INFO PENTING BAGI MENCARI IDENTITAS KELUARGANYA TAHUN 1952

KOLEKSI SEJARAH INDONESIA 1952 (BERSAMBUNG)

THIS SPACE IS AVAILABE   FOR ADVERTIZING

PLEASE CONTACT

iwansuwandy@gmail .com

 

KOLEKSI SEJARAH INDONESIA

1952

File:Ali Sastroamidjojo Suara Indonesia 2 Aug 1954 p1.jpg

 

OLEH

Dr Iwan Suwandy , MHA

EDISI PRIBADI TERBATAS

KHUSUS UNTUK KOLEKTOR  DAN HISTORIAN SENIOR

Copyright @ 2015

.

KOLEKSI SEJARAH INDONESIA 1952

DISUSUN OLEH

Dr Iwan Suwandy,MHA

KOMBESPOL (PURN)

Konsultan Informasi

BERDASARKAN KOLEKIS PRIBADI DAN TEMAN-TEMAN SERTA DARI EKSPLORASI GOOGLE.

Maaf jika ada yang belum lengkap dan belum ada catatan kaki serta masih salah ketik, hal ini disengaja agar tidak direwpro ataud di ajak

LINDUNGILAH HAK CIPTA

JIKA ANDA MAIH JUGA MEMBAJAK INFO INI BERARTI ANDA TIDAK MENGHORMATI JERIH PAYAH SAYA DAN ISI WEB INI AKAN SAYA PROTEKSI UNTUK SEMNETRA DAN AKHIRNYA BILA TIDAK ADA JUGA ULURAN YTANGGAN ANDA INI SEMUA AKAN SELURUHNYA SAYA PROTEKSI,

Hak cipta @ Dr Iwan 2015

 

January 1952

His Majesty Sri Pakubuwono XII flew to Jkaarta in give an explanation of the Swapraja Suarkarta(Autonomous region) to the Council of Menisters.

Furthermore ,on November 24,1951, His Majesty Sri Pakubuwono XII recived a letter …. Etc

( maaf info ini masih dalam bahasa Inggris sengaja tidak diupload karena selain tanpa ilustrasi , info tak lengkap dengan catatan kaki dan juga saya tidak ingin dikopi atau dibajak pihak yang tidak dapat diketahui asal usulnya, bagi yang ingin memperoleh info lengkap silahkan huvungi iwansuwandy@gmail.com ,jangan lupa upload kopi KTP,alamat lengkap dentgan riwayat singkat pekerjaan anda, ini penting karena banyak penipuan di Internet, banyak yang Tanya=Tanya dieri sedikit infolalu bila Paham dan hilang dari dunia maya, hal ini sangat merugikan Karen ayang bersngkutan sesuai persyaratan harus memberikan donasi untuk dapat web blog ini terus ada, jika saya proteksi seluruhnya kita sama-sama rugi terutama anda semuanya, menginggat anda harus bayar konsultasi satu info dua ratus lima puluh ribu untuk satu info dan saya juga rugi bila anda tidak beri donasi karena saya telah menghabiskan ratusan juta rupiah

untuk membeli buku-buku dan dokumen lama yang semakin lama semakin mahal akibat nilai uang rupiah yang terus lemah, oleh karena itu segera anda smeua sadar , untuk segera bemberikan donasi agar Driwancybmuseum web blog ini untuk tetap exist.

Masih banyak lagi info lain seperti orang tionghoa yang menjabat jabatan penting di Republik indonewsia seperti hakim,wedana,bupati dsbnya juga reklame-reklame perusahan orang tionghoa, dan sangat membanggakan saya walaupun dulu disebut cina kemudian jadi tionghoa karena pada tahun ini hampir sleuruh hakim yang ada di Indonesia orang cina juuga jabtana penting lain, tentu orang tionghoa dimanapun and aberada akan bangga nenek moyang atau leluhur menjabat jabatan yang sangat terhormat tersebut. Komentara Dr Iwan Suwandy,MHA Konsultan Informasi)

(info dlam bentuk yang tidak dapat dilihat, komentar Dr iwan)

Mohammed Hatta
Hatta had been a tireless supporter of Indonesian independence since his days as a student in the Netherlands in the 1920s. He was a Minangkabau from Sumatra and a faithful Muslim. During the 1940s and 1950s, he was seen as an advocate for the interests of Muslims and people from outside of Java. He resigned as Vice-President just before the PRRI rebellion, and while he did not support the rebellion, he was sympathetic to the rebels’ concerns. He continued to play a role in public life into the 1970s.

February 23 Sukiman cabinet falls.

April 4 PNI-Masyumi coalition government takes power. Wilopo is Prime Minister. Sultan of Yogya is defense minister.

April 28 PELNI shipping service is created out of several smaller government-run services to compete with the Dutch-owned KPM.

Wilopo releases many political prisoners, cuts budget expenditures, plans for demobilization of army units with Sultan of Yogya, General Simatupang, and Colonel A. H. Nasution, among others.

July Discontent builds among some military factions over possible demobilizations.

August Wahid Hasyim and Nahdlatul Ulama withdraw from Masyumi Party.

Rebels in South Sulawesi ally with Darul Islam rebels in West Java.

Netherlands states that it will not give up West Irian.

Majalah Mimbar Indonesia  2 Februari 1952

Madjallah bergambar jang beralamat di Tjikini Djakarta. Bebas pertalian partai atau golongan politik. Diselenggarakan untuk pembangunan politik, ekonomi, sosial, dan kebudajaan. Terbit tiap Sabtu. Redaksi antara lain Supomo, Jusuf Wibisono, dan HB Jassin.

Inilah ISI Mimbar Indonesia (No 5 Th VI, 02 Febuari 1952)

etc….etc…etc

BUKU YANG LENGKAP TERSEDIA BAGI YANG BERMINAT

Saya baru saja menemukan sebuah buku yang penuh dengan informasi leluhur Kita Bangsa Indoensia, terutama bagi etnis tionhoa yang ingin mengetahui kakek dan neneknya yang dulu menjabat jabatan penting dalam pemerintahan sperti Hakim,Bupati,Wedana dan sebagainya, dan juga semua perushaan yang reklamenya ada gambarnya lengkap denga alamatnya juga ada, lihatlah bbebarap conrtoh dibawah ini, bagi yang ingin mengetahui jati diri dari leluhurnya silahkan menghubunggi email iwansuwandy@gmail.com

Jangan lupa upload jati diri anda seperti kopi KTP,alamat lengkap nomor tilpon, ini penting karena banyak yang menipu saya setelah diberi info lngsung menghilang dari dunia maya tak tahu kemana perginya saya doakan agar mereka sadar telah meruikan seorang tua yang dengan suah payah mencarikan info untuk mereka.

Beberpa conto sebagai berikut

Etnis Tionghoa Yang menjabat dalam Pemerinatahn tahun 1952

info kerusuhan dan politisasi etnis Cina dalam  buku laporan hasil diskusi DPR RI, banyak nama-nama orang cINA yang disebut disini, dan bnayak peristiwa yang bila diungkapkan secara terbuka dapt menimbulkan konflik etnis, makanya hnaya bagi anda yang telah memahami sejarah dan menghargai orang CINA saj yang akan saya berikan info ini. maaf bagi yang say kurang percaya terpaksa tidak mengetahui info ini sampai saya terbirtkan buku elektronik ini, tapi say apikir pasti tidak akan diterbitkan.

Bagi yang telah  dicantumkan segra menghubunggi saya liwat emil dan mentransfer donasi jumlahnay terserah anda asal memai jika tidak tahu caranya isa juga mengirimkan dlam sampul kirim liwat pos Prangko lama,uang lama,kartu pos lama kealamat yang akan sya berikan sebagai donasi anda untuk biaya operasional dan menambh koleksi info museum keluarga museum leluhur kIta WANLI

Untuk Itu saya mengucapkan terima kasih banya
jakarta september 2015

Dr Iwan Suwndy,MHA

KOMBESPOL(Purn)

Konsulan informasi

SILAHKAN DIBACA INFO DIBAWAH INI YANG SAYA KETIK DALAM HURUF BESAR AGAR YANG KELUARGANYA TENTU AKAN SANGAT BANGGA DAN BILA MAU INFO SLI BERUPA SCAN INFO AKAN DAPAT DIPESAN KEPADA SAYA LIWAT EMAIL

 SIN NAN TJHIN , sUNGAI LIAT 12 MEI 1921, HAKIM BANGKA BELITUNG  1951

TJIA TJIN DJIN , PONTIANAK 8 NOPEMBER 1932, HAKIM PONTIANA 1951

TJIANG TJEK SONG, MAKASAR 4 MARET 1928, HAKIM MAKASAR 1951

TJIONG A TAK TJIREBON  13 DJUI 1930,BUPATI MUARA ENIM 1951

TJONG SOEN FOANG,BANGKA 1920,WEDANA LINGGA 1951

WONG VIE REN, MOHJOKERTO 6 AGUSTUS  1930, HAKIM DENPASAR 1951

SELURUHNY ADA 3820 ORANG TIONGHOA

HAL INI BERDASARKAN LAPORAN ATAS NAMA MENTERI KEHAKIMAN KEPALA BAGIAN “HUKUM TIONGHOA’ MR RAHARDJO.

KOPYAH(SONGKOK) GAMBAR MERK SONGKOK SINAR BULAN MILIK PERUSHAAN TAN HAN BING, JL GEMBONG IV/50 SURABAYA

REKLAME BUBUK OBAT LING CHI MEDICINE  IMPORTIR DARI  PERUSHAN DARI HONGKONG , MILIK LAU WONG HONG BERKEDUDUKN DI KANTOR OEI TAT HWAY DSBNYA JALAN  KALI BESAR BARAT  5 JAKARTA

 IKLAN 23 JUNI 1952 ISINYA ,LIE UI HIM , MENINGGAL DUNIA TANGGAL INI, BAGI YANG MEMILIKI TAGIHAN HARAP DIAJUKAN  SELAMBAT-LAMBATNYA 30 AGUSTUS 1952 WALI BAPA PADANG

IKLAN GAMBAR SEPERTI GAMBAR SAYAP BURUNG DAN OLEH RAGA, MILIKTENG  CHAO PIN ,PETAK SEMBILN NO 20 DJAKARTA

ADA RIBUAN INFORMASI TERKAIT ORANG TIONGHOA DAN ETNIS LAINYA SILAHKAN MENGAJUKAN PERMINTAAN EGRA KE EMAIL

iwnsuwandy@gmail.com

SYUKUR ALHAMDULLAH  AMIN…AMIN

SAYA MENEMUKAN SUATU KUMPULAN INFORMASI YANG LUAR BIASA SEHINGGA BAGI YANG MENCARI IDENTITAS NGKOTJO(KAKEKNYA) ATAU EYANGNYA SILAHKAN HUBUNGGI EMAIL TERSEBUT DIATAS,SOAL FEE SUDAH TERTERA DIATAS

TERIMA KAIH TERIMA KASIH

BACA INFO BERIKUT ,DAN MASIH BANYAK LAGI INFO YANG SAYA RASA BILA DIUPLOAD AKAN MEMBOSKAN AND, SEPERTI LPORAN DARI BERKAS SIDANG DPR TAHUN 19541-1955,LENGKAP SEMUA DALAM BEBRAPA BUNDEL DALAM KONDISI YANG MASIH PRIMA,JELAS BILA DISAN ATAU DIFOTO

 

sORRY FOR THE UNEDITED ARTICLES BELOW,I DID  TO PROTEC T AGAINST THE COPY WITHOUT PERMISSSION

 

Driwancybermuseum Homeoffic 

Copyrught @ Dr Iwan suwandy,MHA 2013

Forbidden to copy without written permission by the author

1952

Pada tahun 1952, Andi Mattalatta memprakarsai pembangunan Stadion Mattoanging, Makassar yang dilengkapi gedung olahraga, kolam renang, serta fasilitas olahraga lainnya di Makassar

Apel Of RMS at Halsidere Netherland in 1952

Hartini Soekarno

Lahir di Ponorogo Jawa imur pada tanggal 20 September 1924 beragama Islam. Hartini menempuh pendidikan awal di HIS ( Holland Indlands School ) dan terakhir Kelas dua SMA yaitu pada tahun 1942. Wanita Karir di bidang Wiraswasta ini beralamat di Jalan Proklamasi No. 62 di Jakarta Pusat.  Enam belas tahun dalam suka maupun duka, Hartini setia mendampingi suaminya hingga wafat. Resmi menjadi istri Soekarno, setahun setelah pertemuannya yang pertama di Prambanan, Yogyakarta tahun 1952. Ketika itu ia sudah menjadi janda berusia 28 tahun. Dengan suaminya yang pertama, Suwondo, ia dikaruniai lima anak. Menikah dengan Soekarno, ia mendapat dua anak. 

etc…etc……..

Sebagai ibu, menurut Tien, bila suami sakit harus dilayani dengan cermat. Meminumkan obat, memijati, dan mengelusnya hingga terlena. Sebagai kawan, di mana dan kapan pun, patut mengimbangi pembicaraannya. Ia banyak membaca dan rajin mengumpulkan informasi, agar mampu menjadi kawan bicara yang baik dan bijak.

Awet muda dan tampak cantik dalam usia 60 tahun. Rahasia kecantikan Hartini,

etc…etc..

March 1952

Pada bulan Maret 1952

sesungguhnya pasukannya diberinya nama Tentara Kemerdekaan Rakyat (TKR). Baru pada 7 Agustus 1953, tepat empat tahun sesudah proklamasi Negara Islam Kartosoewirjo, Abdul Qahhar Mudzakkar mempermaklumkan bahwa

etc…etc..

catatan kaki tidak diupload,  

 

April 1952

. Pada bulan April 1952 Brigade Banteng diciutkan menjadi satu Resimen etv ,,, etc…

Kolonel Simbolon.

Letkol. Ahmad  Husein diangkat kembali menjadi Komandan Resimen Infanteri 4 TT I Bukit Barisan  itu.Pemecahan Batalion-Batalion dan pembubaran Komando Divisi Banteng itu menimbulkan bibit-bibit dendam dari para Pejuang Kemerdekaan yang berperan dalam melawan Belanda yang bernaung di bawah panji-panji Divisi Banteng itu.

etc..etc…

3 April 1952

Semenjak menjadi Menteri Keuangan pada Kabinet Wilopo-Prawoto (3 April 1952 – 30 Juli 1953), Sumitro merasakan adanya ketimpangan daerah. Terjadi pergolakan dalam dirinya sebagai politikus dan akademisi

source

 not upload

Juli 1952

Koleksi tanda tangan Kol Bambang Supeno

Kasak kusuk Kol Bambang Supeno ini menyangkut issu : reorganiasi tentara, rencana KASAD,  AH Nasution mengikuti pendidikan/study banding ke luar negeri dan berimplikasi pada penggantiannya sebagai  KASAD, rencana Kol Bambang  etc…etc…

 dugaan terjadi korupsi dalam pembelian kapal   etc etc

Pada tahap ini, konflik yang berkembang tidak lagi bersifat militer belaka namun merentang ke persoalan politik di parlemen. Reaksi parlemen atas surat Kolonel Bambang Supeno dimulai oleh Ketua Seksi Pertahanan sendiri, Zainul Baharuddin

SYAHDAN Menteri Pertahanan

Sultan Hamengku Buwuno IX,

Kepala Staf Angkatan Perang (KSAP) Mayjen T.B. Simatupang,

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Kol. A.H. Nasution

mengunjungi Presiden Soekarno di Istana Negara untuk membicarakan sikap Kol Bambang Supeno yang di depan publik telah mengecam pimpinan Kementerian Pertahanan dan TNI.
Apa pasal?

etc…etc….

Pada masa kabinet RIS di bawah PM Muhammad Hatta telah dimulai oleh Menteri Pertahanan Sultan Yogya bersama pimpinan tentara untuk mengadakan reorganisasi dan rasionalisasi.

Proses itu rumit.

Kabinet Hatta digantikan oleh

kabinet Muhammad Natsir,

lalu kabinet Dr Sukiman Wirjosandjojo,

lalu kabinet Mr Wilopo,

proses reorganisasi mengurangi jumlah tentara masih tersendat-sendat.
TNI waktu itu terdiri dari berbagai elemen.

etc..etc

Bambang Supeno di luar Markas Besar TNI mengkritik pimpinan tentara, dan pergi mengadukan halnya kepada Presiden Soekarno yang mendengarkan Bambang dengan simpati.

Maka marah sangat pimpinan tentara dibuatnya.
Diskusi Panas
Alkisah Sultan Yogya, Nasution dan Simatupang beraudiensi pada Presiden Soekarno.

Terjadi diskusi panas karena Simatupang bicara blak-blakan. Soekarno menolak

etc…etc…

Ketika Simatupang keluar, pintu di belakangnya tutup dengan bunyi keras.
Menurut Nasution hal itu disebabkan oleh ?

etc…etc.

Keesokan harinya Bambang menulis surat berisi keluh kesahnya kepada Menteri Pertahanan dan PM Wilopo.

Tembusan surat itu dikirimnya ke Komisi Pertahanan.

Empat hari kemudian Simatupang mengenakan skorsing terhadap Bambang atas alasan insubordinasi (tidak taat pada atasan).
Tembusan surat Bambang punya buntut panjang. Parlemen mencampuri soalnya.
Selama sepuluh minggu parlemen membicarakan reorganisasi tentara. Dua kubu timbul dalam perdebatan, yaitu kaum ideolog di satu pihak dan kaum pragmatis di lain pihak.
Akhirnya tiga mosi diajukan   ?

etc…etc.

Anggota Zainal Baharuddin dari non-partai secara ekstrem mengajukan mosi tidak percaya terhadap Menteri ?

etc…etc

Anggota I.J. Kasimo dari fraksi Katolik

mengajukan mosi penyeimbang yang dengan nada lunak meminta dibentuknya sebuah komisi yang terdiri dari ???

etc…etc

Tapi PNI menganggap mosi kasimo terlalu lembek,

 

 

lalu memajukan mosi Manai Sophian yang juga meminta ???

etc…etc

APA ANDA BIS AJAWAB PERTANYAAN //// YNAG JAWABANNYA ETC..ETC BILA TUDAK AJUKAN PERMINTAAN LIWAT EMAIL TERSBUT DIATAS

Apa yang telah terjadi?

siapa dibelakang layar ?????????? pasti and abelu tahun kecuali ahli sejarah

. Pagi tanggal 16 Oktober terjadi voting. Mosi Manai Sophian ?????AYO SIAPA TAHU !!!!!! ILA TIDAK CEPAT AJUKAN PERMINTAAN ANDA LIWAT EMAIL TERSEBUT DIATAS

23 September 1952

Tanggal 23 September 1952

Ketua seksi pertahanan DPR RI, Zainul Baharuddin mengajukan mosi yang mengecam …????? siapa ayo tebak !!!

Tanggal 23 September 1952

I.J.Kasimo dan Mr Sartono mengajukan mosi yang mengecam kebijaksanaan Menteri ?? ETC…ETC…

October 17

Army personnel, equipment, and demonstrators in front of Presidential Palace demand that plans for demobilization of armed forces be cancelled. Sukarno speaks to crowd and disperses them. Sukarno, Hatta, and Wilopo hold talks with Simatupang, Nasution, and other top armed forces officers.

Government of “Republic of South Maluku” captured, taken to Jakarta for trial.

 

17 Oktober 1952

peristiwa 17 Oktober 1952.

Tntara di Istana Merdeka

Demonstrasi rakyat di Jakarta dan dikeluarkannya Pernyataan Pimpinan Angkatan Darat kepada Presiden Soekarno

di Istana Merdeka Jakarta oleh 16 perwira menengah Angkatan Darat.Petisi yang disampaikan kepada Presiden di depan Istana tersebut meminta ?????????

biinggung, cepat ajukan permimtaann info ini ,ini info yang snagat penting sehingga terjadi pergerseran dan tubuh tni amnd pergolakan PRRI

(KOMENTAR dR iWAN)

Presiden juga mengatakan akan berkonsultasi dengan pemerintah mengenai hal ini dan mengusahakan secepat mungkin diadakan Pemilu.erjadinya Peristiwa 17 Oktober berkaitan ???????

apa ayo tebak!!!!

17 Oktober 1952
Semua orang mengira ???

MENGIRA APA??? AYO TEBAK

Demo itu diorganisasi

oleh ?????? ETC…ETC

Para demonstran mendapati gedung parlemen kosong, karena sudah mulai rusak.

Mereka lalu bergerak menuju ????? ETC…ETC

Tiba di depan Istana jumlah orang demo sudah mencapai kira-kira 30.000 orang. Mereka berteriak ???? ETC..ETC

Presiden keluar dari Istana, lalu berjalan kaki menuju kerumunan yang berkumpul dekat pagar. Ia mengucapkan pidato singkat. Ia tidak ???? ETC…ETC..

Ia malahan berkata membubarkan  ETC … ETC ??????????

berarti membuat dirinya sebagai diktator. Dia tak mau jadi ????? ETC . Dia mau jadi ?????? ETC…ETC

Komandan KMKBDR (Komando Militer Kota Besar Djakarta Raja) yang diberitahu ada sesuatu yang terjadi, lalu atas insiatif sendiri mengumumkan?????? ETC…ETC

Soekarno yang melihat semua itu dengan tenang menyelesaikan pidatonya, kemudian balik masuk Istana.

etc…etc…

Pergolakan internal AD pasca Peristiwa 17 Oktober 1952

ternyata tak selesai begitu saja. Dalam masa kepemimpinan Kolonel Bambang Soegeng, gejolak perpecahan internal terus berlangsung hingga bulan pertama, bahkan sebenarnya sampai pertengahan tahun 1955.

Para perwira militer ini mengadakan Rapat Collegiaal (Raco) pada 21 hingga 25 Februari di Yogyakarta.

Rapat ini menghasilkan ‘Piagam Keutuhan Angkatan Darat Republik Indonesia’. 29 perwira senior dan berpengaruh dalam Angkatan Darat ikut menandatangani piagam tersebut. Dengan piagam tersebut, secara internal dianggap pertentangan di tubuh Angkatan Darat berkaitan dengan Peristiwa 17 Oktober 1952 telah selesai.

Namun perbedaan pendapat antara para perwira itu dengan pemerintah tidak serta merta ikut berakhir, sehingga tak tercapai kesepakatan tentang penyelesaian Peristiwa 17 Oktober 1952.

(gungun Gunawan)

November

Col. Gatot Subroto, head of military in East Indonesia, is forced out of his headquarters in Ujung Pandang by Col. Warouw.

December 18

Nasution is dismissed. Sultan of Yogya resigns as defense minister

Kepala staf Angkatan Perang RI

Kolonel T.B.Simatupang

Dalam aksi politionsil kedua TB SImatupang memimpin Grilya di Jawa tengah dan ketika perundingan KMB ia duduk dalam komisi Milter sebagai wakil delegasi Republik Indonesia dan tahun 1952 ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Perang RI

Kepala Staf Angkatan Darat R.I

Kol A.H.Nasution

Kurs Rupiah tahun 1952

Rp. 1,- sama dengan satu Gulden Belanda,

dan satu US $ sama dengan Rp. 3,80

(Alamanak Indonesia 1952)

sekedar untuk meringankan beban serta menghargai jasa-jasa para pegawai kita yang sedang bertugas didaerah/tempat yang tidak/kurang aman oeh Jawatan telah dikeluarkan Surat Keliling PTT No.22 tahun 1952

(Dr Iwan)

 

5 Desember 1952

Kol Bambang soegeng diangkat menjadi kASAD mengantikan A.H.Nasution

(wiki)

Mohammed Hatta
Hatta had been a tireless supporter of Indonesian independence since his days as a student in the Netherlands in the 1920s. He was a Minangkabau from Sumatra and a faithful Muslim. During the 1940s and 1950s, he was seen as an advocate for the interests of Muslims and people from outside of Java. He resigned as Vice-President just before the PRRI rebellion, and while he did not support the rebellion, he was sympathetic to the rebels’ concerns. He continued to play a role in public life into the 1970s.

HABIS

HAK CIPTA @ 2015

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s