Author Archives: driwancybermuseum

Protected: The Indonesian Phillatelic Gems Collections

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: The Indonesian Independent Revolution and War History Collection CD-ROM part July-August 1945

This content is password protected. To view it please enter your password below:

The 63th Indonesian Independent proclamation exhibitions

Congatulations indonesian Independent Proclamation august,17th.1945-2012
Dirgahayu Hari kemerdekaan RI ke 67
Semata HUt Kemerdekaan RI
please look the special dr Iwan collectoions exhibition below,the part of e-book in D-ROM:”tHE iNDONESIAN iNDEPENDENT REVOLUTIONS aND wAR hISTORY COLLECTIONS 1945-1950, SAYA MENGUCAPKAN SLEMAT MENYAKSIKAN PAMERAN KECIOL INI, SALAM
dR iWAN SUWANDY,mha

This exhibition as the promotion of dr iwan E-Book In CD-ROM

‘THE INDONESIAN INDEPENDENT REVOLUTION AND WAR 1945-1950″

CREATED BY

Dr Iwan suwandy,MHA

Limited pruvate E-BOOK in CD ROM Edition

Copyright@2012

kotak rokok masa perang kemrdekaan di sumatra,salah satu koleksi langka yang ditampilkan dalam buku saya

SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA

 Independent day august,17th.1945

 

 

” Saudara-saudara sekalian.

saudara-saudara hadir disini untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalah sejarah kita.

Berpuluh-puluh tahun kita bangsa indonesia telah bejuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan beratus-rqatus tahun !

Gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naik dan turunnya,tetapi jiwa kita tetap menujuu ke arah cita-cita.

Juga didalm zanman Jepang , usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-henti. di dalam zaman Jepang itu,tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka, tetapi pada hakekatnya tetap kita menyusun tenaga sendiri, tetap kita percaya kepada kekuatan sendiri.

Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dn nasib tanah air didalam tangan kita sendiri.

Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapt berdiri dengan kuatnya.

Maka,kami tadi malam telah menadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluru Indonesia .

Permusyawaratan ity seiiya sekata berpendapat,bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan itu.

Saudara-saudara dengan ini,kami menyatakan kebulatan tekat itu.

Dengarlah proklamasi kami.

PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

 

Jakarta,17 Agustus 1945

Atan nama Bangsa Indonesia

Soekarno -Hatta

Singkat,hanya dua kalimat,tidak sampai 30 kata.

Kata-kata sederhana dipilih dengan cermat,netral,tidak emosional,tidak menghasut,suatu pemberitahuan yang tidak menyinggung siapapun.

Ditujukan kepada bangsa sendiri dan kepada seluruh dunia.Bahwa,mulai saat ini,Indonesia bangsa merdeka.

Pemindahan kekuasaan dan bukan pengambilalihan kekuasaan dari siapapun. Diselenggarakan dengan cara seksama maksunya teratur dan bukan semerawutan.Dalam tempo yang sesingkat=singkatnya artinya sebelum siapapun datang atau datang kembali untuk meniadakan kemerdekaan kita.Disusul dengan kata-kata penutup yang juga singkat dan tenang,tapi jelas.

Demikianlah saudara-saudar .Kita sekarang telah merdeka.Kita sekarang telah merdeka.

Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita.Mulai saat ini kita menyusun Negara kita.Negara Merdeka.

Negara Republik Indonesia.Merdeka,kekal,dan abadi. Insyaalah Tuhan memberkahi kemerdekaan itu(diturunkan dari himpunan Peraturan Perundangan-Undangan RI ,1989 Jakrta.penusun dan penerbit PT Ichtiar Baru-van Hoeve)

After that Latief Hendranigrat with Peta Uniform mengerek(up) the Red and white flag with penghormatan (honour to ) .The Indonesian national anthem sing spontanously together without derigent(conductor0 .

The ceremony simple without protocoler, dihadiri only by hundreds people,with their ordinary shirt,without pasukan kehormatan(Honouraly ),without music corps,without radio journalist and without reception because that time Ramadhan month(puasa,feast) every bodies proud  and many cries.

No Dai nippon Kempetai attack ,although the Banteng Movement(Barisan banteng) Had already exist to protect command by Dr Muwardi and Sudiro with young man militan included the Medical Doctor student  in the command of Piet Mamahit and Suraryo whic send from their headquaters(Markas) at Prapatan 10 street

 

 one taer independent 1946

two year indepemdemt 1947

THIS THE SAMPLE COLLECTIONS FROM THE  BOOK

WHO WANT TO HAVE THE CD ROM PLEASE  SUBSCRIBE VIA COMMENT

THE LIMITED EDITION ONLY 10 CD

Ini adalah sebagian koleksi dr iwan yang ditampilkan dalam buku Indonesia Independent Revolution and War, ditampilkan di facebook dlam rangka peringatan hari Proklamasi kemerdekaan indonesia yang ke 67 sama dengan usia dr iwan,semoga para pecinta kemerdekaan republik indonesia akan gembira melihatnya, apakah Kick andy ada minat untuk menampilkannya di Metro TV,bila mau harap komunikasi liwat comment

PRANGKO DEFINIT dAI NIPPON SUMATRA DIGUNAKAN DIKANTOR POS pADANG DENGAN STEMPEL DAI NIPPON HURUF KANJI pA-DA-N(G) DENGAN TANGGAL SHOWA 20.8.17 YANG BERARTI 17 AGUSTUS 1945, SAYANG SUDAH DICOPOT DARI SAMPUL, SUART DIKIRIM SAAT KEMERDEKAN INDONESIA DI PROKLAMASI DI jAKARTA, INI KOLEKSI SANGAT HISTORIS, SAAAT PROKLAMASI KANTOR POS PADANG MASIH DIKUASAI DAI NIPPON. koleksi ini juga ditampilkan dalam buku Indonesia Independdent revolution and War

 

Ini koleksi kartupos milter jepang yang digunakan dengan prangko pendudkan jepand jawa dikirim dari Djatinegara ke magelang stempelpos 18 agustus 1945.ternyata satu hari setelah proklamasi kemerdekaan kantor pos jatinegara masih dikuasai Dai Nippon
 
 

    •  buku belanda yang dicoret pejuang kemerdekaan dengan kata DENGAN INI SEMULAI MILIK BELANDA DIKUASAI INDONESIA, SANGAT HISTORIS
      kolksi majalah revolusi langka peringatan enam bulan indonesia merdeka pebruari 1946,koleksi saya ini baru satu yang dilaporkan dan ada ilustrasinay dalam buku saya
      salah satu koleksi meretai revolusi kemerdekaan dari bukittinggi berupa prangko pendudukan jepang dipakai jadi meterai darurat karena belum diterbitkan tahun 1946 diatas dokumen merupakan bukti faktual keberadaan Negara republik indonesia sehingga para kolektor filateli dinegeri belanda telah mengakui peroklamasi kemerdekaan 1945 yang walaupun pemerintahnya khususnya ratu belanda sampai ahri ini belum pernah hadir saat hari proklamasi kemerkaan RI 17 agustus di istana merdeka jakarta,semoga yang mulia melihat buku ini dan illustrasi yang saya tampilkan jadi sadar bahwa indonesia merdeka 17 agustus 1945 adalah suatu kenyataan bukan karangan da n khayalan.koleksi in8i juga ditampilkan dalam buku Indonesia Indepnedent revolution and war
       
      ini suatu koleksi CTO dari Kota padan
      ini isi koleksi langka majallah star weekly 31 agustus 1946 milik saya,yang juga merupakan salah satu isi dari buku Indonesia independent Revolution and War
      g dalam rangka perinagtan satu tahun merdeka 17.8.1945 dibuat oleg kolektor padang gho kong Liang dengan prangko yang asli tetapi distempel kemudian karena saat ini padang sudah dikuasai belanda,inilah salah satu contoh koleksi CTO yang langka.

      Pada tanggal 15 april 1946, saat Tarakan sudah dikuasai tentara belanda NICA,slah seorang anggotanya mengirim surat dengan stempel tarakan 15.4.46 disensor RNF ke Jakarta(batavia) dengan stempel kantor pso pusat yang dikuasai belanda dibagian belakang surat tersebut.

      prangko cetak tindih mesin ketik republ ik indoneia diatas prangko pendudokan jepang definitif 20 cent used diatas guntingan wesel dengan stempel bagansiapi-api adalah prangan revolusi indonesia di sumatera yang paling langka, hanya ada dua satu ini koleksi saya dan satu lagi off cover strip dua koleksi ricardo yang sekarang disimpan di mueum den haag
       

      the earliest nri sumatra typewriter overprint republik indonesia on Dai nippon stmaps in Middle sumatra bagan si-api api

      kartu pos peringatan satu tahun merdeka used satu tahun kemudian dari pariman ke kayutanam,ini diterbitkan kantor sosial sumatera barat thaun 1946,menurut PR Bulterman seluruh kartupos ini disita belanda,hanay satu ini yang terpakai liwat pos,saya menemukannya di Padang,tetapi sudah berpindah tangan kepada Karel dan terakhir dibeli kolektor kaya di USA,ini adalah satu-satunya postally used didunia,ilustrasinya ada dalm buku saya.
      kartu psol langka peringatan indonesia merdeka dua tahun, kartu pos ini yang used hanya satu ini yang baru ditemukan ,mantan koleksi saya saat ini sudah dibeli oleh kolektor kaya dari USA,ilustrasi ini ada dalam buku saya.
      ini buku arsip catatan penerbitan prangko revoludi milik kasntor pos padang yang disimpan bendaharawan pos Pak soewil, ia memuiliki catatan tanggal penerbitan prangko revolusi sumatra di padang lengkap dengan stempel posnya ,ini salah satu contongnya ,sekarang milik dr Iwan

      ini contoh sampul CTO palsu dengan prangko cetak tindih revolusi NRI Sumatera Utara ,dikirim tercatat dengan banyak jenis prsngko tetapi palsu,alamat digunting mungkin pemiliknya malu,biasanya alamatnay ada dua satu kepada pengumpul prangko Medan atau tuan Phoa lim Kway surabaya,para kolektor supaya harti-hati karena saat ini kota medan dan kantor posnya sudah dikuasai belanda,karena itu baca kisah sejarah terkait yang lengkap dan CD-ROM ini

      ini contoh sampul palsu dari medan lihat ratenya tidak cocok dan saat ini kantor pos medan dikuasai belanda

       
      ini prangko revolusi definitif sumatra yang langka dengan warna coklat tua dan cetak cermin strip tiga,ini ditemui dari koleksi pak soewil mantan bendaharawan kantor pos padang saat revolusi yang sudah almarhum,sekarang milik dr iwan yang dibeli dari janda pak soewil dan ank-anaknya,cetak cermin ini hanya ada 10,enam masi ada pada saya dan empat saya jual pada suwito harsono mungkin sudah lari keluar negeri,dan ada dalam katalogus terbitannya.yang stripo tiga hanya ada satu didunia,ada dalm biku saya
      ini koleksi majalah filateli belanda mij stockparje yang memuat prangko revolusi NRI, ini hadiah dari filatei padang almarhum Gho kong Liang kepada saya,koleksi ini sudah sangat sulit ditemukan,karena masa revolusi bila ketemu akan dikatakan mata-mata belanda dengan diiringi tindakan pemmusnahanilustrasi ini juga ada dalm buku saya
      postally used postal card with nRI sumatra stamps tahun 1947 dikirim dari Painan ke Padang,koleksi ini saya temukan dari keluarga bekas kepala kantor pos painan,dan kemudian jadi bendaharwan pos padang saat revolusi terakhir kepala kantor pos teluk bayur,koleksi prabdinya saat ini jadi milik saya,sebagian ditampilkan dalam buku.
      ini koleksi meterai republik Indonesia pertama dari sumatra dalam block mint yang banyak ditemukan dan satu-satunya yang used iatas fragment document baru dua ditemukan
      ini contoh koleksi prangko used mara revolui di sumatra yangdalm fagment dan dilepas dari sampul tanpa cetak tindih dan dengan cetak tindih,saat ini sudah sulit ditemukan dengan kwalitas seperti ini,ini milik dr iwan yang ditampilkan dalam buku
       
      ini salah satu meterai dagang belanda yang dicetak tindih Negara republik Indonesia diatas dokumen tahun 1946,ini salah satu koleksi meterai yang sangat langka,kebanyak sudah dilepas dari dokumen,koleksi ini gambarnya sudah dipinjam J.Vosse untuk ditampilkan dalm katalogus menetrainya yang baru
      ini salah satu koleksi foto bung karno saat revolusi ,miluik dr iwan ,terdiri dalm 10 album foto asli,ini salh sartu contoh yang ditampilkan dalam buku
       
       

      ini salah satu contoh meterai revolusi sumatra cetak tindih meterai dai nippon digunakan di Sumatra barat,koleksi ini terdiri dari satu album mulai dari tahun 1946 sampai 10 desember 1948,ini sebagian diatas fragment dokumen,suatu koleksi lengkap yang langka,ini contoh tahun 1947 ,seluruh koleksi ada dalam buku
       

      ini salah satu koleksi milik dr iwan yanh ditampilkan dalam buku ,meterai revolusi nRI sumatra diats dokumen untuk melegalisir surat oleh kepala kantor pos bukittingi tahun 1948,masih ada beberapa dokumen lain seperti ini
       

      ini salah satu koleksi uang revolusi NRI langka dari aceh gambar bung karno edisi tahum 1948,ditemukan dr iwan saat bertugas di aceh saat masih ada GAM,masih banyak lagi koleksi uang kertas revolusi langka yang ditampilkan dalam buku
       

      ini koleksi meterai revolusi NRI sumatra f 15,- diatas dokumen yang ditanda tangani penghoeloe , ditemukan di Padang Pandjang dari Ayah mertua ,ayah isteri dr Iwan
 

ini koleksi langka sampul surat asli dikirim dari Padang sidempuan ke Padang mengunakan prangko NRI bung karno dengan cetak tindih dan definitif,sangat sulit ditemukan saat ini

ini foto dr Iwan sat beurmur 3 tahun tahun 1948 masa revolusi kemerdekan di Padang didepan rumah,dikemukan sendiri dari laci kaca hias yang diahdiahkan kakek kepada saya,sungguh sangat menakjubkan,ini ditampilkan dlam buku saya.
 
ini koleksi meterai revolusi NRI sumatra terakhir uang baru R o,50 (50 sen) warna kuning dalam used strip tiga,ini koleksi terbesar yang used,kebanyakan ditemukan mint
 
THE END @ COPYRIGHT 2012

The Comic History Collections part one Detective Comic

The Comic history

Collections

 

Created By

Dr Iwan suwandy,MHA

Prive Limited E-BOOK in CD-ROM Edition

Special for Premium Member

Copyright@2012

 

 

March 1937

The first detetctive Comic no 1 in March 1937

the detective comic no 40 june 1937 Batman

 

1938

The detective comic no 21 in 19281939

The Detective Comic no 27 the Batman in  1939

Synopsis for “The Case of the Chemical Syndicate”

Commissioner Gordon learns that a chemical industrialist named Lambert has just been murdered. It appears as if Lambert’s son is guilty of the crime, but he confesses only to finding his father’s body. Bruce Wayne is present at the crime scene and decides to investigate as the Batman.

Exploring Lambert’s contacts, he discovers the names of his old business partners, Steven Crane, Paul Rogers and Alfred Stryker. Shortly thereafter, Steven Crane is found dead in his home. Paul Rogers learns of the murder and seeks out the last surviving business partner, Alfred Stryker. But Stryker reveals himself to be behind the crimes and kidnaps Rogers. He wants total control over their business interests.

Batman swoops down inside of Stryker’s chemical factory and rescues Rogers. Stryker tries to attack him but Batman beats him back, toppling the criminal into a vat of acid

 

April 194

The Detective Comic no 33 in nopember  1939

0

 

Detective comic no 38 The Robin in 1940

1941

The detective comic no 41 in 1941

Protected: The Semarang History Collections

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: The Medan East Sumatra And Tapanuli Battaks History Collections

This content is password protected. To view it please enter your password below:

The Ambon Molucca History Collections

THIS THE PART OF CD-ROM  THE AMBON MOLUCCA HISTORY COLLECTIONST,THE COMPLETE COLLECTIONS EXIST BUT ONLY FOR PREMIUM MEMBER PLEASE SUBSCRIBED VIA COMMENT

 

The Ambon Molluca History

Collections

123. Amboneesche Militairen in marschtenue.

 

CREATED BY

Dr Iwan suwandy,MHA\Private limited E-BOOK in CD-ROM Edition

Special for premium member

copyright@2012

 

 

1724

 Beschryving van Amboina [...] en van alle de eylanden, daar onder behoorende [Description of Amboina]

//

the old Amboina book in 1723

1726

 Amboina [Ambon]

//

The lithography of amboina(Ambin) bry Francois  in 1725

 

1875

 Aanlegplaats op Ternate in de Noord-Molukken

//

1900Ternate nothern molluca in 1876

 

//

Amboina, Ambon huis waar Multatuli heeft gewoond

The Multatyli birth house in Ambon 1900

 Aankomst van de 'Java'. Schepen in de baai

//

The KPM sgip S.S. Java arrived at Ambon baii Harbor in 1900

 

1913

 123. Amboneesche Militairen in marschtenue.

//

192Ambon military Marchosce in 1936

1922

 2e Chinesestraat

//

The Chinese street at Ambon in 1922

 

1937

1e compagnie Ambon//

The Fist compagny Ambon KNIL at Semarang in 1930

 

 

'Serdang' in de haven van Ambon

//

Serdang in The Ambon port(haven) in 1926

1928

 

Bezoek van belastingambtenaar. Het onderhoofd van de...

//

The visit of DEI Tax Cief to Toelahoe Ambon in 1928

1940

 137 nieuwe lidmaten der Molukse Protestantse Kerk....

//

The new Protesttant church in Molucca in 1940

1941

 7e Synode der Molukse Protestantse Kerk. Onder...

//

The 7th Protestan synode of Molucca  at Ambon in 1941

1955

The Delf Blue Plate of RMS memoriable collections

 

Bord geschonken door DDET aan RMS-leiders. Het...

//

 

Herdenkingsbord. Bord met als afbeelding een VOC-schip,...//

To look more info please subscribed via comment to be a premium member  thank you donnot forget your email adress and ID

The list of Ambon Molluca collections look below

 

 

1724

 

 

The old Amboina book in 1724

 

 

Gamalama mount lithography in 1724

 

 

The litho of manipa island in 1724

1726

 

 

The lithography of Amboina(ambon) by Fra ncois Valentine in 1726

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1868

 

 

The Ambon bay in 1868

 

 

 

1870

 

 

The Chinese women at Ternate in 1870

 

 

Chinese familie at ternate in 1870

 

 

The Native Ceram People in 1870

1875

 

 

Ternate nohern Molucca in 1875

1880

 

 

Sultan ternate Dancers in 1880

 

 

Ternate Coast in 1880

 

 

Fort Oranje ternate in 1880

 

 

Handed the carriage of  Sultan ternate in the front of Kraton in 1880

 

 

Ternate Mosquee in 1880

 

Sultan ternate jewellary collections in 1880

 

 

1898

 

 

Vendue-gadai house at saparua in 1898

 

1900

 

 

The House where MUltatuli birth  at Ambon in 1900 and look more picture below

 

 

 

//

The KPM sgip S.S. Java  above  and SS Pelikan below  arrived at Ambon baii Harbor in 1900

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1910

 

 

The ambon mrket near the beach in 1910.Dr Iwan ever visit this area and found the yuan ewer restored there look the same area in 1981 below

 

 

 

 

Sangihe woofen tenun in1910

 

 

Talaud woeven tenun embroidery  in 1910

1913

 

//

Ambon military Marchosce in 1913

 

 

 

 

 

1915

 

 

DEI personel in ternate kantor

1920

 

 

The Native Patasiwa ceram dance in 1920

1922

 

 

The Ambon bay with swimming pool in 1922

 

//

The Chinese street at Ambon in 1922

 

 

 

 

 

1926

 

 

Sangihe island in 1926

1927

 

 

 

 

The native ceram Tjakalele Dancer in 1927(two pictures)

 

 

The Ambonese traditional bride in 1927,and look the same type picture below

 

 

 

 

 

 

 

1928

August,31st.1928

 

 

Dutch Queen birthday ceremony at saparua in 1928

 

 

Saparua Bay in 1928

 

 

Ambonese sergeant Manusama bride in 1928

 

 

 

The visit of the tax chief C,J.Boot to Toelahoe Ambo  in 1928(two Pictures)

 

 

 

The native landowner of  Laha at ambon in 1928 and with the tax inspectuer below

 

 

 

 

 

 

The Dutch  Tax Inspectuer at ambon in 1928(two pictures)

1930

 

 

The King of south Ceram Family in 1930

 

 

Ambon landscape in 1930

 

 

The Handel  or trade street at Ambon in 1930

 

 

The Olijfan(Elephant) street Ambon in 1930

 

 

The Ambon Bay in 1930

 

 

 

 

 

1933

 

 

The Dutch KPM steamship at ambon Harbor in 1933

 

 

 

 

The ambon military drum band and music corps in 1933(two pictures)

 

 

 

 

 

1935

 

 

The autobus terminal at ambon in 1935 and look the auto road of Ambon in the same year below

 

Look the same area in 1988 below

 

 

 

The sunset at ambon in 1935

 

 

The Air Blanda(Dutch water)  of Ambon in 1935 look more picture from this area below

 

 

 

 

The halong waterfall ambon in 1935

 

 

 

 

The batoe Gadjah-Elephant stone park ambon in 1935(two pictures)

 

 

 

 

The water fload at ambon in 1935(two pictures)

 

 

The Batoe Gadjah-Elephan stone road in 1935

 

 

The ambon harbor in 1935

 

 

The ambon Bay in 1935

 

 

 

The Christian school at ambon in 1935(two pictures)

 

 

 

 

 

 

1936

 

 

 

 

 

 

 

The water fload at Batoe Gadjah-Elephant stone ambon in 1936 and the KNIL soldier help (four  pictures)

 

 

The Dutch Marine submarine  at Ambone Harbor in 1936

1937

 

 

The regent and njora van eti of west ceram in 1937

 

 

The Native Ceram jachers in 1937

 

 

The ambon by Bagoela bij Paso in 1937

 

 

The ambon beac(Pig Bay) teloek Babi in 1937, at this area the aatack of Indonesian army to RMS in 1950,Dr Iwan twoo times visit this area circa 1996 and look more picture from this area in same year below

 

 

 

 

//

The Fist compagny Ambon KNIL at Semarang in 1930

 

 

 

//

Serdang in The Ambon port(haven) in 1926

 

 

 

 

 

1938

 

 

The Dutch night fiesta at New Victoria fort Ambon in 1938

 

 

 

 

1939

 

 

The native Ceram Island man with the dutchmn  in 1939

 

1940

 

//

The new Protesttant church in Molucca in 1940

1941

 

//

The 7th Protestan synode of Molucca  at Ambon in 1941

1945

 

 

The tantui tomb field at ambon in 1945

 

 

The batoe merah-red stone Ambon in 1945

1948

 

 

The Americn bombers at Morotai island in 1948 and look

 

 

 the morotai harbor

And  house  at morotai

 

 

 

The DEI KNIL Military from Ambon during Acti Politionil in December 1948 look more same picture below

 

 

 

1950

 

 

 

 

The first RI flag berkibar at ambon in 1950(two pictures)

 

 

The Bagan for catching sea fish at ambon bay in 1950

 

September,29th.1950

Indonesian army Attacked RMS at Ambonlanding at tulehu ambon

 

 

 

 

 

 

 

 

The attck of RMS by APRI Indonesian army landing at Ambon in 1950

 

 

 

 

 

 

1952

 

 

Apel Of RMS at Halsidere Netherland in 1952

 

 

 

 

 

 

1955

The first RMS Lustrumin 1955

 

 

 

 

Aanwezigen bij 1e lustrum RMS. Voorste rij v.l.n.r.: A.F. Pasanea, P.W. Lokollo, I.A. Lebelauw, dr J.P. Nikijuluw, ir J.A. Manusama, J. Mailuhu. Achter Pasanea zitten mevr. Lokollo en mevr. Manusama-de Kock

Look more recent pictures of RMS leader below

 

 

The Delft blue RMS  Plate

Bord geschonken door DDET aan RMS-leiders. Het in Delfts blauw uitgevoerde muurbord wordt ter gelegenheid van het eerste lustrum van de RMS-proclamatie namens alle vrienden van Ambon in Nederland (DDET) op 23 april 1955 aangeboden aan de RMS-leiders in Nederland. Op het bord staat de belofte van trouw afgelegd door de aanwezigen in de Houtrusthallen in Den Haag (23 april 1955).

Other RMS Plate look below

 

 

 

 

 

 

Aanwezigen bij RMS-herdenking. Een groepje bij een busje. Voorste rij v.l.n.r: D. Waisapy, E. Soumokil, J. Pattirane, D.M. Supusepa, P. Angwarmasse, M. Berhitu en M. Kappuw. Tweede rij v.l.n.r: A.C. Sohilait, B. Thenu, Fr. Bakarbessy, ds A. Matulessy en S. Sahureka. Op de achtergrond staat H. Hehanussa (met lichte jas).

 

 

 

 

 RMS leader at Netherland

 

 

 

 

 

RMS flag in 1955 at Luneiten netherland and

 

 

other rMS leader in the same year (two pictures)

Look more RMS Picture below

 

 

The RMS leader came to Den Haag Netherland

1960

 

 

The Young Ambon Badminton Club at Netherland in 1950

1963

 

 

The RMS leader  soumokil in 1963

 

 

RMS flag

1966

 

 

The widow of RMS leader soumakil arrive at Schipol airport Netherland in 1966

1981

 

 

The Boat near saparua Island molluca in 1981

1999

 

 

 

 

 

 

March 1999

 

 

Yhe Batu Gantung(hanging Stone) Chaos in 1999,look several picture below, many building broken when the religious conflict this time.

Look k more pictures below

 

 

 the end