengan ibu guru tercinta Ibu Lena,    bahkan pada umur 10 thun sudah jadi Kiper di SD ,

Pada  Umur 12 tahun ( kelas enam SD ) sudah jadi Juara Tenis Meja Sumatera Tengah (saat itu terdiri dari  SUMBAR, RIAU dan Jambi) , saat  mau Ikut

sumber

ptmsi banjarmasin

seperti inilah say dulu(foto ada dimuseum) tetapi pegangan saya lain tipenya .

sumbe rubijanto

PON Makasar terpaksa tidak jadi   karena tidak diizinkan orang Tua ( tiga bulan naik kapal yang  akan ketigalan Pelajaran)

Pada Umur 16 tahun

IKUT PON Bandung 

say masih ingat berbaris dan siap mendengar pidato Bung Karno dilapangan Taman maluku bandung

krena suar ribut Bung Karno dengan suara mengelegar beteriak

HARAP DIAM

SEKLAI LAGI HARAP DIAM

 Benar menakjubkan semua ppenonton diam dan mulailah Beliau berpidato secra beapi-api

saat itu say masih ingat bertemu

sumber

kppu

Sofyan Wanadi

di  Hotel Panghegar bandung , ia lagi studi di bandung,

sumber

frost

kakaknya  DR Liem Bian Tiat(Bintoro Wanadi teman saya main tennis di padang, sedang sakit patah tulang

di Rs Bromeus Bandung, rencananya mau bantu

kakak saya

bandingkan dngan Ibu sya Anna umur tiga tahun

Elina widyono(sekarang diUSA) masuk fakultas Farmais UNPAD

dan

 

Umur 17 tahun

 

Juara Tennis Lapangan Sumatera , 

 Tahun 1963 tamat SMA Don Bosco, selalu terkenag direktur dn guru serta panutan

almarhum frater Servaas(bersam alamarhum Frater Eric dir SMP FRtaer),  yang memberikan ilham akan ada mas dimana informasi apa saja diperlukan saat pertam kali sateli diluncurkan, dan juga guru tercinta

Pak  Sofyanto yang masih hidup sampai saat ini.Saya pernah jadi guru di

SMA DON Bosco saat tingkat tiga sampai empat, sat itu ada

Kepala Paroki stor Voght dan papa Saya ketua yayasan sekolah Katolik Padang Prajoga Djohan Oetama  yag ikut test anda smua dari DB

pak sofyanto dan penulis  Iwan uandy (Gho Bian Goan)

mener Tjoa yoe Tek., disampingnya Frater Theodatus. serta paman saya Gho Ie Keng

Tahun 1964 mau ikut PON Jakarta , batal akibat

sumber wiki

G30S PKI dan  tahun 1965  mengikuti

SUMBER  telkomsumut

PORWIL Sumatera di medan, saat itu sampai semifinal  sengaja main dengan jelek  supaya kalah  (agar tidak ikut TC  di Jakarta ), agar  dapat menyelesaikan Studi  Kedokteran  tepat waktu )

Pada PORWIL tersebut saya  ketemu penulis SMA DB, Sian de Bud dari cabang Memanah , ialah yang  mengatkan istilah tulisan saya megalir terus begitu saja, rupanya dia tidak tahu tipe penulisan profesional PARODI, sehingga saya jauh lebih terkenal dari dia

Tamat Drs Med (tingkat Empat) 1968 (saat itu tingkat dua  selama dua tahun), praktek kerja di rumah sakit dulu sampai lima  atau enam tahun ,tapi saya hanya  empat  tahun saja, karena tidak ada mengulang  dan  sudah tamat dokter minus THT tahun 1972

(pelantikan  awal tahun 1973 ) ,

Hal inilah terjadi karena saat G3oS PKI angkatan kami tidak ikut mundur ujiannya , sehingga  dapat mengejar angkatan diatas, serta saya  berusaha  kejar ambil THT ke  UI  Agustus 1972 dan juga sebelumnya Kulit, Neurologi dan Pikiatri di UI  Januari 1971

Saya masih ingat satu angkatan saya di THT  dan WAMIL ABRI

di Solo Panasan tahun 1973 ,

 

Brigjen Dr. R. Paul
4 April 1995 – 4 April 1997(sumber sejarah RSPAD)

almarhum Brigjen TNI AD Dr Richard  Paul  mantan Direktur

RSPAD  Gatot Subroto Jakarta

Tahun 1989-1990 saya mengikuti Pendidikan S2 Master Of Hospital Administration kerjasma antara univ.Esa unggul-UI-UGM dan Universita Euro Belgia,

Tahun 1991-1994 bertugas sebagai Kadisdokkes POLDA KLABAR, kemudian tahun 1994-1995 Kabag Bin SIS Disdokkes MABES POLRI, tahun 1996-1998 Kepala Lembada kedokteran Kepolisia Mabes POLRI, thaun 1997-1999 Kepala Sudivisi Dukungan Kesehatan POLRI sampai pensiun , tahun 1999 bertugas ke Timot tomur dalm rangka Pengaman Jajk Pendapat TIMITIM

lihat info dari web dibawah ini

eluruh Koleksi dapat dilihat di Museum WANLI

dan ditambah lahi perpanjangan satu tahun sehingga baru tahun 2000 pensiun.

2000-2010 Dosen di program

D3 Rekam meis, SM dan psikologi Universitas Esa Unggul, setelah itu menjalani profesi sebagai

blogger dan konsulatn informasi dan membangun musuem ampai saat ini.

 Banyak teman-teman angkatan dibawah saya terpaksa menunggu lama saat itu sangta sulit lulus biasanya hanya satu-dua orang yang kemudian stelah ada empat orang baru dilantik  sebab biaya acar pelantikan dibebankan pada yang lulus termasuk anatar lain sarapan,kitap suci untuk sumpah dan tenaga yang mendampingi acar sumpah dan hanya paki jas tanpa toga, tidak sperti angkatan tahun 1973 sesudh saya,speti ada bebrapa foto dari Leo Agusli. giliran praktek kerja (Co-schaap)  THT   karena ahlinya sedang mengambil spesialis di UI(saya ketemu Dr Krisna lukman SpTHT)sampai umumnya mereka  lulus  sesudah tahun 1972 (1973 keatas)

Umumnya murid-murid di SMA Don Bosco yang sekolah di Fakultas Kodokteran pasti kenal saya karena selain juara  olah raga, guru ,kakak kelas, ipar, mantan pacar  dan

kemudian Sekretaris Dinas Kesehatan dan Jasmani Polda SUMBAR dengn pangkat Mayor Polisi, dan rumah sakit Bhayangkara atas prkarsa dn rencana sya dikebangkan rumah sakit tersbeut, dan saat itu diterima bebrapa perwira seperti Dr Azhar KIman, Sjafrizal dan Afrizal, dan setealh say ada Dr Achad Cheir , Dr Nazar Knain, Dr Rasmi Fadar dan Dokter lain yangnya.

 Karena mereka  yunior dan cukup banyak, dan sudah hampir lima puluh tahun tidak jumpa tentu saya jadi lupa, untuk itu mohon maaf, kalau ketemu tolong disapa, panggilah nama saya yang lama

 

Ko Goan ( atau dr Iwan), dan sebut kelas berapa di SMA DB  atau Kedokteran angkatan tahun berapa ,

kalau  masih lupa juga harap maklum,  

umur saya sudah 71 tahun dan and sudah umur  kepala enam keatas, pesan ini khusus untuk beberaa orang yang baru saya kenal lagi liwat facebook dan juga  beberapa tahun yang lalu seperti Christine ( Bie Tin), almarhum Trees-Ny Dr anton Tedja, ) ,Tjiang moonlight, Sek Ham, An Nio, Nunuk, Hera, Irnet, an masih banyak lagi. Juga teman-teman senior di FKUNAND seperti DR Sjafril Sjahbuddin, Dr Muchklis Hasan, Dr Rivai, Dr Taufik, Dr Molek, Dr Izwar Sulaiman, Dr Hasil Sahim  juga para dosen DR Sjamsir Daili, Dr Kamardi Thalut,Dr Marias Marianas dan lainnya.

Memang benar Prakiraan saya ahaw juara dunia olahraga sekalipun sesudah pensiun tidak mendapat perhatian lagi

, Juara Bulutangkis  Internasional yang dulunya dipuja-puja , setelah pensiun umumnya lenyap ditelan masa, ada yang masih sukses tertapi hanya sedikit sekli seperi Ferry Sonneveil, dan Rudi Hartono ( satu angkatn saya sama-sama di kedokteran, Rudi   di Airlangga ).

Lainnya malah ada yang sakit, meninggal tanpa ada yang tahu, dan juga pindah ke kota lain dari Jakarta , malah fotonya dengan Presiden dibuang,  juga medali dan tanda penghargaannya , lihatlah dalam karangan saya sebelum ini tentang Parodi Bulutangkis.

Untung saya  sekarang sudah senang , pensiun ,jadi penulis dengna web dan membuat Museum ,  hdup bersama keluarga dan cucu-cucu, umumnya kami semua sehat bugar,  sudah sarjana, memilki pekerjaan sebagai ilmuwan , tidak ada yang jadi pedagang, dan semua sudah jadi ornag(mandiri, semua sudah memiliki  apapun milik sendiri.

Maaf. ini bukan untuk sok pamer, ini hanya untuk dapat jadi contoh bagi Generasi Penerus, memberi semangat bagi semua Bangsa indoensia, bangsa dan tanah Air yang yang sangat kita cintai, agar begitulah harusnya semangat kita,

 Kita adalah Bangsa Besar , lihatlah betapa banyaknya Peninggalan Nenek Moyang atau Leluhur Kita yang begitu hebat,

Apakah kita tidak malu, justru saat dunia pada umunya sudah sangat  maju , Tanah air kita masih dilanda Banjir,

sumber fokus news

Kabut Asap,

sumber rsikobuku

Korupsi,

sumber indonsia coconut

Macet dan sebagainya,

 Karena apa ?

Jawab sendiri anda pasti sudah mengerti, saya tidak mau ikut politik.

Jakarta, Oktober .2015

Dr Iwan Suwandy,MHA

Konsultan Informasi

MUSEUM LELUHUR KITA WANLI BAGIAN LUKISAN MAESTRO C

Koleksi Museum Lukisan Oei Hong Djien Magelang

Museum dengan koleksi lebih dari 2000 lukisan milik kurator Oei Hong Djien kini dibuka untuk kalangan yang lebih luas. Museum dibuka di Jalan Jenggala, Magelang. Lihatlah sekilas karya lima maestro seni rupa modern Indonesia: Affandi, Hendra Gunawan, S Soedjojono, Soedibio dan Widayat. Monalisa Indonesia, lukisan telanjang dan cerita di baliknya. 

 

 

Oei Hong Djien menjelaskan mengenai lukisan Affandi. Oei mengenal baik Affandi dan banyak belajar mengenai lukisan dari sang maestro.

 

Lukisan ini berjudul perempuan dan domba, karya Soedibio. OHD menyebutnya sebagai Monalisa Indonesia karena keanggunannya.

 

Lukisan Hendra Gunawan yang berjudul Penari topeng Cirebon. 

 

Istri Hendra Gunawan berpose di samping potret diri suaminya. 

 

 

Oey tidak menjual satupun lukisannya. Dia ingin semua bisa dinikmati oleh publik. 

 

Museum ini menempati bekas gudang tembakau. 

 

Sketsa karya pelukis Hendra Gunawan. Meski tak punya nilai ekonomi, sketsa ini turut dipamerkan karena punya nilai seni dan sejarah yang tinggi. 

 

Seorang pengunjung berada di dalam museum OHD pertama. Oei Hong Djien punya tiga museum di Magelang. Museum pertama berisi koleksi seni modern sedangkan museum kedua khusus karya kontemporer.

 

 

Seorang pengunjung mengamati lukisan Sudjojono. “Konon model lukisan ini adalah istri kedua Sudjojono, Ros Pandanwangi,” kata Oei. Lihat foto selanjutnya untuk melihat foto Ros saat ini. 

Istri Soedjojono, Ros Pandanwangi (kanan) dan putri mereka, Maya (kiri). 

Komentar Dr Iwan

Museum Leluhur Kita WANLI, memiliki luksian Sudjojono denagn wajah Isteri keduanya Rose Pandanwangi, saat itu maih muda dan cantik, sehingga saya namakan Monalisa Indoensia, diatas lukisan cat minyak diatas canvas tertulis nama Roes Pandanwnagi dan Djak. 71 serta Tanda Tanggan Sudjojono.

Ibu Ros ePandanwangi bila mau melihatnya nanti bulan Maret 2016 Museum akan mulai dibuka untuk umum,

DR Iwan Suwandy<MHA

Konsulatn Informasi

 

Suasana pameran di museum ketiga OHD. Museum ini memajang karya lima maestro Indonesia. 

Istri Soedibio, Saitem, berpose di depan karya suaminya. 

 

Di dalam kamar. Lukisan telanjang karya Affandi yang menunjukkan gairah. Karya ini dibuat tahun 1944

 

KESIMPULAN

Artikle terkait pelukis terkenal S.Sudjonono berdasarkan dari beberapa sumber, memang sangat tragis pelukis yang demikian terkenal terlantar lukisanya shingga pelu diadakn suatau acar pembahsan mau dapakan luisnanya, dan saya sangat beruntung dapat memiliki luksian alamarhum, dan dapat dilikat di Museum leluhur Kita “WANLI: Jakarta.

Musuem ini terdiri dari tiga bagian

Museum Keramik,

 

museum numismatik

 

 

Museum sejarah perjuangan kemerdedkaan RI

(mulain Pendudukan jepang-Rexolusi dan pernag kemerdekaan), Museum Botol da Coverbox Kerajaan Tiongkok yang dietmukan di indoenisesia, dan Musuem ketiga museum Lukisan

maestro S.Sudjojono,

 

hendra,

Skets  yang menjadi dsar lukisan dibawah ini

 

Henk Ngatung dsbnya

serta karya memorabilia lainya seperti

Foto Bintang Film terkenal dan

Piring hitam penyanyi maestro dunia.

yang disusun secara kronologis dari mulai

era  abad 19  dan

sebelumnya,

Awal abad kedua puluh,

Pendudukan Jepang,

 

Revolusi indoensia, Indoenseia  era Sukarno, Dan terakhir era Suharto sampai saat ini.

 

Museum sudh dibuka sejak tahun 2014 denga perjanjian dan akan go public 23 Maret 2015,

Bagi yang berminat untuk melihat museum ini silahkan mengubunggi email iwan swandy@gmail.com

Pengunjung sangat terbatas untuk Kleuargs Besar dan sahaat dekat serta pengunjung yang telah memberikan donasi untuk pengemabnagan museum ini, Nma Musum

MUSEUM ;LELUUR KITA “WANLI”

Bandingkan dnegan tempat yang sam sebelum di renovasi tahun 1996, banyak perobahan bukan, in berkat kerj keras seluruh keluarga dan hasil penjualan koleksi serta banduan dan donasi anda semua , dan berkat doa anda smeua sekarang sudah jadi tiga bagian, untuk itu saya da sleuruh keluarga mengucapkan banyak teri akasih dan syukur ke pad ayna Mhakuasa, dan BUnda maria, yesus dan Rohkudus  berkat karunia ilmam dan Kepintranya sya dapat merenovasi msueum yang lumayan bentuknya dan isinya.

 

(IWAN$LILY(

museum lithography  dan

 

Memorabilia Bintang Film dan Piring hitam lama.

 

Buku manuscript lama

KOLEKSI DIKUMPULKAN DARI TAHUN 1955 SAMPAI SAAT INI.

Terima kasih ats kunjungannya pada wbeb tempat promo museum keluarga ini.

JUGA DI MUSUEM AKAN DIPUTARKAN BEBERAPA cd-Rom Seperti Kokleksi sejaran Leluhur mulai Diansti Tang,Song,Ming dan Qing, serta Perang Pendudukan jepang di indoensia dan Revolusi dan perang Kmerdekaan idonesia 1942-1950.

SELESAI

HAK CIPTA @ 2015

MUSEUM LELUHUR KITA WANLI BAGIAN LUKISAN MAESTRO B

The Henk Ngantung Painters

History Collections

Created By

DR wan suwandy,MHA

Limited E-Book In CD-Rom Edition

Special For Indonesian Senior collectors

Copyright @ 2015

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGANTAR

Pada tahun 2012 saya membeli beberapa sketch Henk Ngantung beserat buku dan dokumen miliknya,katanya dijual oleh anaknya.

Baca info yang saya upload di web blog saya dibawah ini, dan pada tahun 2014 saya mendengar isteri henk ngantung meninggal dunia,saya berencana menjual beberapa sketch yang saya miliki,bagi yang berminat membaca dan melihat info lengkap dengan ilustrasi saya,silahkan hubunggi email saya iwansuwandy@gmail.com,dengan syarat mengupload kopi KTP dan alamat lengkap rumahnya, harga e-book limartaus ribu rupiah sudah termasuk biaya kirim Titipan Kilat,maaaf ini hanya untuk kolektor dalam negeri saja.

Terima kasih atas kujngannya ke web blog saya

Hhtp://www.Driwancybermuseum.wordpress.com

Jkarta December 2014

DR Iwan Suwandy<MHA

 

Artikel Saya di Web Blog tahun 2012

Henk Ngantung Painting

History Collection

Created By

Dr Iwan suwandy,MHA

Limited Private Edition In DD-ROM

Copyright @ 2012

 

KATA PENGANTAR

Tahun yang lalu saya menemukan beberapa

dokumen, bnku dan

sketsa lukisan Henk Ngantung dasr lukisan diatas

dari teman pedagang barag antik di Jakarta, dan

saya telah menulis web blog saya driwancybermuseum tentang pelukis tersebut serta telah mendapat cukup banyak tanggapan dari teman-teman almarhum.

Minggu yang lalu saya menemukan sebuah buku  Buku karangan Baharuddin M.S yang diterbitkan

awal Januari 1981 yang berjudul Sketsa-sketsa  Henk dengan ilustrasi sketsa ciptaan Henk Ngantung mulai masa remajatahun 1935  sampai tahun 1951.berjumlah 240.

Buku ini dimulai dengan pengantar berjudul Henk Ngantung Yang swaya kenal.

Berdasarkan dua penemuan besar ini saya mulai melakukan penelitian lebih lanjut dari sumber-sumber lain yang ada sehingga menjadi karya tulis ini.

Selanjutnya Karya tulis ini ditulis dalam bahasa universal Inggris agar almarhum dapat dikenal oleh dunia dan koleksinya dapat dijadikan pusaka dunia , dan bila ada sponsor dapat dibuatkan sebuah museum khusus untuk almarhum karena selama ini tidak ada suatu kenang-kenangan atas karya almarhum akibat ia disayang oleh

Bung Karno dan ikut menjadi

anggota LEKRA

(lembaga Kesenian Rakyat) yang dibina

Partai komunis yang terlarang masa era Pak Harto ,apa yang berbau komunis PKI dilarang,termasuk Almarhum yang tahun 1965 dangkat Bung Karno menjadi Gubernur DKI dicopot dan dikucilkan ,walaupun tak pernah diadili,alamarhum mengalami kesulitan sebagai orang yang terlibat G30 S PKI.

Sungguh tragis nasib almarhum.dalam kata pengantar Burhanuddin M.S. menulis bahwa Henk Ngantung lahir di

Bogor, 1Maret 1921.Ayah bundanya berasal dari temohon (Minahasa) .Ia hanya menamatkan Sekolah dasar Belanda .

Seterusnya tidak bercita-cita meneruskan sekolahnya karena orang tuanya bukan orangberada.Yang di cita-citakannya ialah menjadi pelukis ,sesuai dengan bakatnya yang mulai berkembang semenjak di SD saat itu

HIS(holandse Indische School-Dr Iwan).dan yang mendapat perhatian  dari

Bapak E.Katoppo Kepala SEkolahnya itu.Setelah meninggalkan bangku sekolah almarhum  dimasa remaja memulai sebagai seorang otodidak,dengan segala kesanggupan  7ang dimilikinya ia mrembuat

gambar dan lukisan cat air dalam jumlah yang cukup besar.

Bekas gurunya itu menganjurkan Henk Ngantung yang saat itu berusia 15 tahun untuk mengadakan pameran .

Di temohon diselengarakan dan menarik cukup banyak pengunjung dan lukisannya banyak pembelinya. Dengan uang hasil pameran tersebut Henk Ngantung meninggalkan temohon menju pulau Jawa tahun  1937 menetap di Bandung.,

D Bandung Henk ngantung sekolah akademi seni lukis kepada

Prof Rudolf Wenghart ,seorang pelukis potret terkenal berasal dari wina Austria.

Rudolf Wenghart (geb. 1887)

 

Sementara itu ia juga berkenalan  dengan seorang kolektor barang antic dan benda seni bernama Neumann .Rumah kolektor tersebut merupakan tempat pertemyuan  para seniman seperti

Prof Wolf Schumacher,

Luigi Nobili,

Dake dan lainlain.Ditempat tersebut tersedia perpustakaan sejarah dan ilmu pengetahuan,sehingga dapat dipergunakan henk Ngantung untuk mengejar ketinggalan ilmunya dikedua bidang tersebut.

Di Bandung Henk Ngantung pertama kali berkenalan dengan  pelukis terkemauka seperti

Affandi,saat itu dia sudah terkenl, dan di kota bandunglah berkat dorongan

Syafei Sumarja yang terkenal sebagai pendidikl kesenian  seni rupa didirikanlah 

perhimpunan seniman lukis

PERSAGI guna mengembangkan  seni lukis dikalangan etnis Indonesia dimana henk ngantung ikut bergabung bersama pelukis lainnya seperti

Agus Djayasuminta

,S.Sudjojono,

Emiria Sunassa,

S.Sudiardjo,

S.Tutut,

Title : “My Mother Sew”

Artist : Sindu Sudjojono

 

Sindu siswaro,

Sjoeib,

Sukirno,

Suromo, dan

soedibio .

Koleksi luisan terakit


Some of the oldest works created were by 

Raden Saleh Sjarif Boestaman (1807-1880) or

best known as Raden Saleh, a Javanese noble of Arab descent whose painting education was firstly obtained in 1822 from a Belgian-born Dutch painter named A. A. J. Payen. He continued his painting education in some European countries, such as Netherlands and German, and learnt more about romanticism under the influence of a French romanticist painter, Ferdinand Victor Eugene Delacroix. Raden Saleh was widely known by his ability of addressing realities into his paintings—wandering to many places, he searched for dramatic elements and internalised them. Returning to Batavia in 1852, he spent his lifetime painting. Raden Saleh died in Bogor and was named as The Pioneer of Indonesian Modern Art. I took only three pictures of his paintings:

IMG_9259

Pieter Mijer, Governor-General of the Dutch East Indies (1830–1833).

Deer Hunt

Shortly after, there was this period called Mooi Indie or Indonesia Molek (1908-1936), starting in early 20th century. The term was given to mark the beauty of Dutch East Indies nature paintings. Initially, Mooi Indie was introduced by foreign painters coming to Dutch East Indies due to their interest in its beautiful landscape and exotic native men and women, such as: Ernest Dezentje, Walter Spies, and Rudolf Bonnet from the West; Lee Man Fong and Biau Tik Kwie from China. But then the native painters also followed the style, including Abdullah Suriosubroto, Basuki Abdullah, Mas Pirngadi, Wakidi, and so forth.

Dancing in the Cloud, by Antonio Blanco.

Kapal Basuki Abdullah

An easy going afternoon, by a Dutch-born indonesian painter Arie Smit.

The era of Persatuan Ahli Gambar Indonesia (1938)the first modern art foundation ever founded, known as Persagi—was noted as the revival of Indonesian fine art with such paintings by Agus Djaja, S. Sudjojono, Henk Ngantung, Emiria Sunassa, and R. G. A. Sukirno. Persagi was established in the aim of encouraging native painters to create artworks which reflected the national identity—looking for the synthesis of traditional and modern paintings, also developing the Indonesian-characterised style. Persagi era was like the opponent of Mooi Indie, where it emphasised the actual reality of society at that time with its flaws and struggles—against colonialism—which couldn’t be found in all the beauty and perfection of Mooi Indie paintings. I have my own favourite painter of this period who often combined realism and cynicism in his works: S. Sudjojono, the secretary of Persagi.

I can't remember the title of this painting by Otto Djaya, but this was real rad, I can tell!

IMG_9266

IMG_9267

IMG_9268

Maka Lahirlah Angkatan '66, by S. Sudjojono. I love this!

Penjual Ikan Henk Ngantung

When Indonesia was invaded by Japan, Persagi was disbanded by the colonials, and then replaced with Keimin Bunka Sidhoso or KBS (1942-1945). This cultural foundation wasn’t just established for one field (fine art), but also for theatre and film; literature; also music and dance. KBS gave freedom of expression to its artists. In fine art, there were four work plans: (1) providing places for painting practice, (2) providing places for exhibitions, (3) funding travelling exhibitions in several cities, also giving appreciation to best painters in competitions, and (4) organising technical and academical painting lessons—with Basuki Abdullah as the tutor. As Indonesia finally proclaimed its independence, KBS then no longer existed.

Kerja Paksa, by a realist-socialist painter, Itji Tarmizi. He often included the theme of social injustice in his works.

Starting in 1945, several organisations were established to put together ideas in art and culture—artists, writers, and humanists often gathered to hold trainings and activities. This period was called Era Sanggar, best known for its populist aesthetics. In Yogyakarta,Seniman Masyarakat was founded, and led by Affandi, followed by Seniman Indonesia Muda with S. Sudjojono as the founder. Other cities then had their own studios, such as Medan, Jakarta, Bandung, and Surabaya. The painters coming from this era were Sudjono Kerton, Affandi, Trubus, Hendra Gunawan, Barlin Sasmita, and so on. And by that, a new period called Era Akademi emerged, starting from early 50’s until late 90’s.

This was by a revolutionist painter, Sudjana Kerton, but ugh, I forget the title.

IMG_9290

Wanita Memakai Ankin Sudarso

Menyusui Dullah

Lelaki Duduk Joko Pekik Tak Seorang Berniat Pulang Walau Mati Menanti

Rumah-rumah China di Jatinegara Amrus Natalsya

IMG_9293

Kucing Popo Iskandar

Anjing dan Kucing Sunarto P. R.

IMG_9295

Wanita Jeihan

One says that by looking at a painting, we don’t just see a painting, but we see the painter: his point of view, what he has been through, his whole life. I guess that’s why I can’t just stop and think of one painter and wonder how he did it. How he actually did it. Also, my contemplation has not just ended there…

 

 

Gabungan Seni ciptaan pemerintah Hindia belanda saat itu Bataavsche Bond van Kuntskringe  di Batavia(Jakarta) dengan cabang di Surabaya dan Bandung  sejak tahun 196 tidak pernah menghiraukan perkemabnga seni lukis etnis bangsa Indonesia.

D Masa Pendudukan jepang Henk Ngantung mengembangkan profesinya sebagai pelukis,pada bulan pertama ia ikut pameran bersama dibekas gedung perpustakaan inggris di Gambir Barat(kini Merdeka Barat).Kemudian pemaran besar di prinsepark sekarang Lokasari mangabesar bersama anggota PERSAGI. Pada saat diturunkan dari gubernur DKI,Henk dipensiunkan dan dikucilkan,ia terpaksa melukis terus untuk menutup biaya hidup kendatipun matanya hamper buta akibat penyakit Katarak dengan memakai kaca pembesar.

Kisah selanjutnya dapat dibaca dalam  Bab Biografi Henk Ngatung.

Saya harapkan hasil penelitian ini akan bermanfaat bagi generasi penerus untuk lebih mengenal karya lukisan Henk Ngatung dan dapt diambil sebagai pejaran dlam mengembangkan karier dibidang politik dan seni lukis,ternyata kedua profesi yang baik itu akan jadi masalah apabila digabungkan.

Hasil pene;itian ini belum sempurna ,masih banyak kekurangannya,oleh karena itu komentar dan koreksi perbakan dari pembaca sangat saya harapkan,dan bila ada yang berminat dapt dilanjutkan pelnelitian untuk disertasi S3 dibidang seni.

Japarta 1 April 2012

Dr Iwan suwandy,MHA

BIOGRAPHY HENK NGATUNG

*Nama : Hendrik Hermanus Joel Ngantung

*Tanggal Lahir : Bogor, 1 Maret 1921

*Pendidikan : Otodidak

*Tanggal Meninggal: Jakarta, 12 Des 1991

Source Wikipedia

Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau juga dikenal dengan nama Henk Ngantung (ManadoSulawesi Utara tahun 1921 – Jakarta12 Desember 1991) adalah seorang pelukis Indonesia dan Gubernur Jakarta untuk periode 19641965.

 

Karier

SEBAGAI PELUKIS

Sebelum menjadi Gubernur Jakarta, Henk dikenal sebagai pelukis tanpa pendidikan formal. Bersama Chairil Anwar dan Asrul Sani, ia ikut medirikan “Gelanggang”. Henk juga pernah menjadi pengurus Lembaga Persahabatan Indonesia-Tiongkok 1955-1958. Henk juga merupakan seorang pelukis dan budayawan dari organisasi Lekrayang pada saat itu berafiliasi ke PKI. Sebagai pengurus Lekra ia juga memprkarsai berdirinya Sanggar Gotong Royong.

] GUBERNUR DKI

Henk Ngantung (tengah) dalam lawatannya ke Wina, bersama Walikota WinaAustria pada masa itu, Bruno Marek dan Konsul Indonesia di Wina, A. Kobir Sasradipoera

 

Sebelum diangkat menjadi gubernur, ia ditunjuk oleh Presiden Soekarno sebagai deputi gubernur di bawah Soemarno.

 

Lihat SK henk ngantung yang asli dibawah ini

Dan ucapan selamat dari sekretaris ikatan rumah sakit swasta Jakarta,menteri kesehatan pertama Indonesia DR Boentaran Martoatmodjo

 

Dua dokumen bersejarah yang tak ternilaikan harganya.

 

 

Saat itu banyak kalangan yang protes atas pengangkatan Henk Ngantung. Soekarno ingin agar Henk menjadikan Jakarta sebagai kota budaya. Dan, Ngantung dinilainya memiliki bakat artistik. Salah satu pengalaman yang barangkali menarik adalah tatkala presiden memanggilnya ke istana untuk mengatakan bahwa pohon-pohon di tepi jalan yang baru saja dilewati perlu dikurangi. Masalah pengemis yang merusak pemandangan Jakarta tak lepas dari perhatian Ngantung. Tapi semuanya tidak berhasil.

Henk diberhentikan tiba-tiba sebagai Gubernur DKI bersamaan dengan pemberantasan G30S/PKI. Statusnya sebagai pengurus Lekra telah menyebabkan ia dianggap sebagai antek PKI.

SETELAH TIDAK MENJABAT

Henk Ngantung tidak sekadar tinggal dalam kemiskinan hingga harus menjual rumah di pusat kota untuk pindah ke perkampungan. Derita Henk Ngantung terus menerpa karena nyaris buta oleh serangan penyakit mata dan dicap sebagai pengikut Partai Komunis Indonesia tanpa pernah disidang, dipenjara, apalagi diadili hingga akhir hayatnya bulan Desember 1991. Henk Ngantung hingga akhir hayatnya tinggal di rumah kecil di gang sempit Cawang, Jakarta Timur.

Kesetiaan Henk melukis terus berlanjut meski dia digerogoti penyakit jantung dan glaukoma yang membuat mata kanan buta dan mata kiri hanya berfungsi 30 persen.

Pada akhir 1980-an, dia melukis dengan wajah nyaris melekat di kanvas dan harus dibantu kaca pembesar. Sebulan sebelum wafat, saat ia dalam keadaan sakit-sakitan, pengusaha Ciputramemberanikan diri mensponsori pameran pertama dan terakhir Henk.

 

 

Keluarga

Henk beristrikan Evie Ngantung. Pernikahan mereka dikaruniai 4 orang anak yaitu Maya NgantungGenie NgantungKamang Ngantung dan Karno Ngantung (meninggal pada usia 71 tahun karena sakit jantung).

Karya

Tugu Selamat Datang yang menggambarkan sepasang pria dan wanita yang sedang melambaikan tangan yang berada di bundaranHotel Indonesia merupakan hasil sketsa Henk.

 

Ide pembuatan patung ini berasal dari Presiden Soekarno dan design awalnya dikerjakan oleh Henk Ngantung yang pada saat itu merupakan wakil Gubernur DKI Jakarta. Henk juga membuat sketsa lambang DKI Jakarta dan lambang Kostrad. Lukisan hasil karya Henk antara lain adalah Ibu dan Anak yang merupakan hasil karya terakhirnya.

 

HENK NGANTUNG PAINTING

Type :

Oil painting

Total 28

watercolour painting

total ?

 

the name of painting

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HENK NGANTUNG SKETSA

 

TOTAL SKETCH

List in Baharuddin M.S,1981

1933-1942

8 sketch

1942-1945

13 sketch

1945-1949

93 sketch

1949-1965

58 sketch

 

 

Henk Ngantung

Peninjau RI Ny. Mr. Maria Ulfah. Menteri Urusan Sosial RI. Sekarang Ny. Subadio Sastrosatomo. Linggarjati, 1947.
Maria Ulfah Santoso, was an Indonesian women’s rights activist and politician. She was the first Indonesian woman to receive a degree in law as well as the first female Indonesian cabinet member.
Pen on Paper, 28.5 x 40 cm.
As seen in the book : “Sketsa-sketsa Henk Ngantung dari masa ke masa” – No. 91, Hal. 91

 

Loo the complete info with click

http://www.frank-gallery.com/

 

 

 

Source frank galery

Related info

From

Henk Ngantung web blog

Henk Ngantung

Seniman Besar Indonesia

 

 

 

 

 

 

GRAND INDONESIA SHOPPING TOWN MENGGUNAKAN LOGO YANG IDENTIK DENGAN LUKISAN HENK NGANTUNG


  1. Grand Indonesia selaku pengelola Mall Grand Indonesia menggunakan sebagai logo dari pusat perbelanjaan yang terletak berhadapan dengan Bundaran Hotel Indonesia tersebut dalam bentuk karya 2 Dimensi yang identik dengan karya seni lukis berupa Sketsa yang dibuat oleh Henk Ngantung. Hal itu dapat dimengerti, karena sebagai Mall yang berhadapan langsung dengan Patung Tugu Selamat Datang, tentunya mereka akan memperoleh manfaat komersil dari penggunaan Logo tersebut untuk kepentingan usahanya.

Berulang kali kami selaku Keluarga dari Almarhum Henk Ngantung memperingatkan PT. Grand Indonesia, bahwa mereka telah menggunakan lambang tersebut tanpa hak dan tanpa izin dari kami selaku ahli waris dari Pelukis yang membuat desain dari Tugu Selamat Datang tersebut, namun hingga detik release ini dituliskan, tak sepatah kata pengakuan pun yang dinyatakan perusahaan tersebut, apalagi menghargai karya dari Henk Ngantung, meskipun kami telah mendaftarkan hak cipta karya seni Henk Ngantung tersebut guna mendapatkan perlindungan hukum.

Selaku keluarga dari Almarhum Henk Ngantung, kami sangat menyadari betapa lemah dan tak berdayanya kami ketika berhadapan dengan perusahaan besar yang didukung raksasa-raksasa bisnis di Indonesia, juga kami sadari wajah buram peradilan di negeri ini yang mungkin akan membawa kami ke perjalanan tanpa ujung bila kami harus berhadapan dengan perusahaan yang mampu membeli apa saja bahkan rasa keadilan sekalipun.
Namun kami tidak rela bila karya monumental Henk Ngantung tidak diakui sebagai karyanya, dan dibengkokkan kebenaran sejarahnya. Bila bangsa ini bisa marah karena karya seni bangsanya diakui sebagai karya bangsa lain, kami juga percaya bahwa masyarakat Indonesia akan mendukung perjuangan kami agar hak kami tidak diingkari. Sebuah mall yang katanya hanya menjual produk-produk yang dilindungi hak ciptanya, tempat ratusan merk-merk internasional dan nasional mengisi bangunannya, ternyata menggunakan logo yang dibuat dengan tidak menghormati penciptanya.

Kami, selaku Keluarga dari Almarhum Henk Ngantung, akan menempuh segala upaya yang dapat kami tempuh agar PT. Grand Indonesia mengakui Henk Ngantung sebagai pencipta desain Tugu Selamat Datang yang melatar belakangi pembuatan logo yang digunakan oleh Mall Grand Indonesia. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, mohon doa dan restu masyarakat Indonesia untuk mendukung perjuangan kami.

PEMBANGUNAN TUGU DI BUNDARAN HOTEL INDONESIA

 

Sejak tahun 1957 Henk Ngantung telah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menata kota Jakarta dalam rangka penerimaan Kepala-Kepala Negara Asing. Berbagai ide untuk menata Kota Jakarta telah ada dalam benak Henk Ngantung sejak lama. Terkait dengan adanya pesta olahraga Asian Games pada tahun 1962, maka pemerintah membangun Hotel dengan fasilitas yang baik untuk tamu-tamu Negara. Hotel tersebut kemudian dikenal dengan nama Hotel Indonesia.


Tepat di depan Hotel tersebut terdapat sebuah jalan yang melingkar yang kemudian dikenal dengan nama Bundaran Hotel Indonesia. Bahwa sesuai dengan latar belakang pengangkatan Henk Ngantung sebagai Wakil Gubernur Jakarta oleh Bung Karno, yaitu antara lain untuk menata kota dan memperindah Kota Jakarta, maka kemudian pada Bundaran tersebut dibangun Tugu. Rancangan tentang patung yang akan diletakan sebagai Tugu pada Bundaran tersebut dating dari Henk Ngantung. Beliau telah jauh sebelumnya memiliki konsep tentang penataan Kota Jakarta. Sehingga ketika Bung Karno meminta untuk dibangunkan sebuah Tugu di depan Bundaran Hotel Indonesia, maka Henk Ngantung telah terlebih dahulu memiliki konsep dan telah memiliki karya seni berupa Lukisan Sketsa sepasang pemuda-pemudi yang sedang melambaikan tangannya, seakan-akan menyambut kedatangan orang. Karya seni itulah yang kemudian menjadi dasar pembuatan Tugu Selamat Datang.

Setelah mendapatkan persetujuan Bung Karno, maka dipanggilah Edhie Sunarso seorang pematung muda untuk menuangkan karya seni Henk Ngantung tersebut menjadi Patung, yang kemudian dikenal dengan nama Tugu Selamat Datang.

LUKISAN-LUKISAN KARYA HENK NGANTUNG

Judul : “KEPASAR”, dilukis tahun 1950

Judul : “MENGHADAPI HARI RAYA GALUNGAN DI BALI & PEMANDANGAN KAMPUNG DI BALI”, dilukis tahun 1951
Judul : “MEMUNGUT CENGKEH”, dilukis tahun 1979
Judul : “IBU DAN ANAK DI KALIMANTAN”, dilukis tahun 1980

 

Dr Iwan Note: I have the sketsa of this painting.

 

HENK NGANTUNG SENIMAN BESAR INDONESIA

 

Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau yang kemudian sangat dikenal dengan nama Henk Ngantung adalah seorang pelukis otodidak berbakat yang telah menciptakan beberapa karya seni lukis monumental dan menjadi koleksi-koleksi penting yang tersimpan di beberapa Istana Negara, Museum, dan Kantor Pemerintahan, serta menjadi buruan kolektor lukisan.

 

Beberapa lukisannya yang sangat terkenal antara lain lukisan berjudul : “Pemanah”, “Gajah Mada”, “Ibu dan Anak”, dan masih banyak lagi yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Beliau juga terkenal luas sebagai pelukis yang meliput berbagai peristiwa sejarah penting di Republik ini sejak zaman kolonial Belanda hingga zaman kemerdekaan. Peristiwa penting yang pernah beliau liput dalam bentuk lukisan sketsa antara lain : Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, dan banyak lagi peristiwa penting lainnya yang diabadikan dalam bentuk lukisan sketsa. Sebagian lukisan sketsa-sketsa ini diabadikan dalam buku “Sketsa-Sketsa Henk Ngantung dari Masa ke Masa”, penerbit Sinar Harapan, 1981. Beliau juga adalah perancang/pencipta Lambang Kostrad dan perancang/pencipta Lambang Pemerintahan Propinsi DKI Jakarta. Henk Ngantung juga adalah sahabat Bung Karno sejak masa penjajahan Jepang. Mereka telah saling mengenal bahkan sebelum Bung Karno menjadi Presiden pertama RI.

Pada Tahun 1957 beliau diangkat menjadi Ketua Seksi Dekorasi dalam Panitia Negara Penerimaan Kepala-Kepala Negara Asing, selanjutnya pada tahun 1959-1966, menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Agung mewakili Golongan Karya Seniman, 1959-1964 menjadi Wakil Gubernur Kepala Daerah Chusus Ibukota. 1964- 15 Juli 1965 beliau diangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Sebagai seniman besar yang memiliki komitmen dan dedikasi terhadap cita-cita kemerdekaan, maka atas keinginan Presiden RI pertama, Soekarno, Henk Ngantung diminta untuk menjabat sebagai Wakil Gubernur selanjutnya Gubernur DKI Jakarta. Bung Karno mengharapkan Henk Ngantung dapat menata Kota Jakarta sebagai ibukota Negara yang modern serta memiliki keindahan dengan cita rasa seni yang tinggi. Beberapa karya besar memang dihasilkan selama masa tersebut, antara lain “Tugu Pembebasan Irian Barat” dan “Tugu Selamat Datang”. Desain dari kedua patung tersebut dirancang berdasarkan oleh karya seni lukis yang diciptakan Henk Ngantung.

 

Source :minahsa geleri

Galeri Foto Minahasa: HUT bulan Maret

 

01 Maret 1921 – Henk Ngantung

01 Maret 1921 – Henk Ngantung
seorang seniman: pelukis.

02 Maret 1957 Proklamasi Gerakan Perjuangan Semesta (Permesta)
Naskah Proklamasi Permesta

02 Maret 1957 – Proklamasi Permesta oleh Ventje Sumual pada saat subuh tanggal 2 Maret 1957

02 Maret 1957 – Penandatanganan Piagam Permesta oleh Panglima TT-VII/Wirabuana (Indonesia Timur) Letkol Ventje Sumual dan Gubernur Sulawesi Andi Pangerang tanggal 2 Maret 1957.

Para staf dan pejabat di Kantor Pemerintah Daerah Minahasa – Permesta di Pinaras.

Kantor dan Staf Pemerintah Daerah Minahasa (KDM) kubu Permesta di Pinaras – Tomohon, dengan penjabat Kepala Daerah Minahasa (KDM) Patih Arie Mandagi.

05 Maret 1928 – Brigjen. TNI Purn. Drs. Johanes Paat

07 Maret 1921 – Letkol. TNI Purn. F.J. (Broer) Tumbelaka

09 Maret 1911 – Laksda TNI Purn John Lie – John Yahya Daniel Dharma
Satu-satunya orang WNI keturunan yang meraih pangkat perwira tinggi.(Dr iwan Note, there is another Tionghoa PATI from POLRI BrigjenPOl Dr Hardja sjamsursa,Dr Tjiam)

09 Maret 1943 – Prof DR Paulus Effendie Lotulung, SH
Hakim Agung RI.

12 Maret 1919 – Mayjen TNI Purn Hein Victor Worang (Kembi)
orang Minahasa pertama yang menjadi Mayor Jenderal
(selain Mayjen Revolusioner Alex Kawilarang dalam pangkat pemberontak APREV PRRI)

12 Maret 1919 – Mayjen TNI Purn Hein Victor Worang (Kembi) – (ziarah kubur tgl 30 Juli 2008)

12 Maret 1922 – Letkol TNI Purn dr OscarEduard Engelen (Nos)
Bendahara Dewan Gereja Indonesia (DGI – sekarang PGI)

14 Maret 1844 – Majoor Estefanus Arnold Gerungan
Majoor/Hukum Besar Tondano-Touliang. Adik dari opa Dr. Sam Ratulangi.

14 Maret 1938 – Aristides Katoppo
Tokoh pers Indonesia. Di Sinar Harapan/Suara Pembaruan.

18 Maret 2006 – peresmian Radio Suara Minahasa 93,3 FM & Perpustakaan Minahasa AZR Wenas.
In memoriam…

18 Maret 2006 – peresmian Radio Suara Minahasa – Perpustakaan Minahasa AZR Wenas – prasasti.
In memoriam…

19 Maret 1922 – Markus Hendrik Willem Dotulong
Walikota Manado 1971-1977.

20 Maret 1602 – VOC = Verenigde Oost–Indische Compagnie berdiri.

20 Maret 1954 – Ir Alexander Edwin Kawilarang
anak dari Alex E. Kawilarang.

25 Maret 1878 – Hukum Besar Alexander Hendrik Daniel Supit (Ayeh)
Hukum Besar Tonsea, anggota Dewan Minahasa (Minahasaraad).

25 Maret 1878 – kubur Hukum Besar Alexander Hendrik Daniel Supit (Ayeh) – (ziarah kubur 17 Des 2007).

26 Maret 1931 – Prof DR Eduard Karel Markus Masinambouw
Pejabat senior LIPI.

27 Maret 1920 – Kolonel Permesta Laurens Frits Saerang
Bupati/Kepala Daerah Minahasa pra-Permesta meletus.

27 Maret 1920 – kubur Kol Permesta Laurens Frits Saerang – (ziarah kubur bulan September 2007)

29 Maret 1923 – Frans Sumampow Watuseke
Sejarawan Minahasa. Penulis beberapa buku sejarah Minahasa.

30 Maret 1808 – zendeling Karl Traugott Herrmann lahir di Jerman.
kubur di Ranoiapo Amurang.

30 Maret 1808 – Zendeling Karl Traugott Herrmann – di depan rumah Amurang tahun 1847

30 Maret 1920 – Nelwan Arthur Dendeng Katuuk (Nelwan Katuuk)
Pencipta lagu-lagu daerah Minahasa.
Pencipta/pengembang & memopulerkan musik kolintang modern.

30 Maret 1923 – Nicolaas Maximilian (Nick)
Pianis Indonesia

Koleksi http://www.bode-talumewo.blogspot.co

I always know the first PFI Indonesia Phillately Organisation leader Dr N.H.Nelwan.(Dr Iwan note)

 

 

 

CONCLUSSION

1.Heng Ngantung have created many sketsch than painting

2.Many of the collections did not know who were the owner, may be some at foreign collectors, Indonesian collectors may be Mr Ir Ciputra who have sponsored Heng Ngantung Painting exhibiton in 1980

3 I suggest Mr Ciputra be kind to sponsored the Henk Ngantung Painting Museum with the blessing from his wife and children.

4.the history of heng ngantung family must study from his own family like the wife Evie Ngantung and his children Maya Ngantung, Genie Ngantung, Kamang Ngantung Ngantung and Karno (died at age 71 years due to heart disease).

5,Where were the family now,please contact me via comment,also the brother and sister of Henk Ngantung ,and be kind to send me more informations

REFERENCES

1.Burhanuddin M.S.,Setsa-Sketsa henk Ngantung,1981

2.Web blog henk ngantung

3.Wikipedia Indonesia

4.google explorations